Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Monday, 15 October 2018

KOLEKSI GAMBAR YANG MENAWAN DARI KAMERA FILM 35MM

azcreative     October 15, 2018    
Koleksi Gambar yang Menawan dari Kamera Film 35mm
Sarah-Louise Burns, sangat suka memotret dengan menggunakan kamera film 35mm. Khususnya, saat munculnya sosmed instagram yang semakin menjadikannya ingin menghabiskan waktu untuk menciptakan efek-efek terbaik dari Photoshop demi menghasilkan kesan klasik di dalam foto. Sarahkemudian tidak menyangka jika banyak orang yang senang dan suka dengan hasil karyanya tersebut dan mulai meniru untuk membuat hal serupa dalam aplikasi mereka masing-masing. Berikut ini kami telah menyiapkan untuk anda sekumpulan gambar yang di ambil oleh Sarah, dengan menggunakan kamera film 35mm yang ia miliki:
Jika anda tertarik dengan gambar-gambar di atas yang di ambil dari hasil jepretan kamera film 35mm, 

SAYA MEMBUAT SERIAL TV DAN FILM DARI PROYEK FOTOGRAFI

azcreative     October 15, 2018    
Saya Membuat Serial TV dan Film dari Proyek Fotografi

Demikian beberapa koleksi gambar di atas yang terinspirasi dari serial tv dan movie yang di kumpulkan oleh sang seniman sekaligus fotografer.

TEKNIK FOTO SILUET UNTUK PREWEDDING

azcreative     October 15, 2018    
Teknik foto siluet untuk prewedding
Siluet atau silhouette adalah salah satu teknik yang mudah untuk diterapkan, namun hasilnya akan memukau jika digunakan dengan benar. Teknik ini adalah di mana fotografer memadukan sebuah sumber cahaya ataupun objek yang lebih terang yang berada di background, dengan sebuah subjek yang lebih gelap. Hasilnya, subjek tersebut akan menjadi gelap dan yang terekam oleh kamera hanyalah figur nya saja. Mari kita simak beberapa tips yang dapat anda gunakan untuk memaksimalkan hasil potret siluet anda.
1. Sumber cahaya apapun bisa dimanfaatkan
Seringkali fotografer hanya menggunakan teknik fotografi siluet ini ketika memotret sebuah objek dengan latar matahari yang terik. Namun, nyatanya, semua background yang lebih terang dibanding object tersebut bisa dimanfaatkan. Contoh di bawah ini, saya membuat sebuah siluet dari pasangan ini hanya dari percikan air mancur yang lebih terang dari mereka. Hasilnya pun menjadi menarik, bukan?
Nah, pada saat hunting berikutnya, cobalah untuk mencari sebuah lokasi di mana background nya lebih terang dibanding dengan objek yang anda ingin potret. Anda bahkan bisa membuat sebuah siluet dengan meletakkan model di bawah tempat yang teduh, dan mengambil sudut di mana latarnya masih tersinari oleh matahari. Dengan mengukur pencahayaan pada background, anda pasti bisa menghasilkan sebuah siluet yang bagus.
teknik-foto-siluet-8
2. Perhatikan postur dari objek
Dalam potret siluet, detail dari objek yang dibidik menjadi sangat minim, karena objek tersebut akan sangat under-exposed (gelap sekali). Jadi, sebagai fotografer yang handal, anda harus dengan teliti memerhatikan postur dari objek anda, agar dapat me-representasikan objek tersebut hanya dengan figur mereka. Contohnya, jika memotret sepasang pengantin yang sedang berdansa, pastikan figur dan lekukan dari siluet tersebut dapan menceritakan apa yang anda inginkan.
teknik-foto-siluet
3. Jangan ada elemen lain yang mengganggu
Seperti layaknya potret yang lainnya, pastikan jangan ada elemen lain yang mengganggu objek yang anda bidik. Dalam teknik siluet, memerhatikan background dan objek2 lain yang mungkin bisa mengalihkan perhatian dari objek sangatlah penting. Siluet sepasang ini bisa saja terganggu jika mobil di sebelah kanan tersebut pas ‘terbentur’ dengan kepala si pengantin wanita. Dalam foto berikut ini, saya malah menggunakan bayangan2 lain dari pohon dan bangunan sebagai frame untuk membingkai pasangan ini. Jadinya fokus dari foto ini hanyalah pada siluet pasangan tersebut.
teknik-foto-siluet-2
4. Background exposure yang tepat
Foto di bawah ini saya rekam pada saat pemotretan wedding. Dengan mengukur eksposur atau pencahayaan dari awan dan matahari yang ada di background dengan tepat, maka terciptalah siluet dari pasangan pengantin ini. Mendapatkan eksposur yang tepat dan tidak over sangatlah penting dalam pemotretan siluet, karena semua detail dari background akan dibutuhkan untuk melengkapi suasana dari foto anda. Jika foto ini terlalu over, maka langit2 yang indah itu tidak akan nampak. Sebaliknya jika terlalu gelap, maka langit2 nya akan mengganggu siluet pasangan ini.
teknik-foto-siluet-3
5. Pakai props!
Pada saat pemotretan model ataupun prewedding, props atau property tambahan sering disediakan untuk membantu memperkuat konsep dan cerita dari fotografi kita. Dalam teknik siluet ini pun, jangan lupa untuk menggunakan props yang ada. Tambahan kecil seperti sebuah payung cantik ini dapat menambah estetika dari foto prewedding ini berlipat ganda. Pastikan bentuk dari property itu tidak mengganggu siluet utama, dan jelas di-representasikan  oleh siluet tersebut.
teknik-foto-siluet-4
6. Langit senja akan menghasilkan background sempurna untuk siluet!
Janganlah berhenti untuk memotret pada saat matahari telah terbenam. Sesaat setelah matahari telah hilang dari garis horison, langit akan berubah menjadi gradasi warna yang begitu indah. Manfaatkanlah langit itu dan buatlah siluet pasangan prewedding anda dengan latar warna-warni tersebut. Pastikan eksposur yang tepat, atau sedikit under untuk mendapatkan warna yang vibrant dan kaya dengan saturasi.
teknik-foto-siluet-5
8. Mainkan white balance
2 foto berikut dijepret pada lokasi yang sama, dengan situasi yang persis sama. Matahari tepat berada di belakang pasangan pengantin, dan saya mengukur pencahayaan yang tepat untuk mendapatkan siluet. Dengan menggunakan lensa tele (70-200mm), saya mampu merubah perspektif dan membuat matahari terlihat lebih besar, dan saya sembunyikan di belakang pengantin. Hasilnya adalah siluet yang begitu menarik. Dengan bereksperimen dengan white balance yang berbeda, kita bisa mendapatkan 2 foto siluet yang sangat berbeda dari segi warna dan ‘mood’.
teknik-foto-siluet-6
teknik-foto-siluet-7
Demikian tips2 yang semoga dapat membantu anda menciptakan siluet yang sempurna dan menarik untuk klien prewedding anda berikutnya. Foto siluet pada prewedding selalu sangat disenangi oleh klien, dan selalu menjadi penghias yang manis untuk album mereka. Apakah anda punya tips untuk teknik siluet yang lainnya? Silahkan share di komentar di bawah.

5 CARA JITU DALAM MEMAKSIMALKAN LENSA KIT CANON

azcreative     October 15, 2018    
Anda tidak perlu menggunakan lensa terbaik untuk mengambil gambar yang keren dan luar biasa. Karena lensa bukanlah satu-satunya penentu dalam menghasilkan gambar yang bagus dan keren. Dalam artikel ini, anda akan menemukan cara sederhana dalam menghasilkan gambar yang keren dengan menggunakan lensa standar (lensa kit) 18-55 mm pada kamera anda dan juga reflektor.
Apakah anda tidak bisa mendapatkan hasil yang baik jika hanya menggunakan lensa kit? Tentu saja tidak. Tidak peduli apa yang orang lain katakan atau seberapa inginnya anda untuk mendapatkan lensa kamera yang mahal, ketahuilah bahwa lensa kit dapat memberikan hasil yang baik jika digunakan dengan cara yang tepat dan benar. Jadi, janganlah bingung ketika anda tidak punya uang yang cukup untuk membeli lensa kamera yang bagus saat hendak melakukan pemotretan.

Apakah lensa kit memiliki batasan dalam pemotretan? Ya, tentu saja. Itulah sebabnya, dengan mengetahui hal ini, maka sangatlah penting untuk mengenali kelebihan dan kelemahan dari lensa kit sehingga menolong anda dalam merencanakan pemotretan serta memberikan anda ruang untuk menciptakan situasi yang efektif dalam menghasilkan gambar yang sesuai dengan keinginan anda.
Untuk menghasilkan bokeh atau latar yang blur hanya dengan menggunakan lensa kit, boleh simak video berikut

Sebagai tambahan dalam penggunaan lensa kit 18-55 mm, kami juga menggunakan reflektor. Seperti yang diketahui, reflektor berfungsi untuk memantulkan cahaya yang diperoleh secara langsung dari matahari. Jadi, saat anda mengambil gambar di alam yang terbuka dengan cahaya yang relatif besar, maka menggunakan reflektor dapat menolong anda dalam memanipulasi jumlah cahaya yang diperoleh sehingga menghasilkan foto dengan tampilan cahaya yang lembut dan bagus.
Berikut ini adalah beberapa cara sederhana dalam memaksimalkan lensa standar 18-55 mm (lensa kit) anda.

1. PERHATIKAN JARAK FOKUS ANDA

Model klasik untuk jarak fokus yang ideal saat mengambil gambar biasanya sekitar 85 mm, tapi dengan menggunakan lensa kit, tentunya hal itu tidaklah mungkin untuk dijangkau. Itulah sebabnya, anda perlu mengatur panjang jarak fokus anda pada posisi 55 mm atau lebih dekat dengan 55 agar memudahkan anda dalam mengambil gambar. Namun, pada jarak fokus yang seperti ini, anda tidak akan dapat menggunakan aperture maksimum dari lensa anda. Misalnya, dari f / 3.5 – anda akan berada di f / 5.6 atau dekat dengan itu – sehingga anda perlu menaikan ISO untuk memberikan anda kesempatan menggunakan shutter speed yang cepat saat mengambil gambar tanpa menggunakan tripod.
Ingat, jarak pandang yang sempit dapat menolong anda untuk mengambil gambar dengan latar yang luas. Hal ini memungkinkan anda untuk memberikan ruang yang cukup antara subjek dan latar belakang untuk memastikan bahwa anda dapat menciptakan gambar dengan latar belakang kabur (blur) yang bagus. Memang benar bahwa salah satu faktor penentu dalam menciptakan efek latar belakang kabur (blur) yang bagus adalah dengan memperhatikan jarak antara subjek dan latar belakang. Semakin jauh posisi subjek berada dari latar belakang yang hendak anda ambil, maka semakin bagus peluang untuk menciptkan efek latar belakang kabur (blur) yang bagus.

2. TAMPIL KREATIF

Jika anda tidak bisa menempatkan posisi subjek anda berada jauh dari latar belakang anda atau latar belakang tempat subjek anda berada tidak cocok atau sesuai dengan foto yang hendak anda ambil, maka anda perlu mempertimbangkan hal ini, yaitu mengubah cara pandang anda sendiri. Misalnya, biarkan subjek anda duduk gantinya berdiri ataupun sebaliknya, kemudian ambilah gambar saat subjek anda duduk ataupun sebaliknya dengan posisi anda berdiri ataupun sebaliknya. Potretlah subjek dari posisi atas saat anda berdiri ataupun sebaliknya, anda duduk dan subjek anda berdiri. Jadilah fotografer yang kreatif yang tidak pernah kehabisan ide dalam memotret.

3. PERHATIKAN PENGATURAN ISO

ISO adalah ukuran kepekaan sensor digital terhadap cahaya. Banyak model yang sering bergerak ketika hendak difoto, belum lagi ditambah dengan membuka tutup mata mereka (berkedip-kedip) dan terus-menerus mengubah ekspresi wajah mereka – dan tidak ada foto yang lebih buruk dari pada foto seseorang dengan mata yang sedang berkedip-kedip gantinya tersenyum. Untuk menghindari masalah ini dan untuk mencegah motion blur muncul, maka anda perlu mengatur shutter speed pada posisi yang cepat. Hal ini juga akan membantu untuk memastikan ketajaman dari foto anda serta menghindari gangguan yang dapat terjadi pada kamera anda akibat getaran atau goyangan. Untuk beberapa kasus, dalam jumlah cahaya yang rendah (di dalam ruangan maupun diluar), maka anda perlu untuk meningkatkan ISO anda ke 1,600, 3.200 atau bahkan 6.400, untuk menghindari hasil yang kurang bagus. Namun, jika cahaya yang tersedia di tempat pemotretan cukup, maka anda bisa mengatur ISO anda pada posisi yang lebih rendah seperti 400 atau 800.

4. PERHATIKAN SHUTTER SPEED

Saat mengatur shutter speed, panjang jarak pandang anda akan bermasalah jika mengalami getaran atau goyangan saat melakukan pemotretan. Hal ini akan memberikan dampak yang kurang bagus pada foto anda. Untuk mengatasi hal ini, pastikan shutter speed anda lebih tinggi dari jarak pandang anda. Misalnya, jika jarak pandang untuk foto anda adalah 200 mm maka aturlah shutter speed pada posisi 1/250 detik atau lebih cepat. Hal ini juga berarti anda dapat mengambil gambar dengan mengatur shutter speed pada posisi yang lambat ketika hendak mengambil gambar dengan area yang lebih luas seperti 1/20 sec dengan panjangnya jarak pemotretan adalah 18 mm.

5. FOKUS

Fokus memainkan peranan penting dalam fotografi. Saat berhubungan dengan subjek, bagaimanapun juga, anda harus tahu kemana anda harus mengarahkan kemera anda, apalagi saat anda ingin mengambil gambar secara close up dengan jarak pandang yang terbilang kecil. Saat menyusun pemotretan anda, ingatlah prinsip dasar aturan pertiga dengan memilih posisi yang tepat untuk menempatkan model anda, apakah itu di bagian tengah atau samping. Semuanya itu adalah pilihan anda. Jadi pilihlah dengan bijak.
Saat anda hendak mengambil gambar, tetapkan mode fokus anda. Auto fokos bisa sangat membantu dalam setiap pemotretan, tapi untuk foto close up adalah lebih baik jika menggantinya dengan mode manual. Ingatlah, lebih dekat lensa foto anda dengan subjek, maka fokus kamera anda tidak akan keluar dari batas foto yang hendak anda ambil. Agar anda dapat memotret subjek dengan akurat (tepat), maka gantilah auto fokus anda dengan mode satu titik (single point). Intinya, janganlah fokus pada keseluruhan area dimana subjek anda berada, tetapi cobalah untuk fokus pada subjeknya sendiri. Sebagai contoh, gantinya memberikan fokus pada keseluruhan sepeda yang digunakan oleh seorang anak, fokuskan pada berapa kali mata anak tersebut melihat pada sepeda itu. Tapi diatas semuanya itu, pastikanlah bahwa jarak antara anda dan subjek anda tak berubah sejak awal.

KESIMPULAN

Lensa kit dapat menjadi lensa cadangan saat anda melakukan pemotretan. Karena anda tidak tahu kapan lensa utama anda rusak. Jika anda tidak membawa lensa cadangan (dalam hal ini lensa kit), maka anda akan bingung saat menyadari bahwa lensa utama yang anda gunakan rusak. Bawalah lensa kit anda kemanapun anda pergi. Cobalah untuk mengambil gambar dengan lensa kit anda. Lensa kit, jika digunakan dengan cara yang benar dapat menghasilkan foto yang bagus.
Jangan menyerah ketika anda harus memulai karir fotografi anda dengan menggunakan lensa kit. Belajarlah dan lakukan percobaan yang banyak. Karena anda tidak pernah tahu hasil yang dapat anda peroleh dengan menggunakan lensa kit jika anda tidak berusaha untuk mencobanya.
Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

12 TEKNIK SUPER UNTUK MENGHASILKAN FOTO PRODUK YANG KEREN

azcreative     October 15, 2018    
12 Teknik Super Untuk Menghasilkan Foto Produk Yang Keren
Fotografi produk sebenarnya bukan hanya berbicara mengenai ‘keindahan/kecantikan’ suatu produk/barang tapi juga sebagai promosi dan penjualan. Karena dengan menampilkan foto produk anda yang berkualitas tinggi di setiap situs ternama (seperti amazon) ataupun juga melalui sebuah pameran yang dapat dilihat oleh banyak orang, maka hal tersebut akan membantu anda dalam menghasilkan keuntungan yang besar.
Dalam bidang fotografi, melakukan product photos shot bisa saja sangat sulit atau bahkan mengintimidasi, karena untuk menghasilkan foto produk yang bagus, harganya mahal. Itulah sebabnya, ada puluhan/ratusan alat pemotretan yang tersedia untuk membantu dalam menyelesaikan pekerjaan anda. Sebagai pemilik usaha yang hanya bergantung pada perusahaan lain dan perusahaan kecil yang hanya mendapatkan penghasilan dari usahanya sehari-hari, maka sudah pasti bahwa tidak selamanya uang akan selalu ada.
Nah, kalau begitu, haruskan menyerah dengan kondisi keuangan yang minim untuk memperoleh foto produk yang bagus? Tentu saja tidak, karena anda dapat menggunakan cara ini yaitu pendekatan DIY (do it yourself) untuk menciptakan foto produkmu sendiri yang bagus dan keren. Melakukan cara ini tidaklah sukar seperti yang anda pikirkan yang penting bertindaklah terlebih dahulu jangan hanya dipikirkan terus-menerus.
Tanpa harus panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah 12 teknik foto produk yang super untuk menghasilkan foto produk yang menarik dan menakjubkan yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda.

1.  KAMERA

Memiliki kamera yang mahal memang bagus karena dilengkapi dengan peralatan yang berkualitas tinggi, tapi hal tersebut bukanlah satu-satunya penentu dalam menghasilkan gambar yang bagus. Jika anda tidak sanggup membeli kamera yang mahal, maka mulailah dengan kamera yang sanggup anda miliki dan lihatlah hasilnya. Ingatlah bahwa foto yang bagus tercipta dari serangkaian pilihan dengan menggabungkan pencahayaan, gaya, serta pengolahan pasca pemotretan.
Sekarang ini, pengguna kamera DSLR (digital single lens reflex) semakin bertambah setiap tahunnya. Jadi jika anda berencana untuk melakukan pemotretan dalam jumlah yang banyak, maka sangat disarankan untuk berinvestasi dalam kamera digital yang baik. Pilihan anda tentang kamera yang hendak digunakan dapat memberikan efek yang signifikan terhadap hasil akhir dari foto produk anda. Karena itu, hati-hatilah dalam menentukan kamera apa yang hendak anda beli. Jika hal itu (membeli kamera yang berkualitas bagus) tidak ada dalam daftar anggaran belanja anda sekarang, maka gunakanlah iphone. Aplikasi gratis seperti VSCO Cam akan membantu anda mendapatkan beberapa gambar yang bagus dari kamera smartphone anda. Gambar yang bagus khususnya akan muncul/terlihat dalam situs seperti Instagram, Facebook, Pinterest, dan lain sebagainya.
Jika Anda menggunakan kamera DSLR, maka berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika anda menarik gear anda secara bersamaan: (1) Jangan menggunakan lensa sudut yang lebar karena akan membuat produk anda berada dalam posisi terbalik. (2) Gunakan aperture yang tepat untuk menghasilkan foto yang bagus. Aperture yang lebar seperti pada posisi f2.8 atau f4.5 akan mempersempit luas pandangan anda dalam mengambil gambar sehingga meninggalkan beberapa bagian produk. Tapi aperture yang kecil seperti pada posisi f8 atau f11 akan memberikan pandangan yang lebih luas bagi anda dalam mengambil gambar serta menjaga seluruh area pemotretan anda untuk tetap berada dalam titik fokus. (3) Gunakan white balance (komposisi warna) yang benar. Saat hendak mengambil gambar, pastikan bahwa warna yang ditampilkan dalam bola lampu anda sesuai dengan foto produk anda.

2. LATAR DAN PENCAHAYAAN



Saat mengatur lokasi pemotretan anda, mulailah dengan mencari tahu jenis latar belakang dan pencahayaan seperti apa yang anda butuhkan untuk foto produk anda. Misalnya, cara menyiapkan lampu buat sebotol anggur benar-benar berbeda dari cara mengatur lampu untuk sebuah telepon genggam.
Terkadang latar belakang putih atau hitam tidak memberikan tampilan terbaik untuk foto produk anda, terutama untuk produk-produk yang perlu ditampilkan dalam kehidupan seseorang. Misalnya, tas bisa dengan mudah difoto dengan latar belakang putih bersih, tetapi anda mungkin juga ingin untuk menunjukkan seorang wanita yang mengenakan tas untuk memberikan konteks yang tepat; Mengambil foto seperti kacamata baik didalam dan diluar hemparan sinar matahari; Mengambil gambar jam tangan baik itu dikenakan atau tidak. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk tertarik pada foto produk yang kita promosi/jual serta dapat meningkatkan kepercayaan mereka (pelanggan) untuk membeli barang yang belum pernah mereka lihat secara langsung.

3. TRIPOD

Lebar/luas tempat pemotretan memberikan petunjuk untuk memperoleh fokus pemotretan yang lebih tajam dan bagus serta memperbesar atau menghentikan fokus kamera yang sedang aktif. Jika pencahayaan yang anda peroleh pada lokasi pemotretan kurang, maka anda perlu melakukan tindakan pencegahan yaitu dengan membuat shutter speed menjadi pelan agar memberikan ruang yang cukup untuk pencahayaan. Tapi, saat shutter speed berada pada posisi lambat, maka anda tidak dapat memegangnya dengan tangan karena hasilnya akan tidak bagus. Itulah sebabnya tripod merupakah pilihan terbaik yang bisa digunakan untuk menolong anda dalam melakukan pemotretan.

4. CAHAYA ALAMI

Cahaya alami yang diperoleh secara langsung dari sinar matahari memberikan efek yang baik untuk semua jenis foto jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Pada umumnya, mengambil foto di sore hari akan memberikan hasil terbaik, karena mengambil gambar bukan hanya mengenai jumlah cahaya yang diperoleh tapi juga keseragaman dalam menyalurkan cahaya tersebut.  Dalam pengertiannya, cahaya dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu: Hard shadow dan Soft shadow. (1) Hard shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran subjek. Sebaliknya, (2) Soft shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih besar dari subjek. Jadi jika anda bertujuan untuk menggunakan Soft shadow maka pergilah keluar ruangan. Pilihan anda menentukan kualitas foto produk anda. Karena itu hati-hatilah dalam memilih cahaya yang hendak anda gunakan.

5. SUDUT FOTO

Saat anda mengambil gambar, cobalah gunakan sudut yang berbeda-beda satu sama lain. Bermain-mainlah dengan setiap sudut yang ada pada tempat pemotretan anda sambil memperhatikan hal-hal unik yang ada disekitar anda, karena anda tidak pernah tahu sudut seperti apa yang akan nampak pada pandangan anda yang memberikan tampilan foto anda menarik untuk dilihat. Jangan lupa untuk menampilkan ukuran produk anda secara akurat dengan bentuk dan kualitas foto yang jelas untuk memastikan penjualan laris dan pelanggan puas.

6. TENANG

Saat anda mengambil gambar, cobalah untuk relax (tenang) dan jangan tegang (gugup) karena getaran/goyangan sedikit saja dapat memberikan efek yang kurang bagus untuk foto anda. Selain itu, semakin dekat posisi anda dengan subjek anda, maka gambar yang anda ambil semakin blur. Itulah sebabnya, gunakanlah tripod untuk membantu menjaga kestabilan kamera anda. Sebagai tambahan, anda dapat menggunakan built-in timer yang ada pada kamera anda untuk mengurangi guncangan yang dapat terjadi pada kamera anda serta memaksimalkan keakuratan gambar anda. Bila anda menggunakan kamera hp, maka pertimbangkanlah sandaran kamera smartphone anda dengan baik, apakah telah tersandar pada objek yang kokok atau tidak untuk mengurangi getaran.

7. ALAMI

Ambilah gambar mengenai produk yang akan menolong orang-orang berhubungan dengan barang itu dalam kehidupan nyata. Misalnya, jika anda mengambil gambar tentang jam tangan, maka tunjukanlah foto jam tangan itu pada pergelangan tangan seseorang; atau jika anda menjual perhiasan atau pakaian, maka memiliki setidaknya satu gambar dari produk anda sebagai contoh merupakan cara yang hebat. Karena calon pembeli akan mendapatkan ide tentang bagaimana barang itu akan kelihatan/nampak pada mereka saat digunakan. Hal ini juga dapat menolong dalam menentuk sasaran pemasaran produk anda.

8. TAMPILKAN LEBIH, BUKANNYA KURANG

Sebagian besar situs yang memuat gambar produk-produk untuk dijual, orang-orang menampilkan satu item (barang) dan kemudian menulis di bawahnya “tersedia juga dalam warna biru dan hijau”. Jika anda menawarkan item tertentu dalam pemilihan warna, janganlah hanya memberitahu pelanggan tentang hal tersebut tapi biarkanlah mereka melihat sendiri. Satu set foto yang menunjukkan berbagai macam warna akan membuat produk anda terlihat lebih kaya dan lebih menarik.

9. TOMBOL HAPUS BUKAN TEMAN

“Tombol hapus bukanlah teman” artinya jangan terlalu gampang untuk menghapus gambar anda yang kelihatan jelek saat anda melihatnya kembali dalam kamera. Bersabarlah sedikit dan tunggu sampai foto-foto anda selesai ditransfer ke komputer, karena gambar foto yang anda ambil terlihat sangat berbeda pada layar yang lebih besar. Setelah itu barulah anda menentukan foto-foto yang perlu dihilangkan dan yang tidak.

10. PENGATURAN

Meluangkan waktu yang lebih untuk mempersiapkan pengaturan pencahayaan anda sebelum memulai sesi pemotretan adalah penting. Karena pencahayaan yang pas memberikan efek yang sempurna buat foto produk anda. Ingatlah ukuran dan kebutuhan dari masing-masing produk dan jadikan hal itu sebagai dasar/standar untuk setiap pemotretan anda. Misalnya, jika anda memiliki perhiasan yang banyak untuk difoto, maka pengaturan yang lebih kecil digunakan dan floating technique mungkin merupakan salah satu cara terbaik dan yang tersedia untuk gambar perhiasan anda, misalnya anting-anting, cincin, dll.
Saat melakukan foto produk, adalah penting untuk membuat diagram dalam menunjukkan bagaimana anda telah selesai mengatur segala sesuatu yang anda perlukan. Misalnya, mengukur jarak antara cahaya dan produk foto anda; jarak antara kamera dan produk foto anda; serta penetapan sudut-sudut lampu dan ketinggian lampu yang diarahkan pada produk foto anda. Catatan atau diagram yang baik akan membuat sesi pemotretan menjadi lebih mudah.
Akhirnya, pastikanlah untuk mendapatkan beberapa sudut yang bagus dari setiap produk anda. Tunjukkan pada pelanggan foto produk anda secara rinci dan jelas. Ingat, foto anda harus akurat dalam menggambarkan produk anda.

11. JANGAN TERBURU-BURU

Adalah hal yang wajar untuk melakukan segala hal dengan cepat, tetapi dalam foto produk, kesabaran dapat memberikan efek yang signifikan pada kualitas foto produk anda. Jadi, pastikanlah bahwa anda memiliki peralatan yang tepat saat melakukan pemotretan. Periksa kembali apakah pengaturan yang telah anda lakukan itu benar. Dan gunakanlah beberapa menit untuk memastikan apakah produk anda sudah benar-benar bagus atau masih perlu pemeriksaan lanjutan.
Ingat, cara terbaik untuk menguasai fotografi hanya dengan berlatih. Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Lakukan terus yang terbaik sampai anda puas dengan hasilnya.

12. EDIT (PERIKSA)

Setelah selesai mengambil gambar, mulailah untuk memeriksa setiap gambar yang diperoleh. Pemeriksaan pasca pemotretan memberikan anda kesempatan untuk membersihkan dan meningkatkan kualitas foto anda. Bahkan jika anda membuat kesalahan kecil saat mengambil gambar, perangkat lunak yang tepat dapat membantu anda untuk memberikan hasil akhir yang sempurna dalam foto anda.
Adobe photoshop merupakan salah satu perangkat lunak yang bisa anda gunakan dalam proses pemeriksaan. Adobe photoshop merupakan perangkat yang bagus, tapi tidaklah murah. Jika Anda tidak memiliki akses ke adobe photoshop, maka ada banyak pilihan bebas lainnya yang dapat anda gunakan. Misalnya, pixlr dditor. Pixlr editor adalah perangkat yang kualitasnya hampir sama dengan photoshop dan itu adalah sebuah aplikasi berbasis web gratis. Disamping itu juga, anda dapat menggunakan image editor aviary langsung pada editor wix sehingga membuat foto anda benar-benar bersinar.

KESIMPULAN

Akhirnya kita tahu bahwa foto produk merupakan hal yang sulit untuk dilakukan serta memakan waktu yang banyak. Adalah sangat gampang untuk cepat mengangkat tangan (menyerah) dan berkata dalam hati seperti seseorang yang baru saja kalah dalam pertandingan yang besar seperti final piala dunia. Payah. Ternyata susah. Lebih baik berhenti saja!
Ingatlah bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Sekalipun sulit untuk memulainya, teruslah jalani. Jangan mudah menyerah dan tetaplah berusaha, maka anda akan melihat kualitas fotografi anda meningkat serta foto-foto yang anda hasilkan sesuai dengan keinginana anda. Demikianlah artikel yang bisa kami sediakan. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .