Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Monday, 15 October 2018

TEKNIK FOTO SILUET UNTUK PREWEDDING

azcreative     October 15, 2018    
Teknik foto siluet untuk prewedding
Siluet atau silhouette adalah salah satu teknik yang mudah untuk diterapkan, namun hasilnya akan memukau jika digunakan dengan benar. Teknik ini adalah di mana fotografer memadukan sebuah sumber cahaya ataupun objek yang lebih terang yang berada di background, dengan sebuah subjek yang lebih gelap. Hasilnya, subjek tersebut akan menjadi gelap dan yang terekam oleh kamera hanyalah figur nya saja. Mari kita simak beberapa tips yang dapat anda gunakan untuk memaksimalkan hasil potret siluet anda.
1. Sumber cahaya apapun bisa dimanfaatkan
Seringkali fotografer hanya menggunakan teknik fotografi siluet ini ketika memotret sebuah objek dengan latar matahari yang terik. Namun, nyatanya, semua background yang lebih terang dibanding object tersebut bisa dimanfaatkan. Contoh di bawah ini, saya membuat sebuah siluet dari pasangan ini hanya dari percikan air mancur yang lebih terang dari mereka. Hasilnya pun menjadi menarik, bukan?
Nah, pada saat hunting berikutnya, cobalah untuk mencari sebuah lokasi di mana background nya lebih terang dibanding dengan objek yang anda ingin potret. Anda bahkan bisa membuat sebuah siluet dengan meletakkan model di bawah tempat yang teduh, dan mengambil sudut di mana latarnya masih tersinari oleh matahari. Dengan mengukur pencahayaan pada background, anda pasti bisa menghasilkan sebuah siluet yang bagus.
teknik-foto-siluet-8
2. Perhatikan postur dari objek
Dalam potret siluet, detail dari objek yang dibidik menjadi sangat minim, karena objek tersebut akan sangat under-exposed (gelap sekali). Jadi, sebagai fotografer yang handal, anda harus dengan teliti memerhatikan postur dari objek anda, agar dapat me-representasikan objek tersebut hanya dengan figur mereka. Contohnya, jika memotret sepasang pengantin yang sedang berdansa, pastikan figur dan lekukan dari siluet tersebut dapan menceritakan apa yang anda inginkan.
teknik-foto-siluet
3. Jangan ada elemen lain yang mengganggu
Seperti layaknya potret yang lainnya, pastikan jangan ada elemen lain yang mengganggu objek yang anda bidik. Dalam teknik siluet, memerhatikan background dan objek2 lain yang mungkin bisa mengalihkan perhatian dari objek sangatlah penting. Siluet sepasang ini bisa saja terganggu jika mobil di sebelah kanan tersebut pas ‘terbentur’ dengan kepala si pengantin wanita. Dalam foto berikut ini, saya malah menggunakan bayangan2 lain dari pohon dan bangunan sebagai frame untuk membingkai pasangan ini. Jadinya fokus dari foto ini hanyalah pada siluet pasangan tersebut.
teknik-foto-siluet-2
4. Background exposure yang tepat
Foto di bawah ini saya rekam pada saat pemotretan wedding. Dengan mengukur eksposur atau pencahayaan dari awan dan matahari yang ada di background dengan tepat, maka terciptalah siluet dari pasangan pengantin ini. Mendapatkan eksposur yang tepat dan tidak over sangatlah penting dalam pemotretan siluet, karena semua detail dari background akan dibutuhkan untuk melengkapi suasana dari foto anda. Jika foto ini terlalu over, maka langit2 yang indah itu tidak akan nampak. Sebaliknya jika terlalu gelap, maka langit2 nya akan mengganggu siluet pasangan ini.
teknik-foto-siluet-3
5. Pakai props!
Pada saat pemotretan model ataupun prewedding, props atau property tambahan sering disediakan untuk membantu memperkuat konsep dan cerita dari fotografi kita. Dalam teknik siluet ini pun, jangan lupa untuk menggunakan props yang ada. Tambahan kecil seperti sebuah payung cantik ini dapat menambah estetika dari foto prewedding ini berlipat ganda. Pastikan bentuk dari property itu tidak mengganggu siluet utama, dan jelas di-representasikan  oleh siluet tersebut.
teknik-foto-siluet-4
6. Langit senja akan menghasilkan background sempurna untuk siluet!
Janganlah berhenti untuk memotret pada saat matahari telah terbenam. Sesaat setelah matahari telah hilang dari garis horison, langit akan berubah menjadi gradasi warna yang begitu indah. Manfaatkanlah langit itu dan buatlah siluet pasangan prewedding anda dengan latar warna-warni tersebut. Pastikan eksposur yang tepat, atau sedikit under untuk mendapatkan warna yang vibrant dan kaya dengan saturasi.
teknik-foto-siluet-5
8. Mainkan white balance
2 foto berikut dijepret pada lokasi yang sama, dengan situasi yang persis sama. Matahari tepat berada di belakang pasangan pengantin, dan saya mengukur pencahayaan yang tepat untuk mendapatkan siluet. Dengan menggunakan lensa tele (70-200mm), saya mampu merubah perspektif dan membuat matahari terlihat lebih besar, dan saya sembunyikan di belakang pengantin. Hasilnya adalah siluet yang begitu menarik. Dengan bereksperimen dengan white balance yang berbeda, kita bisa mendapatkan 2 foto siluet yang sangat berbeda dari segi warna dan ‘mood’.
teknik-foto-siluet-6
teknik-foto-siluet-7
Demikian tips2 yang semoga dapat membantu anda menciptakan siluet yang sempurna dan menarik untuk klien prewedding anda berikutnya. Foto siluet pada prewedding selalu sangat disenangi oleh klien, dan selalu menjadi penghias yang manis untuk album mereka. Apakah anda punya tips untuk teknik siluet yang lainnya? Silahkan share di komentar di bawah.

5 CARA JITU DALAM MEMAKSIMALKAN LENSA KIT CANON

azcreative     October 15, 2018    
Anda tidak perlu menggunakan lensa terbaik untuk mengambil gambar yang keren dan luar biasa. Karena lensa bukanlah satu-satunya penentu dalam menghasilkan gambar yang bagus dan keren. Dalam artikel ini, anda akan menemukan cara sederhana dalam menghasilkan gambar yang keren dengan menggunakan lensa standar (lensa kit) 18-55 mm pada kamera anda dan juga reflektor.
Apakah anda tidak bisa mendapatkan hasil yang baik jika hanya menggunakan lensa kit? Tentu saja tidak. Tidak peduli apa yang orang lain katakan atau seberapa inginnya anda untuk mendapatkan lensa kamera yang mahal, ketahuilah bahwa lensa kit dapat memberikan hasil yang baik jika digunakan dengan cara yang tepat dan benar. Jadi, janganlah bingung ketika anda tidak punya uang yang cukup untuk membeli lensa kamera yang bagus saat hendak melakukan pemotretan.

Apakah lensa kit memiliki batasan dalam pemotretan? Ya, tentu saja. Itulah sebabnya, dengan mengetahui hal ini, maka sangatlah penting untuk mengenali kelebihan dan kelemahan dari lensa kit sehingga menolong anda dalam merencanakan pemotretan serta memberikan anda ruang untuk menciptakan situasi yang efektif dalam menghasilkan gambar yang sesuai dengan keinginan anda.
Untuk menghasilkan bokeh atau latar yang blur hanya dengan menggunakan lensa kit, boleh simak video berikut

Sebagai tambahan dalam penggunaan lensa kit 18-55 mm, kami juga menggunakan reflektor. Seperti yang diketahui, reflektor berfungsi untuk memantulkan cahaya yang diperoleh secara langsung dari matahari. Jadi, saat anda mengambil gambar di alam yang terbuka dengan cahaya yang relatif besar, maka menggunakan reflektor dapat menolong anda dalam memanipulasi jumlah cahaya yang diperoleh sehingga menghasilkan foto dengan tampilan cahaya yang lembut dan bagus.
Berikut ini adalah beberapa cara sederhana dalam memaksimalkan lensa standar 18-55 mm (lensa kit) anda.

1. PERHATIKAN JARAK FOKUS ANDA

Model klasik untuk jarak fokus yang ideal saat mengambil gambar biasanya sekitar 85 mm, tapi dengan menggunakan lensa kit, tentunya hal itu tidaklah mungkin untuk dijangkau. Itulah sebabnya, anda perlu mengatur panjang jarak fokus anda pada posisi 55 mm atau lebih dekat dengan 55 agar memudahkan anda dalam mengambil gambar. Namun, pada jarak fokus yang seperti ini, anda tidak akan dapat menggunakan aperture maksimum dari lensa anda. Misalnya, dari f / 3.5 – anda akan berada di f / 5.6 atau dekat dengan itu – sehingga anda perlu menaikan ISO untuk memberikan anda kesempatan menggunakan shutter speed yang cepat saat mengambil gambar tanpa menggunakan tripod.
Ingat, jarak pandang yang sempit dapat menolong anda untuk mengambil gambar dengan latar yang luas. Hal ini memungkinkan anda untuk memberikan ruang yang cukup antara subjek dan latar belakang untuk memastikan bahwa anda dapat menciptakan gambar dengan latar belakang kabur (blur) yang bagus. Memang benar bahwa salah satu faktor penentu dalam menciptakan efek latar belakang kabur (blur) yang bagus adalah dengan memperhatikan jarak antara subjek dan latar belakang. Semakin jauh posisi subjek berada dari latar belakang yang hendak anda ambil, maka semakin bagus peluang untuk menciptkan efek latar belakang kabur (blur) yang bagus.

2. TAMPIL KREATIF

Jika anda tidak bisa menempatkan posisi subjek anda berada jauh dari latar belakang anda atau latar belakang tempat subjek anda berada tidak cocok atau sesuai dengan foto yang hendak anda ambil, maka anda perlu mempertimbangkan hal ini, yaitu mengubah cara pandang anda sendiri. Misalnya, biarkan subjek anda duduk gantinya berdiri ataupun sebaliknya, kemudian ambilah gambar saat subjek anda duduk ataupun sebaliknya dengan posisi anda berdiri ataupun sebaliknya. Potretlah subjek dari posisi atas saat anda berdiri ataupun sebaliknya, anda duduk dan subjek anda berdiri. Jadilah fotografer yang kreatif yang tidak pernah kehabisan ide dalam memotret.

3. PERHATIKAN PENGATURAN ISO

ISO adalah ukuran kepekaan sensor digital terhadap cahaya. Banyak model yang sering bergerak ketika hendak difoto, belum lagi ditambah dengan membuka tutup mata mereka (berkedip-kedip) dan terus-menerus mengubah ekspresi wajah mereka – dan tidak ada foto yang lebih buruk dari pada foto seseorang dengan mata yang sedang berkedip-kedip gantinya tersenyum. Untuk menghindari masalah ini dan untuk mencegah motion blur muncul, maka anda perlu mengatur shutter speed pada posisi yang cepat. Hal ini juga akan membantu untuk memastikan ketajaman dari foto anda serta menghindari gangguan yang dapat terjadi pada kamera anda akibat getaran atau goyangan. Untuk beberapa kasus, dalam jumlah cahaya yang rendah (di dalam ruangan maupun diluar), maka anda perlu untuk meningkatkan ISO anda ke 1,600, 3.200 atau bahkan 6.400, untuk menghindari hasil yang kurang bagus. Namun, jika cahaya yang tersedia di tempat pemotretan cukup, maka anda bisa mengatur ISO anda pada posisi yang lebih rendah seperti 400 atau 800.

4. PERHATIKAN SHUTTER SPEED

Saat mengatur shutter speed, panjang jarak pandang anda akan bermasalah jika mengalami getaran atau goyangan saat melakukan pemotretan. Hal ini akan memberikan dampak yang kurang bagus pada foto anda. Untuk mengatasi hal ini, pastikan shutter speed anda lebih tinggi dari jarak pandang anda. Misalnya, jika jarak pandang untuk foto anda adalah 200 mm maka aturlah shutter speed pada posisi 1/250 detik atau lebih cepat. Hal ini juga berarti anda dapat mengambil gambar dengan mengatur shutter speed pada posisi yang lambat ketika hendak mengambil gambar dengan area yang lebih luas seperti 1/20 sec dengan panjangnya jarak pemotretan adalah 18 mm.

5. FOKUS

Fokus memainkan peranan penting dalam fotografi. Saat berhubungan dengan subjek, bagaimanapun juga, anda harus tahu kemana anda harus mengarahkan kemera anda, apalagi saat anda ingin mengambil gambar secara close up dengan jarak pandang yang terbilang kecil. Saat menyusun pemotretan anda, ingatlah prinsip dasar aturan pertiga dengan memilih posisi yang tepat untuk menempatkan model anda, apakah itu di bagian tengah atau samping. Semuanya itu adalah pilihan anda. Jadi pilihlah dengan bijak.
Saat anda hendak mengambil gambar, tetapkan mode fokus anda. Auto fokos bisa sangat membantu dalam setiap pemotretan, tapi untuk foto close up adalah lebih baik jika menggantinya dengan mode manual. Ingatlah, lebih dekat lensa foto anda dengan subjek, maka fokus kamera anda tidak akan keluar dari batas foto yang hendak anda ambil. Agar anda dapat memotret subjek dengan akurat (tepat), maka gantilah auto fokus anda dengan mode satu titik (single point). Intinya, janganlah fokus pada keseluruhan area dimana subjek anda berada, tetapi cobalah untuk fokus pada subjeknya sendiri. Sebagai contoh, gantinya memberikan fokus pada keseluruhan sepeda yang digunakan oleh seorang anak, fokuskan pada berapa kali mata anak tersebut melihat pada sepeda itu. Tapi diatas semuanya itu, pastikanlah bahwa jarak antara anda dan subjek anda tak berubah sejak awal.

KESIMPULAN

Lensa kit dapat menjadi lensa cadangan saat anda melakukan pemotretan. Karena anda tidak tahu kapan lensa utama anda rusak. Jika anda tidak membawa lensa cadangan (dalam hal ini lensa kit), maka anda akan bingung saat menyadari bahwa lensa utama yang anda gunakan rusak. Bawalah lensa kit anda kemanapun anda pergi. Cobalah untuk mengambil gambar dengan lensa kit anda. Lensa kit, jika digunakan dengan cara yang benar dapat menghasilkan foto yang bagus.
Jangan menyerah ketika anda harus memulai karir fotografi anda dengan menggunakan lensa kit. Belajarlah dan lakukan percobaan yang banyak. Karena anda tidak pernah tahu hasil yang dapat anda peroleh dengan menggunakan lensa kit jika anda tidak berusaha untuk mencobanya.
Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

12 TEKNIK SUPER UNTUK MENGHASILKAN FOTO PRODUK YANG KEREN

azcreative     October 15, 2018    
12 Teknik Super Untuk Menghasilkan Foto Produk Yang Keren
Fotografi produk sebenarnya bukan hanya berbicara mengenai ‘keindahan/kecantikan’ suatu produk/barang tapi juga sebagai promosi dan penjualan. Karena dengan menampilkan foto produk anda yang berkualitas tinggi di setiap situs ternama (seperti amazon) ataupun juga melalui sebuah pameran yang dapat dilihat oleh banyak orang, maka hal tersebut akan membantu anda dalam menghasilkan keuntungan yang besar.
Dalam bidang fotografi, melakukan product photos shot bisa saja sangat sulit atau bahkan mengintimidasi, karena untuk menghasilkan foto produk yang bagus, harganya mahal. Itulah sebabnya, ada puluhan/ratusan alat pemotretan yang tersedia untuk membantu dalam menyelesaikan pekerjaan anda. Sebagai pemilik usaha yang hanya bergantung pada perusahaan lain dan perusahaan kecil yang hanya mendapatkan penghasilan dari usahanya sehari-hari, maka sudah pasti bahwa tidak selamanya uang akan selalu ada.
Nah, kalau begitu, haruskan menyerah dengan kondisi keuangan yang minim untuk memperoleh foto produk yang bagus? Tentu saja tidak, karena anda dapat menggunakan cara ini yaitu pendekatan DIY (do it yourself) untuk menciptakan foto produkmu sendiri yang bagus dan keren. Melakukan cara ini tidaklah sukar seperti yang anda pikirkan yang penting bertindaklah terlebih dahulu jangan hanya dipikirkan terus-menerus.
Tanpa harus panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah 12 teknik foto produk yang super untuk menghasilkan foto produk yang menarik dan menakjubkan yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda.

1.  KAMERA

Memiliki kamera yang mahal memang bagus karena dilengkapi dengan peralatan yang berkualitas tinggi, tapi hal tersebut bukanlah satu-satunya penentu dalam menghasilkan gambar yang bagus. Jika anda tidak sanggup membeli kamera yang mahal, maka mulailah dengan kamera yang sanggup anda miliki dan lihatlah hasilnya. Ingatlah bahwa foto yang bagus tercipta dari serangkaian pilihan dengan menggabungkan pencahayaan, gaya, serta pengolahan pasca pemotretan.
Sekarang ini, pengguna kamera DSLR (digital single lens reflex) semakin bertambah setiap tahunnya. Jadi jika anda berencana untuk melakukan pemotretan dalam jumlah yang banyak, maka sangat disarankan untuk berinvestasi dalam kamera digital yang baik. Pilihan anda tentang kamera yang hendak digunakan dapat memberikan efek yang signifikan terhadap hasil akhir dari foto produk anda. Karena itu, hati-hatilah dalam menentukan kamera apa yang hendak anda beli. Jika hal itu (membeli kamera yang berkualitas bagus) tidak ada dalam daftar anggaran belanja anda sekarang, maka gunakanlah iphone. Aplikasi gratis seperti VSCO Cam akan membantu anda mendapatkan beberapa gambar yang bagus dari kamera smartphone anda. Gambar yang bagus khususnya akan muncul/terlihat dalam situs seperti Instagram, Facebook, Pinterest, dan lain sebagainya.
Jika Anda menggunakan kamera DSLR, maka berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika anda menarik gear anda secara bersamaan: (1) Jangan menggunakan lensa sudut yang lebar karena akan membuat produk anda berada dalam posisi terbalik. (2) Gunakan aperture yang tepat untuk menghasilkan foto yang bagus. Aperture yang lebar seperti pada posisi f2.8 atau f4.5 akan mempersempit luas pandangan anda dalam mengambil gambar sehingga meninggalkan beberapa bagian produk. Tapi aperture yang kecil seperti pada posisi f8 atau f11 akan memberikan pandangan yang lebih luas bagi anda dalam mengambil gambar serta menjaga seluruh area pemotretan anda untuk tetap berada dalam titik fokus. (3) Gunakan white balance (komposisi warna) yang benar. Saat hendak mengambil gambar, pastikan bahwa warna yang ditampilkan dalam bola lampu anda sesuai dengan foto produk anda.

2. LATAR DAN PENCAHAYAAN



Saat mengatur lokasi pemotretan anda, mulailah dengan mencari tahu jenis latar belakang dan pencahayaan seperti apa yang anda butuhkan untuk foto produk anda. Misalnya, cara menyiapkan lampu buat sebotol anggur benar-benar berbeda dari cara mengatur lampu untuk sebuah telepon genggam.
Terkadang latar belakang putih atau hitam tidak memberikan tampilan terbaik untuk foto produk anda, terutama untuk produk-produk yang perlu ditampilkan dalam kehidupan seseorang. Misalnya, tas bisa dengan mudah difoto dengan latar belakang putih bersih, tetapi anda mungkin juga ingin untuk menunjukkan seorang wanita yang mengenakan tas untuk memberikan konteks yang tepat; Mengambil foto seperti kacamata baik didalam dan diluar hemparan sinar matahari; Mengambil gambar jam tangan baik itu dikenakan atau tidak. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk tertarik pada foto produk yang kita promosi/jual serta dapat meningkatkan kepercayaan mereka (pelanggan) untuk membeli barang yang belum pernah mereka lihat secara langsung.

3. TRIPOD

Lebar/luas tempat pemotretan memberikan petunjuk untuk memperoleh fokus pemotretan yang lebih tajam dan bagus serta memperbesar atau menghentikan fokus kamera yang sedang aktif. Jika pencahayaan yang anda peroleh pada lokasi pemotretan kurang, maka anda perlu melakukan tindakan pencegahan yaitu dengan membuat shutter speed menjadi pelan agar memberikan ruang yang cukup untuk pencahayaan. Tapi, saat shutter speed berada pada posisi lambat, maka anda tidak dapat memegangnya dengan tangan karena hasilnya akan tidak bagus. Itulah sebabnya tripod merupakah pilihan terbaik yang bisa digunakan untuk menolong anda dalam melakukan pemotretan.

4. CAHAYA ALAMI

Cahaya alami yang diperoleh secara langsung dari sinar matahari memberikan efek yang baik untuk semua jenis foto jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Pada umumnya, mengambil foto di sore hari akan memberikan hasil terbaik, karena mengambil gambar bukan hanya mengenai jumlah cahaya yang diperoleh tapi juga keseragaman dalam menyalurkan cahaya tersebut.  Dalam pengertiannya, cahaya dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu: Hard shadow dan Soft shadow. (1) Hard shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran subjek. Sebaliknya, (2) Soft shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih besar dari subjek. Jadi jika anda bertujuan untuk menggunakan Soft shadow maka pergilah keluar ruangan. Pilihan anda menentukan kualitas foto produk anda. Karena itu hati-hatilah dalam memilih cahaya yang hendak anda gunakan.

5. SUDUT FOTO

Saat anda mengambil gambar, cobalah gunakan sudut yang berbeda-beda satu sama lain. Bermain-mainlah dengan setiap sudut yang ada pada tempat pemotretan anda sambil memperhatikan hal-hal unik yang ada disekitar anda, karena anda tidak pernah tahu sudut seperti apa yang akan nampak pada pandangan anda yang memberikan tampilan foto anda menarik untuk dilihat. Jangan lupa untuk menampilkan ukuran produk anda secara akurat dengan bentuk dan kualitas foto yang jelas untuk memastikan penjualan laris dan pelanggan puas.

6. TENANG

Saat anda mengambil gambar, cobalah untuk relax (tenang) dan jangan tegang (gugup) karena getaran/goyangan sedikit saja dapat memberikan efek yang kurang bagus untuk foto anda. Selain itu, semakin dekat posisi anda dengan subjek anda, maka gambar yang anda ambil semakin blur. Itulah sebabnya, gunakanlah tripod untuk membantu menjaga kestabilan kamera anda. Sebagai tambahan, anda dapat menggunakan built-in timer yang ada pada kamera anda untuk mengurangi guncangan yang dapat terjadi pada kamera anda serta memaksimalkan keakuratan gambar anda. Bila anda menggunakan kamera hp, maka pertimbangkanlah sandaran kamera smartphone anda dengan baik, apakah telah tersandar pada objek yang kokok atau tidak untuk mengurangi getaran.

7. ALAMI

Ambilah gambar mengenai produk yang akan menolong orang-orang berhubungan dengan barang itu dalam kehidupan nyata. Misalnya, jika anda mengambil gambar tentang jam tangan, maka tunjukanlah foto jam tangan itu pada pergelangan tangan seseorang; atau jika anda menjual perhiasan atau pakaian, maka memiliki setidaknya satu gambar dari produk anda sebagai contoh merupakan cara yang hebat. Karena calon pembeli akan mendapatkan ide tentang bagaimana barang itu akan kelihatan/nampak pada mereka saat digunakan. Hal ini juga dapat menolong dalam menentuk sasaran pemasaran produk anda.

8. TAMPILKAN LEBIH, BUKANNYA KURANG

Sebagian besar situs yang memuat gambar produk-produk untuk dijual, orang-orang menampilkan satu item (barang) dan kemudian menulis di bawahnya “tersedia juga dalam warna biru dan hijau”. Jika anda menawarkan item tertentu dalam pemilihan warna, janganlah hanya memberitahu pelanggan tentang hal tersebut tapi biarkanlah mereka melihat sendiri. Satu set foto yang menunjukkan berbagai macam warna akan membuat produk anda terlihat lebih kaya dan lebih menarik.

9. TOMBOL HAPUS BUKAN TEMAN

“Tombol hapus bukanlah teman” artinya jangan terlalu gampang untuk menghapus gambar anda yang kelihatan jelek saat anda melihatnya kembali dalam kamera. Bersabarlah sedikit dan tunggu sampai foto-foto anda selesai ditransfer ke komputer, karena gambar foto yang anda ambil terlihat sangat berbeda pada layar yang lebih besar. Setelah itu barulah anda menentukan foto-foto yang perlu dihilangkan dan yang tidak.

10. PENGATURAN

Meluangkan waktu yang lebih untuk mempersiapkan pengaturan pencahayaan anda sebelum memulai sesi pemotretan adalah penting. Karena pencahayaan yang pas memberikan efek yang sempurna buat foto produk anda. Ingatlah ukuran dan kebutuhan dari masing-masing produk dan jadikan hal itu sebagai dasar/standar untuk setiap pemotretan anda. Misalnya, jika anda memiliki perhiasan yang banyak untuk difoto, maka pengaturan yang lebih kecil digunakan dan floating technique mungkin merupakan salah satu cara terbaik dan yang tersedia untuk gambar perhiasan anda, misalnya anting-anting, cincin, dll.
Saat melakukan foto produk, adalah penting untuk membuat diagram dalam menunjukkan bagaimana anda telah selesai mengatur segala sesuatu yang anda perlukan. Misalnya, mengukur jarak antara cahaya dan produk foto anda; jarak antara kamera dan produk foto anda; serta penetapan sudut-sudut lampu dan ketinggian lampu yang diarahkan pada produk foto anda. Catatan atau diagram yang baik akan membuat sesi pemotretan menjadi lebih mudah.
Akhirnya, pastikanlah untuk mendapatkan beberapa sudut yang bagus dari setiap produk anda. Tunjukkan pada pelanggan foto produk anda secara rinci dan jelas. Ingat, foto anda harus akurat dalam menggambarkan produk anda.

11. JANGAN TERBURU-BURU

Adalah hal yang wajar untuk melakukan segala hal dengan cepat, tetapi dalam foto produk, kesabaran dapat memberikan efek yang signifikan pada kualitas foto produk anda. Jadi, pastikanlah bahwa anda memiliki peralatan yang tepat saat melakukan pemotretan. Periksa kembali apakah pengaturan yang telah anda lakukan itu benar. Dan gunakanlah beberapa menit untuk memastikan apakah produk anda sudah benar-benar bagus atau masih perlu pemeriksaan lanjutan.
Ingat, cara terbaik untuk menguasai fotografi hanya dengan berlatih. Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Lakukan terus yang terbaik sampai anda puas dengan hasilnya.

12. EDIT (PERIKSA)

Setelah selesai mengambil gambar, mulailah untuk memeriksa setiap gambar yang diperoleh. Pemeriksaan pasca pemotretan memberikan anda kesempatan untuk membersihkan dan meningkatkan kualitas foto anda. Bahkan jika anda membuat kesalahan kecil saat mengambil gambar, perangkat lunak yang tepat dapat membantu anda untuk memberikan hasil akhir yang sempurna dalam foto anda.
Adobe photoshop merupakan salah satu perangkat lunak yang bisa anda gunakan dalam proses pemeriksaan. Adobe photoshop merupakan perangkat yang bagus, tapi tidaklah murah. Jika Anda tidak memiliki akses ke adobe photoshop, maka ada banyak pilihan bebas lainnya yang dapat anda gunakan. Misalnya, pixlr dditor. Pixlr editor adalah perangkat yang kualitasnya hampir sama dengan photoshop dan itu adalah sebuah aplikasi berbasis web gratis. Disamping itu juga, anda dapat menggunakan image editor aviary langsung pada editor wix sehingga membuat foto anda benar-benar bersinar.

KESIMPULAN

Akhirnya kita tahu bahwa foto produk merupakan hal yang sulit untuk dilakukan serta memakan waktu yang banyak. Adalah sangat gampang untuk cepat mengangkat tangan (menyerah) dan berkata dalam hati seperti seseorang yang baru saja kalah dalam pertandingan yang besar seperti final piala dunia. Payah. Ternyata susah. Lebih baik berhenti saja!
Ingatlah bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Sekalipun sulit untuk memulainya, teruslah jalani. Jangan mudah menyerah dan tetaplah berusaha, maka anda akan melihat kualitas fotografi anda meningkat serta foto-foto yang anda hasilkan sesuai dengan keinginana anda. Demikianlah artikel yang bisa kami sediakan. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

11 TEKNIK JITU UNTUK MENGHASILKAN FOTOGRAFI ARSITEKTUR YANG KEREN DAN MENAKJUBKAN

azcreative     October 15, 2018    
11 Teknik Jitu Untuk Menghasilkan Fotografi Arsitektur Yang Keren Dan Menakjubkan
Fotografi arsitektur, entah itu klasik maupun modern, sama-sama bermanfaat serta menantang bagi semua fotografer termasuk Tobias Gawrish dari Jerman. Karena kegemarannya tersebut, Gawrish sering menghabiskan waktu yang lebih untuk berburu objek-objek arsitektur untuk diabadikan dalam foto. Dimatanya, arsitektur merupakan objek yang mengagumkan. Arsitektur merupakan hobi dari Gawrish.
Pada dasarnya, mencari tahu cara untuk mendapatkan gambar utama (ultimate shot) pada pemotretan khususnya arsitektur bukanlah merupakan hal yang mudah untuk dilakukan sekalipun anda telah mencobanya berkali-kali. Fotografi arsitektur merupakan jenis fotografi yang menggunakan objek seperti bangunan serta sejenisnya yang menawarkan keindahan serta daya tarik yang luar biasa yang memberikan gambaran secara akurat mengenai objek tersebut.
Mencari objek bangunan yang bagus bisa anda lakukan dengan traveling, bertanya, maupun browsing lewat internet. Disamping itu, sebagian lewat foto-foto yang dilihat saat pameran. Namun, sekali lagi, arsitektur merupakan hal yang orang bilang “gampang-gampang susah”. Butuh ketekunan dan kesabaran dalam mencapai hasil yang maksimal.
Ada banyak faktor yang berperan dalam memperoleh gambar utama (ultimate shot), ada yang bisa dikontrol, tapi ada juga yang tidak bisa. Sekalipun tips dan teknik dibawah ini terlihat masuk akal untuk dilakukan, tapi bukanlah hal-hal seperti dibawah ini yang anda pikirkan setiap kali anda secara spontan mengambil gambar bangunan serta sejenisnya yang menarik perhatian anda. Jadi, tanpa panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah 11 teknik jitu yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda untuk menghasilkan fotografi arsitektur yang keren dan menakjubkan.

1. PASTIKAN KESIAPAN KAMERA DAN LOKASI ANDA

Jika anda benar-benar mendambakan/menginginkan foto terbaik, maka anda harus mempertimbangkan untuk selalu membawa kamera kemanapun anda pergi, karena anda tidak pernah tahu kapan inspirasi itu akan muncul. Tapi, jika lokasi yang hendak anda jadikan subjek pemotretan sudah dipilih sebelumnya, maka pastikan anda siap untuk lokasi tersebut. Misalnya, bangunan yang anda tentukan sebagai subjek adalah tempat bisnis, maka periksalah/cari tahu jam-jam berapa saja tempat itu dibuka.
Disamping itu juga, anda harus memeriksa segala sesuatu pada subjek pemotretan anda bersama dengan pemiliknya, atau juga mencari tahu keadaan sekitar tempat anda, apakah memerlukan izin untuk mengambil foto atau tidak. Kelalaian karena bersikap acuh tak acuh atau tidak mau tahu bisa membuat anda berada dalam masalah serta menghambat anda memperoleh kesempatan untuk mendapatkan foto impian anda.
Dan yang terakhir adalah lihatlah laporan prakiraan cuaca untuk lokasi anda. Terlepas dari pada jenis gambar yang anda inginkan – cuaca bisa merusak hari anda. Karena itu berpikirlah bijak dan kreatif.

2. GUNAKANLAH PERALATAN FOTOGRAFI YANG TEPAT

Adalah hal yang sangat penting untuk memiliki peralatan fotografi yang tepat untuk pekerjaan yang anda lakukan. Jika hal itu berhubungan dengan fotografi arsitektur, dengan tampilan yang lebar (wide angle), maka lensa dengan sudut ultra yang lebar merupakan pilihan terbaik.
Jenis lensa pilihan anda memungkinkan anda untuk mendapatkan komposisi yang dramatis serta memberikan anda kemampuan untuk menyesuaikan seluruh kerangka bangunan yang merupakan subjek anda menjadi satu sasaran. Namun, tidak semua bangunan akan masuk ke-setiap sasaran anda. Di sinilah kamera dengan format panorama/keindahan alam dapat bermanfaat. Sementara beberapa kamera menawarkan in-shot-stitching tentang keindahan alam, maka pertimbangkanlah penggunaan Hugin atau PTGui, yang merupakan dua jenis perangkat lunak yang memungkinkan anda untuk menggabunggkan (menjahit) gambar panorama/keindahan alam menjadi satu setelah pengambilan gambar. Hal ini juga bermanfaat jika anda memotret dengan menggunakan kamera Digital Single-Lens Reflex (DSLR).

3. GUNAKAN WAKTU SEBAIK MUNGKIN

Salah satu faktor penentu untuk menghasilkan foto arsitektur yang menakjubkan adalah waktu. Pastikan bahwa anda memiliki waktu yang cukup saat hendak memotret, misalkan sehari. Hal ini tidak hanya memberikan anda waktu yang cukup untuk mendapatkan gambar yang anda inginkan, tetapi memungkinkan anda juga untuk memperoleh kesempatan menjelajahi bangunan-bangunan yang bakal menjadi objek foto anda. Dengan waktu yang cukup, anda bisa berjalan-jalan serta melihat semua sisi bangunan untuk menemukan daerah-daerah mana yang memberikan latar yang bagus serta unik untuk foto anda. Jadi siapkanlah waktu yang lebih jika anda ingin menghasilkan foto arsitektur yang menakjubkan dan bagus.

4. AMBILAH GAMBAR PADA KONDISI CUACA YANG BERBEDA-BEDA

Memperhatikan laporan/prakiran mengenai cuaca adalah cara yang bagus untuk memastikan gambar yang sempurna. Ini bukanlah berarti bahwa anda hanya bisa melakukan pemotretan pada saat matahari bersinar. Bahkan, anda mungkin akan terkejut ketika menemukan bahwa foto-foto terbaik diambil saat badai menggulung diatas kepala anda serta langit yang sedang mendung. Awan yang berputar-putar, hujan gerimis yang sedang turun, dan kemungkinan pelangi, benar-benar dapat meningkatkan suasana serta kualitas foto anda.

5. PERHATIKAN CAHAYA YANG ADA

Anda mungkin akan terkejut saat melihat bahwa betapa bedanya suatu bangunan dan sekitarnya pada saat matahari terbenam di malam hari atau menghilang di balik awan dengan saat matahari bersinar cerah pada waktu siang. Untuk melihat perbedaanya, maka ambilah beberapa gambar pada siang hari dengan berbagai sudut (angle) bangunan untuk melihat bagaimana mereka terlihat. Kemudian, kembalilah pada malam hari dan lihatlah apa yang berubah tentang bangunan dan lingkungan disekitarnya. Anda akan melihat dan menemukan bahwa ketika matahari terbenam, bayangan yang berbeda muncul dan bangunan akan terlihat dengan tampilan warna yang berbeda.
Jadi secara keseluruhan, gambar bangunan pada siang hari akan nampak berbeda dengan malam hari karena adanya faktor cahaya.

6. AMBIL GAMBAR DARI SETIAP SUDUT YANG BERBEDA

Sama seperti cahaya dapat memberikan efek pada cara bangunan terlihat sehingga memberikan anda posisi yang tepat saat mengambil gambar, demikian pula halnya dengan sudut (angle) yang berbeda-beda. Masing-masing angle memiliki ketertarikan yang berbeda-beda. Karena itu, cobalah untuk mengambil gambar disetiap angle yang terlihat untuk menghasilkan karya yang bervariasi gantinya sama. Lebih dari pada itu, waktu memainkan peranan yang sangat penting dalam memastikan sudut (angle) yang tepat untuk foto anda. Karena dengan adanya waktu yang cukup, anda memiliki kesempatan untuk berjalan-jalan disekitar bangunan/gedung lokasi anda sambil mengambil beberapa gambar untuk memastikan sudut (angle) yang anda inginkan.

7. SELALU PERHATIKAN KOMPOSISI ANDA

Menempatkan beberapa pemikiran ke dalam komposisi fotografi anda merupakan hal yang sangat penting apalagi jika hal itu berhubungan dengan fotografi arsitektur. Carilah selalu sudut yang menarik dan unik dengan perspektif yang berbeda-beda bila memungkinkan. Pikirkan tentang prinsip rules of third, dan bagaimana anda melakukannya. Misalnya, daripada mengambil foto dari bawah, mengapa tidak naik ke atas. Jika anda memegang kamera anda (hand-held), maka aturlah ISO anda pada posisi 400 dan tempatkan kamera anda pada posisi yang aman. Tampilah kreatif dengan ide serta pemikiran yang unik dan jelas untuk menghasilkan gambar yang bagus dan indah.

8. GUNAKANLAH PERANGKAT LUNAK FOTOGRAFI YANG TEPAT

Setelah anda selesai mengambil gambar, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan dalam meningkatkan kualitas foto anda agar terlihat bagus dan menarik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan program perangkat lunak (software) fotografi yang tepat. Misalnya, Perfect photo suite, Dxo, dan Adope Photoshop. Jika anda tidak terbiasa untuk menggunakan perfect photo suite, Dxo, dan adope photoshop, maka anda juga bisa mencoba perangkat lunak yang lebih muda untuk digunakan yaitu apple aperture atau adobe lightroom. Itulah sebabnya, gunakanlah perangkat lunak yang tepat untuk menghasilkan foto yang menarik dan menakjubkan yang sesuai dengan keinginan anda.

9. WARNA ATAU HITAM PUTIH

Hal lain lagi yang perlu untuk diperhatikan dalam mengambil gambar tentang arsitektur (bangunan) adalah menentukan gambar foto anda, apakah berwarna atau hitam putih. Meskipun keputusan ini (menentukan warna atau hitam putih) murni dari fotografer itu sendiri, tapi ada beberapa poin yang harus dipertimbangkan. (1) Dalam fotografi arsitektur, saat anda mengambil gambar mengenai bangunan, maka warna bangunan itu merupakan fitur atau tampilan yang paling penting yang ingin anda soroti. Oleh karena itu, mengambil gambar yang berwarna mungkin menjadi pilihan terbaik. Namun sebaliknya, (2) jika anda hanya ingin untuk menyoroti jalur struktural bangunannya saja, maka lebih baik mengambil gambar dengan tampilan hitam/putih saja.

10. PEMERIKSAAN KEMBALI PASCA PEMOTRETAN

Pemeriksaan kembali hasil foto setelah selesai pemotretan merupakan hal yang menarik dalam menghasilkan foto yang keren dan bagus. Pemeriksaan ini meliputi: warna, ketajaman gambar, dan contrast. Anda dapat menggunakan perangkat yang cocok dalam melakukan pemeriksaan terhadap foto-foto anda. Misalnya, Dxo dan Adobe Photoshop. Penggunaan perangkat yang tepat dapat memberikan hasil akhir yang bagus terhadap kualitas foto anda.

11. CARILAH LOKASI YANG UNIK

Pemilihan lokasi pemotretan yang tepat memberikan anda kesempatan untuk memperoleh gambar yang bagus. Ada begitu banyak bangunan yang terkenal disekitar kita tepatnya ditempat dimana kita berada yang hampir semua bangunan tersebut telah dijadikan subjek foto berulang-ulang kali sekalipun dengan tampilan cahaya yang berbeda-beda serta kondisi cuaca yang tidak sama. Namun, hal inilah (pemilihan lokasi foto) yang menyebabkan kenapa tempat-tempat tersebut terkenal/dikenal oleh banyak orang. Namun, terlepas dari semuanya itu, carilah lokasi yang belum pernah ada (difoto oleh banyak orang), dan hasilkanlah foto yang bagus mengenai lokasi tersebut sehingga membuat orang-orang nantinya tergila-gila untuk pergi melihat lokasi yang anda hasilkan itu.

KESIMPULAN

Fotografi arsitektur atau fotografi yang menggunakan objek foto seperti bangunan dan sejenisnya merupakan suatu hal yang menarik dalam menghasilkan gambar-gambar yang bagus tanpa batasan yang berarti misalnya bangunan yang sudah lama/tua. Fotografi arsitektur yang sempurna dapat kita peroleh hanya dengan pelatihan dan pembelajaran yang terus-menerus. Ingat, segala sesuatu memerlukan proses, demikian juga halnya dengan fotografi arsitektur.
Memang pada awalnya atau saat anda baru akan memulai hal ini, segala sesuatu mungkin kelihatannya tidak berjalan sesuai dengan keinginan anda. Tapi, janganlah menyerah. Teruslah berusaha dan jadilah kreatif, karena hasil akhir tidak akan menghianati usaha dan kerja keras yang telah anda lakukan. Ingat, untuk mencapai hasil yang maksimal dibutuhkan kesabaran dan ketekunan. Jangan mudah menyerah dengan keadaan yah guys.
Sekian artikel yang bisa kami bagikan buat anda semua pecinta fotografi. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .