Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Thursday, 18 January 2018

Kawasaki Siapkan KLX 150 Baru

azcreative     January 18, 2018    
Semenjak kedatangan Honda CRF150L di pasar Indonesia, ketenangan KLX 150 yang selama ini tidak ada pesaing berarti nampaknya mulai terganggu. Bagaimana tidak, meskipun baru diluncurkan pada bulan November 2017, penjualan CRF150L tersebut mampu menembus angka sekitar 6000an unit di tahun 2017 tersebut. hal ini nampaknya dibaca oleh Kawasaki untuk lebih waspada agar singgah sana dari KLX 150 tidak direbut oleh pabrikan Jepang saingannya tersebut.
Pembaruan KLX 150
Kabarnya, Kawasaki sudah menyiapkan varian baru dari KLX 150 ini untuk menjadi tameng dari serangan dan ancaman ganasnya penjualan Honda CRF 150L. Namun meskipun demikian, Kawasaki rupanya tidak mau buru-buru untuk meluncurkan varian baru dari KLX ini. Bahkan, peluncuran varian baru tersebut tidak akan dilakukan pada tahun ini. “Kami sudah jadwalkan refreshment tapi tidak tahun ini,” jelas Deputy Head Sales & Promotion Marketing Division KMI Michael Chandra di Sirkuit Sentul yang Mas Sena lansir dari Liputan6Otomotif.
Hingga saat ini, Kawasaki sendiri disebut-sebut masih terus melakukan survei dan studi mengenai apa saja yang perlu diperbarui. Namun demikian, Michael masih tetap enggan membocorkan detail pembaruan yang akan dilakukan pada KLX 150 tersebut. KLX 150 ini sendiri memang belum lama ini telah diperbarui yakni 7 bulan yang lalu. Di mana, pembaruan tersebut hanya pada sektor warna saja.
Menilik spesifikasi yang dibawa oleh KLX 150 sendiri memang cukup ideal untuk motor trail Indonesia. Dengan dimensi panjang 2.070 mm, lebar 825 mm, tinggi 1.155 mm dengan bobot 118 kg. Jarak sumbu roda 1.340 mm, jarak ke tanah 295 mm, kapasitas bensin 6,9 liter. Dimensi yang dibawanya tersebut memang sangat pas untuk ukuran orang Indonesia.
Mesinnya sendiri yang bekapasitas 144 cc masih menggunakan sistem pembakaran karburator. Hal ini menjadi satu hal yang berbeda dari pesaingnya yakni Honda CRF150L yang sudah menggunakan sistem injeksi. Tenaga yang dihasilkan mesin KLX ini pun terbilang cukup besar yakni mencapai 12 Tk pada putaran mesin 8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm pada putaran 6.500 rpm.

Pesanan Xpander Kian “Brutal”, Pesaing Tidak Khawatir

azcreative     January 18, 2018    
Semenjak kedatangan Mitsubishi Xpander di industri otomotif Tanah Air, persaingan segmen MPV memang sedikit berubah. Di mana, semenjak kedatangan mobil tersebut berbagai pabrikan langsung gerak cepat untuk dapat menahan gempuran dari MPV tersebut. salah satunya adalah Daihatsu yang pada akhir tahun lalu resmi memperkenalkan varian baru dari Xenia yakni Xenia Custom.
Persaingan MPV Pemula
Daihatsu Xenia Custom tersebut sendiri membawa bekalan spesifikasi yang sama dengan Xenia varian standar. Hanya saja, pada beberapa bagian mobil tersebut sedikit mengalami perubahan yang membuatnya tampil lebih sporty. Di sisi lain, Xpander yang kini pesanannya semakin mebludak bahkan membuat para konsumennya mengantre rupanya tidak membuat Daihatsu merasa terintimidasi.
Bukan tanpa alasan, pasalnya pada tahun 2017 yang lalu secara keseluruhan penjualan Daihatsu Xenia masih berada di atas Xpander. Namun demikian, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tidak menampik kemungkinan jika nantinya pesaingnya tersebut mampu menyalip Xenia. “Sebenarnya Xpander bukan saingan asli kami atau Xenia. Kami sebenarnya masih di posisi kedua year to date, tapi tahun ini (2018) Xpander full (jualannya) dia pasti akan mengambil alih,” ujar Amelia.
Namun demikian, optimisme Daihatsu terhadap Xenia pun masih tinggi. Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat Xpander dan xenia disebut-sebut memiliki tipe konsumen yang berbeda. Di mana, menurut Amelia, pengguna Xenia kebanyakan digunakan untuk bisnis disamping untuk menemani aktivitas pribadi. “Seperti misalnya untuk kendaraan operasional kantor yang irit dan bandel. Daripada investasi yang lebih tinggi dan belum diketahui, mending mereka lebih memilih Xenia. Jadi kami lebih ke fleet customer yang dipakai untuk operasional atau retail customer tapi sudah mengetahui dan nyaman pakai Xenia, terbukti bisa menanjak, irit dan lainnya,” ucap Amelia.
Tak hanya itu saja, biaya operasional dari Xpander dan Xenia yang memiliki perbedaan pun membuat Xenia diyakini masih akan tetap mampu bersaing dan berbicara di segmen ini. “Xpander itu MPV dengan kelas yang berbeda. Secara cost ownership saya juga sudah cek juga sparepart-nya lebih mahal, kan sesuai harganya pastinya dia lebih mahal,” ujar Amelia.

Lensa yang Cocok untuk Foto Landscape

azcreative     January 18, 2018    
Salah satu teknik fotografi yang paling digemari oleh fotografer adalah mengambil gambar lansekap atau pemandangan alam. Selain mempelajari beberapa teknik tertentu, untuk mendapatkan foto lansekap yang menakjubkan, maka tak dapat dipungkiri pula bahwa kamu harus memperhatikan lensa yang cocok untuk foto landscape.
Lensa Yang Cocok Untuk Foto Landscape
Lensa kamera tentunya menjadi salah satu hal yang harus kamu pertimbangkan karena sangat berpengaruh besar dan dominan terhadap foto lansekap yang akan dihasilkannya. Ketajaman gambar, perbandingan subyek, jarak pandang yang fokus, kejelasan suatu gambar, dan hal lainnya ditentukan oleh lensa yang baik. Oleh karena, sangat penting ketika kamu ingin memotret lansekap, maka kamu juga harus mengerti lensa yang cocok untuk foto landscape tersebut.
Lensa Yang Bagus Untuk Foto Landscape

Lensa Yang Cocok Untuk Foto Landscape

Berikut DIY Kamera berikan rekomendasi lensa yang cocok untuk foto landscape, diantaranya yaitu :
  1. Ultra Wide & Wide Angle Lens
Ultra Wide & Wide Angle Lens
Lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini sangat populer di kalangan fotografer lansekap. Memiliki sudut yang lebar, pastinya lensa ini dapat memotret pemandangan yang luas, sehingga pandangan akan tampak lebih pada area pemotretannya. Akan tetapi, perlu diperhatikan pula bahwa apabila kamu menggunakan sudut yang terlalu lebar, maka akan muncul efek fisheye, yaitu gambar akan berubah baik itu bentuk maupun menyimpang ke tepi sebagaimana baisanya terjadi pada panjang fokal 18 mm atau lebih rendah.
Meskipun demikian, jika kamu memilih untuk menjadi fotografer lansekap atau landscape, maka lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini merupakan pilihan utama yang harus kamu pilih. Selain memberikan sudut pandang yang luas, lensa ini juga mampu memberikan sense of depth, sehingga membuat garis horizon tampak lebih jauh.
  1. Lensa Standar
Lensa Standar
Lensa standar juga menjadi salah satu lensa yang cocok untuk foto landscape, dimana lensa ini dapat menangkap obyek yang dekat sebagaimana mata manusia melihat sesuatu. Lensa ini pun memiliki jarak sekitar 50 mm. Dengan menggunakan lensa ini, maka fotografer dapat membidik obyek dengan benar-benar fokus, yaitu pada pemandangan lansekap, sehingga tampak lebih detail dan hal-hal yang mengganggu dapat dihilangkan.
Jika kamu ingin gambar lain selain landscape, maka lensa 50 mm dengan aperture f/1.8 dapat kamu tambahkan pada lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini. Akan tetapi jika kamu ingin fokus pada foto landscape, maka kamu dapat menentukan komposisi  yang tepat dengan melihat zoom out dan zoom out ketika kamu ingin membidik obyek lebih dekat atau lebih jauh.
  1. Telephoto Lens
Telephoto Lens
Selain kedua lensa yang cocok untuk foto landscape di atas, alternatif lensa lainnya yang dapat kamu pilih untuk menghasilkan gambar lansekap yang berkualitas adalah lensa telephoto 85-200 mm atau biasa disebut dengan lensa jarak jauh. Digunakannya lensa jarak jauh ini pada pemotretan lansekap, maka akan membantu kamu seolah kamu berada cukup dekat dengan subyek yang kamu bidik.
Lensa ini tergolong cukup mahal dibandingkan kedua lensa di atas. Akan tetapi, lensa ini tak harus kamu beli karena kamu tak selalu memotret dengan menggunakan aperture yang super luas. Dalam hal ini lensa tele sangat berperan untuk menciptakan sebuah foto yang sederhana tetapi tetap memiliki karakter yang kuat. Oleh karenanya, untuk memotret pemandangan yang luas tersebut, tidak mesti selalu menggunakan sudut yang lebar, tetapi juga dapat menggunakan lensa yang cocok untuk foto landscape berjenis tele ini agar foto landscape dapat lebih bagus dan subjek dapat lebih terisolasi untuk menampilkan foto yang memiliki komposisi foto yang lebih fokus atau penekanan yang lebih menonjol.
Lensa Canon Yang Cocok Untuk Foto Landscape
Nah, itulah beberapa lensa yang cocok untuk foto landscape yang dapat kamu gunakan. Untuk menghasilkan foto lansekap yang berkualitas selain mepersiapkan lensa, tentu skill atau teknik juga perlu diperhatikan. Pasalnya, apalah arti sebuah alat jika penggunannya tidak memiliki skill yang memadai. Nah, semoga info mengenai lensa yang cocok untuk foto landscape di atas dapat berguna.

Tips Foto Refleksi yang Bagus dan Menarik

azcreative     January 18, 2018    
Mengetahui tips foto refleksi sepertinya menjadi hal yang patut untuk sobat coba. Bukan tanpa sebab mengingat teknik fotografi yang satu ini terbilang merupakan teknik yang cukup menarik untuk kawan coba. Pasalnya, refleksi atau teknik foto pantulan di sini lebih terfokus pada bagaimana kita membidik sebuah obyek gambar untuk mendapatkan 3 dimensi sekaligus. Dengan kata lain, tips foto refleksi yang DIYKamera maksud di sini lebih kepada bagaimana kita mengambil foto refleksi melalui pantulan dari air maupun cermin. Sehingga, bayangan obyek foto menjadi tampak terlihat memiliki dimensi yang lebih luas. Di samping itu, teknik yang satu ini pun juga patut untuk dijadikan media latihan bagi sobat terkait dengan bagaimana menerapkan tips foto refleksi yang benar untuk mendapatkan hasil memuaskan.
Tips Foto Refleksi
Nah, kaitannya dengan tips foto refleksi, seperti yang sudah DIYKamera sebutkan di atas bahwa ada beberapa media refleksi foto yang umumnya berada di lingkungan kita. Sebut saja seperti air atau cermin. Nah, dari beberapa pantulan yang dihasilkan kedua benda tersebut maka foto 3 dimensi pun akan mudah kita dapatkan. Namun, dalam tips foto refleksi ini, tampaknya akan lebih bagus jika obyek foto kita adalah alam sehingga akan terkesan lebih natural. Di sisi lain, dalam menerapkan teknik yang satu ini, tentu kita harus cermat-cermat dalam memandang lingkungan sekitar dari obyek foto. Nah, untuk lebih jelasnya bagaimana mendapatkan foto refleksi yang sempurna, berikut DIYKamera akan jelaskan beberapa tips foto refleksi yang bisa teman-teman coba sendiri di rumah. Yuk, kita simak bersama.
Tips Fotografi Refleksi

Tips Foto Refleksi

Bagi teman-teman yang ingin tahu tips foto refleksi yang benar, berikut beberapa langkah yang bisa sobat terapkan. Antara lain sebagai berikut :
  1. Atur Depth of Field, Fokus, dan Sudut Cahaya
Hal pertama yang harus kawan perhatikan dalam menerapkan tips foto refleksi yaitu dengan mengatur Depth of Field, focus kamera, dan sudut cahaya. Berhubungan dengan depth of field, cobalah gunakan angka f/ tinggi sekitar f/11 atau lebih untuk membantu menyeimbangkan objek sehingga mata melihatnya lebih dekat dengan refleksinya dan mendukung efek pantulan untuk muncul. Sedangkan, Fokus sangat bergantung pada jarak antara objek dengan pantulannya. Pertama, cobalah fokus pada objek, lalu pada refleksinya. Ini akan membuat hasil yang sedikit berbeda tergantung pada seberapa banyak perhatian yang sobat inginkan untuk refleksinya.
  1. Pastikan Obyek Foto Terefleksi
Salah satu hal yang patut untuk dilakukan dalam tips foto refleksi ini yaitu dengan memastikan bahwa obyek foto yang akan dibidik terefleksi dengan baik. Maksudnya, dari sisi pantulan dari obyek foto ke air atau cermin harus dalam keadaan tenang agar memberikan nuansa ketenangan. Dalam hal ini, sobat harus fokus pada lingkungan sekitar sebelum membidik atau mengambil gambar dari obyek foto. Apakah ada angin berhembus atau ada benda lain yang menggerakkan air atau tidak. Sementara jika di cermin, pastikan cermin dalam keadaan bersih dan obyek foto tampak jelas terpantul dari cermin tersebut.
  1. Berikan Garis pemisah yang Simetris
Maksudnya, garis pemisah yang simetris di sini lebih kepada bagaimana kita memanfaatkan sedikit gerakan. Misalnya, Dengan memanfaatkan genangan air yang terpotong sehingga objek yang terefleksi bisa lebih bervariasi atau memanfaatkan pergerakan air yang dapat membuat foto berkesan abstrak misalnya. Tentu, untuk mencoba tips foto refleksi yang satu ini perlu dilakukan latihan berulang untuk mendapatkan hasil foto yang memukau.
  1. Gunakan Teknik Slow Speed
Nah, menginjak pada tips foto refleksi terakhir, salah satu aspek yang perlu dilakukan yaitu pengandalan teknik slow speed. Dengan kata lain, sobat bisa menggunakan hutter speed lebih lambat dari biasanya, yaitu di atas dua detik yang berguna untuk memuluskan permukaan air. Lalu, gunakan angka f/ tinggi atau sekitar f/11 atau lebih, karena akan membantu menyeimbangkan objek sehingga mata melihatnya lebih dekat dengan refleksinya dan mendukung efek pantulan agar muncul.
Tips Foto Refleksi Air
Nah, dari beberapa tips foto refleksi di atas, beberapa langkah tersebut setidaknya bisa kawan terapkan dan coba sendiri. Memang, meski tampak sepele namun teknik fotografi refleksi yang satu ini terbilang cukup sulit. Apalagi, jika media refleksinya tak sesuai dengan yang kita inginkan. Maka, untuk menerapkan cara ini, kita harus berusaha menyesuaikan media refleksi alam dan obyek foto yang akan kita bidik. Semoga tips foto refleksi yang AZ_Creative jelaskan di atas semakin menambah pengetahuan sobat mengenai teknik fotografi. Selamat mencoba sobat.

Friday, 12 January 2018

Dhiwang - pikir keri New Kusuma Wardhani

azcreative     January 12, 2018    


►Subscribe Gratis : https://www.youtube.com/channel/UCOgNzDzzw1pjuDtS0zjAwMg?view_as=subscriber
►Instagram :  https://www.instagram.com/nur_ichzan19/
►Facebook  : https://www.facebook.com/Az-Creative-1987475564850285/
► Web          : https://azzcreative.blogspot.co.id/
► Twitter     : https://twitter.com/AzCreative19

-------------------------------------------------------------------------------------------------
Yang lagi nonton jangan lupa like dan subscribe
Share jangan lupa ! Because Sharing is Caring
↓ Thanks To All Support ↓

Tips Fotografi Wedding

azcreative     January 12, 2018    
Tips fotografi wedding tampaknya menjadi sebuah topik yang menarik untuk diulas kali ini. Fotografi wedding atau disingkat dengan WDF saat ini memang menjadi sebuah jenis fotografi yang kerap kali digunakan. Nah, bagi kamu yang sangat pemula dalam bidang ini, tidak perlu khawatir dengan kemampuan yang kamu miliki karena untuk menguasai kemampuan fotografi wedding hampir sama dengan teknik fotografi grub. Untuk itulah bagi kawan-kawan pemula perlu untuk mengetahui beberapa tips fotografi wedding.
Tips Fotografi Wedding
Tips fotografi wedding ini sendiri akan sangat bermanfaat bagi kawan-kawan pemula yang berniat untuk menjadi fotografer wedding profesional. Jasa fotografer wedding sendiri emnjadi sebuah peluang bisnis yang cukup menggiurkan. Pasalnya, jasa ini sangat banyak diminati meskipun sang fotografer notabene masih pemula. Meskipun demikian, sebenarnya pengalaman cukuplah penting untuk bisa terbiasa dalam menghadapi permasalahan dalam fotografi wedding. Untuk itu, beberapa tips fotografi wedding yang akan DIYKamera sampaikan di bawah ini tentu layak untuk diperhatikan.
Tips Fotografi Wedding Di Gereja

Tips Fotografi Wedding

Untuk mengatasi beberapa masalah yang dapat timbul ketika pemotretan wedding, perhatikan beberapa tips di bawah ini:
  1. Kenali Kemampuan Diri
Sebagai orang yang belum lama atau masih baru masuk dalam bidang ini, maka tips fotografi wedding yang harus dipahami adalah mengenali kemampuan diri kamu dalam fotografi. Karena momen ini adalah momen sakral yang dilakukan sekali seumur hidup, maka kamu harus mengenali teknik kamera dengan sungguh-sungguh. Tentu tidak ingin pihak keluarga atau mempelai pengantin merasa kecewa, bukan? Sebaiknya untuk mempersiapkan diri, kamu latihan sebelumnya agar hasil tidak blur, over/underexposure.
  1. Buat Daftar Pemotretan
Daftar pemotretan menjadi sebuah tips fotografi wedding yang cukup penting dalam pengambilan gambar. Dalam masalah fotografi wedding maka kita harus pintar berdialog dengan mempelai pengantin dan pihak keluarga. Kamu bisa menanyakan daftar foto yang diinginkan oleh pengantin. Dengan demikian kamu bisa belajar terlebih dahulu sebelum terjun langsung ke prosesi pernikahan tersebut. Bagi pemula, hal ini cukup penting karena keterbatasan pengalaman sehingga hal ini bisa untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Mungkin untuk fotografer pro tidak terlalu menganggap penting hal ini, sehingga jadikan setiap momen sebuah pengalaman untuk mengembangkan kemampuan kamu.
  1. Kuasai Lokasi Pemotretan
Menguasai lokasi pemotretan menjadi salah satu tips fotografi wedding. Sebelum terjun langsung di acara wedding tersebut, sebaiknya kamu hadir di lokasi pada H-1 sebelumnya. Hal ini bertujuan agar kamu mengenal lokasi wedding dengan baik sehingga kamu tidak kebingungan ketika acara dimulai. Kamu akan lebih terbiasa dengan orang-orang yang berdatangan sehingga kamu bisa mengambil fokus gambar lebih baik. Dengan mengenali lokasi maka kamu bisa memposisikan lighting, alur tamu undangan dan lain sebagainya.
  1. Gunakan Silent Mode
Tentu untuk menjaga kesakralan acara, akan malu apabila ada suara ‘beep’ pada kamera bukan? Nah, alangkah baiknya dalam tips fotografi wedding kamu gunakan mode silent selama prosesi pernikahan sehingga tamu atau pihak pengantin tidak merasa terganggu.
  1. Siapkan 2 Kamera atau Lebih
Tips fotografi wedding yang selanjutnya adalah menggunakan 2 kamera yang bertujuan ketika baterai kamera habis maka kamu bisa segera menggunakan kamera yang satunya. Selain kamera, kamu juga perlu mempersiapkan double baterai untuk mengurangi kejadian tersebut. Maka dari itu, persiapan sangat penting untuk mengurangi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan selama proses acara berlangsung.
  1. Gunakan Diffuser
Tips fotografi wedding  lain yang cukup penting selama pemotretan wedding adalah pencahayaan. Seperti yang disinggung di atas, masalah yang terjadi adalah hasil gambar over atau under exposure. Sebelum acara dimulai, sebaiknya atur kamera dengan matang-matang. Selain pengaturan ISO, diafragma dan shutter speed, yang tidak kalah penting adalah flash. Kamu bisa menggunakan teknik pantulan atau menggunakan diffuser untuk memperhalus cahaya ketika ditangkap kamera.
  1. Gunakan Continous Shooting Mode
Bagi kamu yang kurang percaya diri dengan hasil jepretan. Tips fotografi wedding yang bisa kamu gunakan adalah menggunakan mode continuous shooting untuk mendapatkan gambar yang banyak. Sehingga kamu bisa menyeleksi gambar yang pas dan bagus.
Tips Fotografi Wedding Indoor
Tips fotografi wedding memang terbilang cukup banyak. Hal ini memang tidak bisa dilepaskan dari pentingnya dan sakralnya acara tersebut. Sehingga untuk dapat menghasilkan gambar yang sempurna tentu fotografer perlu berbagai persiapan dan tips untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Nah, semoga tips fotografi wedding yang AZ_Creative sampaikan kali ini bermanfaat.

Tips Fotografi Human Interest

azcreative     January 12, 2018    
Bagi kamu yang memiliki hobi fotografi pastinya sudah tak asing lagi dengan tips fotografi human interest. Nah, bagi pehobi fotografi pemula pastinya memerlukan pemahaman yang lebih mengenai teknik fotografi yang satu ini. Lalu apa sih fotografi human interest itu ? Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai fotografi human interest dan juga tips untuk memotret dengan teknik human interest tersebut, pada segmen ini DIY Kamera akan membahas mengenai tips fotografi human interest tersebut secara mendalam.
Tips Fotografi Human Interest
Fotografi human interest merupakan teknik fotografi yang menceritakan mengenai kisah manusia. Dalam hal ini, tentu yang menjadi objek utamanya adalah manusia. Melalui tips fotografi human interest tersebut, maka dapat ditampilkan kisah yang mungkin tak kan bisa diungkapkan dengan kata-kata atau dengan kata lain dapat dikatakan dengan istilah “ a picture is worth a thousand words “. Melalui foto human interest tersebut, maka diharapkan siapa pun yang melihat foto tersebut akan tergugah, bersimpati atau pun termotivasi dengan kisah yang terdapat dalam foto itu. Nah, untuk mendapatkan foto tersebut sebenarnya begitu mudah dengan menggunakan beberapa tips fotografi human interest yang DIYKamera jabarkan di bawah ini.
Tips Dan Trik Fotografi Human Interest

Tips Fotografi Human Interest

Untuk mendapatkan foto human interest dengan sempurna, maka kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut ini :
  1. Momen
Memotret dengan momen yang pas merupakan salah satu tips fotografi human interest yang tak bisa kamu lewatkan begitu saja. Momen dalam hal ini memiliki peran yang penting untuk menciptakan foto human interest yang luar biasa. Untuk mendapatkan momen tersebut, seperti yang telah DIY katakan di atas, kamu dapat melihat momen yang ada di sekeliling kamu dengan jeli. Kejelian pengamatanmu sangat berpengaruh untuk mendapatkan foto human interest yang bagus, oleh karenanya mulailah dari sekarang untuk melatih mata kamu untuk menangkap momen terbaik yang ada di sekelilingmu.
  1. Karakter
Komponen lainnya dari tips fotografi human interest yang turut menciptakan foto menjadi bernilai tinggi, yaitu salah satunya karakter. Karakter yang kuat juga berperan penting dalam hal ini, karena dengan adanya karakter yang kuat, maka tentunya latar cerita dapat terlihat tajam tanpa harus mengeksplor foto tersebut. Karakter yang kuat tersebut dapat kamu ciptakan dengan memilih background foto atau kondisi lingkungan yang pas.
  1. Natural
Tips fotografi human interest yang tak kalah penting lainnya untuk mendapatkan foto human interest yang berkualitas adalah foto tersebut harus bersifat natural atau alami. Jangan sampai kamu malah mengarahkan obyek untuk berpose karena jika kamu mengarahkannya maka fotomu jadi masuk kategori bukan foto human interest.
  1. Candid
Salah satu cara untuk mendapatkan foto yang natural, maka kamu dapat menggunakan teknik foto candid. Bidiklah obyek tanpa diketahui oleh obyek tersebut atau dengan kata lain “obyek tak sadar kamera”. Untuk memotret candid, sebaiknya gunakan lensa tele atau lensa dengan jarak focal yang jauh, misalnya 20 mm.
  1. Komposisi
Gunakan pula komposisi rule of thirds ketika memotret sebagai salah satu tips fotografi human interest, namun kompoisi ini tidaklah mutlak harus digunakan. Bagi kamu yang belum mengetahui komposisi rule of thirds tersebut, maka kamu dapat searching dan mempelajarinya mulai sekarang.
  1. Pahamai Peralatan yang Kamu Gunakan
Kuasilah pengoperasian perangkat yang akan kamu gunakan untuk membidik obyek. Jangan sampai momen menarik yang ada disekitar kamu terlewatkan karena kamu kebingungan mengatur ISO misalnya.
  1. Hargai Privasi Orang lain
Tujuan foto human interest adalah menggugah atau memotivasi, sehingga tips fotografi human interest yang sangat penting adalah jangan sampai ketika kamu membidik subyek, subyek tersebut menjadi terganggu privasinya. Sebisa mungkin hargailah privasi subyek tersebut meski kamu sulit mendapatkan angle yang pas.
Fotografer Human Interest Terkenal
Dengan beberapa tips fotografi human interest di atas, foto yang dihasilkan dari jepretan tentu akan terlihat lebih bercerita. Di mana, seperti yang sudah di sampaikan di awal, jika jenis fotografi ini memang terbilang cukup sulit. Untuk itulah, untuk dapat menghasilkan foto human interest yang bagus tentu kawan-kawan perlu banyak belajar dan mempraktekan tips-tips fotografi human interest di atas.

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .