Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Friday, 2 February 2018

5 Manfaat Menggunakan Lens Cap yang Harus Diketahui Fotografer Pemula

azcreative     February 02, 2018    


Manfaat Menggunakan Lens Cap – Sebagai seorang fotografer di zaman now, tentu tak salah untuk sekedar mengetahui manfaat menggunakan Lens Cap. Sebelumnya, perlu untuk kawan ketahui dulu bahwa Lens Cap sendiri merupakan penutup lensa kamera. Di mana, keberadaan Lens Cap tersebut memang digunakan untuk melindungi lensa dari benturan atau goresan. Karena perannya yang cukup penting tersebut, tentu pengetahuan tentang bagaimana menggunakan dan apa saja manfaat menggunakan Lens Cap menjadi hal yang sangat perlu untuk kawan pahami dan kenali.
Manfaat Menggunakan Lens Cap
Secara lebih detail, sebenarnya manfaat menggunakan Lens Cap ini juga tak lepas dari komponen dari Lens Cap itu sendiri. Dimana, ada penutup lensa bagian depan dan penutup lensa bagian belakang. Untuk bagian depan, tentunya lens cap ini tidak menempel langsung pada kamera. Ada tiga jenis dasar dari lens cap depan ini yaitu snap-on lens cap, push-on lens cap, dan proprietary cap. Sedangkan untuk bagian belakang, llens cap ini tidak etrpasang di bodi kamera. Jadi merupakan cap yang dipasang untuk lensa SLR. Nah, berikut di bawah ini ada beberapa manfaat menggunakan Lens Cap yang perlu kawan ketahui. Yuk kita simak bersama.
Lens Cap Canon

Manfaat Menggunakan Lens Cap

  1. Melindungi dari Goresan
Tentu, salah satu manfaat menggunakan Lens Cap yang pertama yaitu untuk melindungi lensa dari goresan. Dengan mempertimbangkan harga lensa yang memang dibanderol dengan harga yang sangat mahal, maka diperlukan perlindungan yang tepat. Apalagi kacanya bisa mudah tergores benda apapun. Maka dari itu, menggunakan Lens Cap pun menjadi salah satu hal yang patut diprioritaskan.
  1. Melindungi dari Benturan
Manfaat menggunakan Lens Cap yang berikutnya yaitu sebagai alat untuk melindungi dari benturan. Pasalnya, pada umumnya Kamera biasanya dibawa kemana-mana sehingga selalu mudah terbentur dan tertarik. Oleh sebab itu maka harus diberikan perlindungan menggunakan lens cap tersebut.
  1. Mencegah dari Debu
Selain itu, manfaat menggunakan Lens Cap sendiri terletak pada pencegahan lensa dari debu. Tak bisa dipungkiri bahwa debu merupakan satu faktor yang tak bisa dihindari. Adanya perlindungan terhadap lensa merupakan tindakan pencegahan dari efek dari tumpukan debu dan kotoran juga tentunya dapat merusak fungsi lensa kamera sehingga lensa kamera sudah sepatutnya selalu dilindungi.
  1. Melindungi dari Cairan
Di samping itu, manfaat menggunakan Lens Cap sendiri tak lepas dari kondisi lingkungan yang mungkin tak sesuai. Pasalnya, tak jarang kita juga diharuskan untuk memotret di tempat yang tidak kering seperti ketika saat hujan dan sebagainya. Tak dapat dipungkiri, air dan cairan lain dapat memercik ke lensa dan menyebabkan goresan atau kerusakan, sehingga perlindungan terhadap lensa kamera sangat dibutuhkan.
  1. Mencegah Tapak Jari
Manfaat menggunakan Lens Cap sendiri juga bisa digunakan untuk mencegah lensa dari jari kita. Mengingat secara tak sadar, kita menyentuh bagian lensa sehingga akan meninggalkan jejak jari kita. Dengan begitu maka proteksi ekstra terhadap lensa kamera ini memang menjadi hal yang tak bisa dipandang remeh.
Manfaat Lens Cap
Nah, dari berbagai manfaat menggunakan Lens Cap di atas, tentunya tak lepas dari beberapa dampak yang sangat mungkin ditimbulkan. Salah satunya yaitu kelima efek yang bisa saja merusak kualitas lensa itu sendiri. Dengan demikian maka sangat dianjurkan sebagai seorang fotografer untuk merawat lensanya dengan melindungi lensa dari goresan atau faktor-faktor lain yang mungkin bisa merusak lensa. Itulah tadi beberapa manfaat menggunakan Lens Cap. Semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat buat kawan-kawan semua.

4 Penyebab Foto Buram yang Sering Tidak Disadari

azcreative     February 02, 2018    


Penyebab Foto Buram – Jika sobat sebagai seorang fotografer, tentu wajib tahu beberapa penyebab foto buram. Pada umumnya, tentu hal ini sangat mengganggu hasil foto yang kita bidik. Sehingga, kesan seni dan pesan yang tergambar atau terlukiskan pada foto pun menjadi hilang. Tentu saja, ada beberapa hal yang membuat foto buram yang patut untuk kawan ketahui dan kenali. Mengingat di antara penyebab tersebut justru terkadang muncul dari beberapa faktor tanpa kita sadari. Lantas, kira-kira apa saja sih penyebab foto buram itu? Tenang, DIYKamera akan membahasnya secara lebih detail.
Penyebab Foto Buram
Tentu, setiap fotografer pernah mengalami hasil foto yang buram dan parahnya tak banyak yang tahu penyebab foto buram. Padahal jika kita tahu penyebabnya, tentu masalah tersebut bisa kita atasi dan dicegah. Dengan kata lain, hasil foto yang buram juga tak hanya dipengaruhi oleh seberapa baik sobat mengambil gambar. Yang jelas bahwa ada beberapa faktor yang mungkin dianggap sepele dan menjadi penyebab dari foto yang menjadi buram. Sehingga, tak heran jika untuk mengatasi masalah tersebut, ada baiknya kita kenali dan pahami beberapa penyebabnya. Nah, berikut di bawah ini beberapa penyebab foto buram yang harus kawan-kawan ketahui.
Penyebab Foto Blur

Penyebab Foto Buram

Berikut ini akan dijelaskan beberapa faktor dari penyebab foto buram. Antara lain sebagai berikut :
  1. Fokus Kamera yang Kurang Pas
Penyebab foto buram yang pertama yaitu salah fokus pada titik foto yang akan kita bidik sehingga obyek yang kita akan ambil fotonya menjadi tak jelas. Memang, saat ini pada setiap kamera bahkan smartphone sekalipun sudah ada autofocus untuk membidik titik fokus. Namun, tak jarang juga ada bagian dari foto yang jernih, tapi bagian lain (termasuk objek utama) malah buram. Tentu saja, untuk mengatasi hal ini, kawan-kawan harus bisa menitikberatkan titik fokus dengan tepat pada obyek gambar yang akan dibidik.
  1. Obyek Foto Bergerak Saat Dibidik
Jika hasil foto buram, kemungkinan lain penyebab foto buram juga bisa terjadi karena ada gerakan pada obyek foto ketika shutter terbuka. Dalam hal ini, kawan-kawan bisa mengetahui masalahnya dengan melihat objek. Jika beberapa bagian dari objek tampak jelas sementara bagian lainnya buram, berarti objek bergerak ketika shutter sedang terbuka. Atau, objek bergerak terlalu cepat dan buram sementara daerah sekitarnya (yang tidak bergerak) tampak jelas. Untuk mengatasi masalah yang satu ini, sobat bisa mengatur flash dan menaikkan ISO.
  1. Gerakan Kamera
Ketika sedang memotret obyek, tentu secara tak sadar kamera mungkin bergerak ketika shutter terbuka. Sehingga, hal tersebut justru menjadi penyebab foto buram. Oleh sebab itu, sebelum membidik foto yang akan kita ambil ada baiknya kita harus benar-benar meyakinkan bahwa kamera tak bergerak supaya hasil foto menjadi lebih tampak tajam dan jelas.
  1. Depth of Field yang Sempit
Kemudian, penyebab lain foto menjadi buram juga bisa dikarenakan Depth of Field yang ukurannya terlalu sempit. Depth of field adalah nama untuk efek kamera dimana objek terfokus tapi backgroundnya tidak. Ini akan membuat objek menonjol karena menjadi satu-satunya hal yang bisa dilihat dengan jelas. Nah, untuk Untuk mengatasi penyebab foto buram yang satu ini, apabila sobat menggunakan kamera DSLR dengan Aperture Priority, pindahkan pengaturan fokus ke manual dan atur ring fokus bersamaan dengan membidik melalui viewfinder hingga kamu mendapatkan titik fokus yang diinginkan.
Penyebab Hasil Foto Buram
Jika melihat beberapa penyebab foto buram di atas, pastinya sobat sudah bisa memprediksi bahwa sebelum mengambil gambar, beberapa hal di atas patut untuk diperhitungkan. Sehingga, foto pun akan tampak lebih tajam dan jelas. Namun, satu hal yang jelas bahwa untuk mencegah terjadinya foto buram, fokuslah pada titik obyek dan tunggu sampai benar-benar obyek terbidik dengan pas. Nah, itulah tadi penyebab foto buram. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat buat kawan-kawan semua. Sekian dan sampai jumpa.

Mengenal Adapter Lensa Atau Lens Adapter

azcreative     February 02, 2018    


Mengenal Adapter Lensa atau Lens Adapter – Mengenal adapter lensa atau lens adapter menjadi salah satu tipok yang sangat menarik untuk diulas. Bukan tanpa alasan, adapter lensa atau lens adapter merupakan salah satu piranti yang cukup penting bagi seorang fotografer profesional. Fungsinya ini yang cukup penting kerap kali digunakan ketika seorang fotografer ingin menggunakan lensa tertentu pada sebuah kamera.
Mengenal Adapter Lensa Atau Lens Adapter
Di sisi lain, meskipun hanya berfungsi sebagai alternatif, namun lens adapter ini akan sangat bermanfaat dalam keadaan tertentu seperti yang sudah dijelaskan di awal. Namun sebagai seorang pecinta fotografi pemula, tidak jarang orang yang masih awam dengan hal ini. Untuk itulah kali ini DIYKamera akan menjelaskan topik mengenai mengenal adapter lensa atau lens adapter ini secara lengkap di bawah ini.
Adapter Lensa Nikon

Mengenal Adapter Lensa Atau Lens Adapter

Adapter lensa tersebut berfungsi untuk memasangkan lensa-lensa alternatif, termasuk lensa-lensa klasik dan unik yang sudah jarang ditemui ke dalam kamera modern DSLR. Selain Mengenal adapter lensa atau lens adapter tentu akan sangat penting untuk mengetahui cara penggunaannya. Dalam hal ini, adapter berbentuk ring bermesin yang menggunakan teknologi rendah yang dapat mencocokkan lensa dengan bodi kamera.  Adapter tersebut memiliki dua ujung, dimana ujung yang satu digunakan untuk menerima lensa dari merek lain, sedangkan ujung yang satunya dirancang untuk cocok dengan bodi kamera.
Mengenal adapter lensa atau lens adapter juga harus mengenal bagaimana cara penggunaannya. Pasalnya ketika menggunakan lens adapter ini biasanya lensa tidak dapat mengirim data ke kamera dan juga sebaliknya, oleh karenanya fitur kamera yang berjalan elektronis seperti auto focus dan aperture tidak akan bekerja, sehingga cara yang dapat kamu lakukan yaitu menggunakan fokus manual dan menggerakkan aperture memotret. Selain itu, dengan digunakannya adapter tersebut, maka tentu lensa juga tak dapat mengirimkan data EXIF ke kamera. Akan tetapi, salah satu hal yang perlu dicatat dari Mengenal adapter lensa atau lens adapter adalah untuk beberapa adapter tertentu yang dilengkapi dengan chip fokus, maka kamera dapat memberikan notifikasi berupa suara dan atau icon yang akan muncul di viewfinder ketika objek telah terfokus.
Meski demikian, yang perlu dipahami dari Mengenal adapter lensa atau lens adapter ini adalah kebanyakan adapter lensa tidak bisa dicocokkan dengan semua sistem kamera. Yang paling banyak, adapter memang sengaja dibuat agar cocok dengan lensa lama yang memiliki cinsin aperture manual, sehingga pemakainya harus menyesuaikannya. Salah satu contohnya yaitu kamera Nikon 14-24 mm yang tidak memiliki kontrol aperture elektronik, sehingga tak dapat berfungsi di kamera lain. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka di dalam adapter lensa terdapat kenop fisik untuk aperture lensa yang dipasang di adapter dan penggunanya dapat menyesuaikan aperture melalui adapter tersebut.
Meskipun adapter tersebut memiliki kelebihan dapat memindahkan lensa lama pada kamera modern, akan tetapi adapter tersebut juga memiliki kekurangan, yaitu pekerjaan menjadi lambat karena lensa yang diadaptasi dapat menghilangkan banyak fitur auto kamera DSLR. Kekurangan tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan dari mengenal adapter lensa atau lens adapter ini.Tentunya bagi kamu yang ingin memotret hal-hal tertentu yang bergerak cepat seperti olah raga, atau wildlife, maka adapter tersebut tidak akan mendukung pemotretan tersebut. Namun, untuk pemotretan objek yang berbentuk landscape, arsitektur, dan objek lainnya yang tak tergantung pada autofokus, maka sangat cocok untuk menggunakan lensa adaptasi.
Selain memiliki berbagai kekurangan, tapi tak jarang orang yang menggunakan adapter lensa ini dikarenakan antara lain lensa alternatif jauh lebih murah dibandingkan dengan lensa lain yang sama dengan kamera, memiliki kualitas yang lebih baik dari lensa yang tak teradaptasi, dan dapat menyesuaikan sistem semisal kamu telah berganti kamera dan ingin menggunakan lensa dari kamera yang lama. Selain itu, mengenal adapter lensa atau lens adapter dalam hal keuntungannya adalah adapter lensa ini memiliki banyak pilihan lens adapter di pasaran, sehingga kamu dapat memilih adapter lensa sesuai dengan budget kamu. Kamu pun juga dapat mengadaptasi sistem kamera pada kamera-kamera tertentu dan juga dapat melakukan adaptasi antar format maupun adaptasi permanen.
Dalam adaptasi format tersebut, kamu dapat menyilangkan format berbeda termasuk Four Thirds, APS-Chipset (cropped sensor), 35mm full-frame, medium format, atau bahkan sistem large format. Sedangkan untuk adaptasi permanen, dapat kamu lakukan dengan menyewa jasa profesional untuk perubahan permanen pada lensa alternatifmu.

Adapter Lensa Canon Ke Sony
Nah, demikian beberapa hal yang perlu dipahami ketika kawan-kawan ingin mengenal adapter lensa atau lens adapter ini. Tentu berbagai hal baik kelebihan maupun kekurangan tersebut dapat kawan-kawan pahami secara mendalam untuk menunjang hasil jepretan. DIYKamera rasa cukup sekian ulasan yang dapat diberikan mengenai mengenal adapter lensa atau lens adapter ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

7 Rekomendasi Kamera DSLR untuk Pemula

azcreative     February 02, 2018    


Rekomendasi Kamera DSLR untuk Pemula – Bagi kamu penyuka fotografi pemula, mungkin bingung untuk memilih kamera DSLR sehingga membutuhkan rekomendasi kamera DSLR untuk pemula. Bagi pecinta fotografi memang wajib hukumnya memiliki kamera DSLR untuk menjalankan hobi kamu tersebut. Apalagi bagi kamu yang ingin menekuni hobi kamu lebih dalam, tentu kamu harus menggunakan kamera DSLR. Jenis kamera DSLR yang cukup banyak memang membuat seorang pecinta fotografi khususnya pemula membutuhkan rekomendasi kamera DSLR untuk pemula.
Rekomendasi Kamera DSLR Untuk Pemula
Tak usah khawatir, mengingat kali ini DIYKamera akan menjelaskan mengenai rekomendasi kamera DSLR untuk pemula ini secara mendalam untuk kawan-kawan semua. Tak hanya, kualitas bajet atau harga terkadang juga menjadi salah satu hal yang kerap dipertimbangkan oleh para pecinta fotografi ketika akan membeli kamera DSLR. Lantas apa saja rekomendasi kamera DSLR untuk pemula itu? Simak ulasannya berikut ini!
Rekomendasi Kamera DSLR Canon Untuk Pemula

Rekomendasi Kamera DSLR untuk Pemula

Berikut beberapa rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang DIYKamera sarankan untuk kawan-kawan:
  1. Pentax K-S2
Pentax K S2
Bagi fotografer pemula, rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang satu ini dapat kamu andalkan dalam berbagai situasi. Hal ini karena kamera Pentax Kamera-S2 tersebut memiliki ketahanan terhadap debu dan cuaca. Selain itu, bagi kamu yang masih bingung mengatur fokus, kamera ini dapat membantumu karena autofocus yang dimilkinya memiliki presisi yang tinggi, sehingga kamu dapat menangkap gambar secara tajam dan cepat. Untuk kecepatan rananya, kamera ini mampu mencapai 1/6000 detik.
  1. Canon EOS 700D
Canon EOS 700D
Dalam aktivitas fotografi, pastinya tak hanya melakukan bidikan gambar saja, tetapi juga perekaman video. Nah, kamera Canon EOS 700D menjadi rekomendasi kamera DSLR untuk pemula selanjutnya karena handal dalam merekam video. Memiliki resolusi kamera 18 megapiksel dan resolusi video full HD 1080p@30fps, audio kamera ini juga sangat apik untuk merekam suara stereo. Kelebihan lainnya, yaitu kamera ini telah dilengkapi dengan touchscreen LCD yang akan memudahkan kamu untuk mengatur Live View.
  1. Nikon D3300
Nikon D3300
Rekomendasi kamera DSLR untuk pemula besutan Nikon ini memiliki berat yang ringan dan dapat kamu bawa ke mana pun dengan mudah. Keunggulan yang dimiliki oleh Nikon D3300 dalam mendukung aktivitas fotografer pemula, diantaranya terdapat lensa wide angle, resolusi video full HD 1080p@30fps, memiliki autofokus yang handal, dan dapat mendukung aktivitas pemotretan obyek dalam kondisi minim cahaya.
  1. Canon EOS 750D
Canon EOS 750D
Jika kamu menggunakan kamera Canon EOS 750D, kamu dapat lebih mudah mengoperasikan kamera tersebut selama menjalankan sesi pemotretan. Memiliki image sensor dan autofokus yang telah ditingkatkan dibandingkan dengan generasi sebelumnya sehingga autofokusnya mampu kamu memberikan kinerja yang baik. Tak hanya itu saja, EOS 750D juga mamiliki ISO yang tergolong tinggi dan memiliki banyak mode pemotretan. Selain itu, rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang satu ini dibekali dengan touchscreen LCD yang dapat diputar, tentunya akan semakin memudahkanmu yang sedang belajar fotografi.
  1. Nikon D3400
Nikon D3400
Kamera besutan vendor kamera terkenal asal Jepang ini memang sengaja didesain untuk pemula. Pasalnya, kamera tersebut dibekali dengan resolusi perekaman video full HD dan dilengkapi pula dengan konektivitas Bluetooth untuk memindahkan gambar ke smartphone melalui SmartBridge sehingga hasil foto kamu dapat dengan mudah diupload di media sosial untuk mendapatkan kritik dan saran dari teman-teman kamu. Dibekali pula dengan baterai berkapasitas besar, dengan rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang satu ini kamu pun dapat lebih berlama-lama belajar fotografi tanpa harus sering men-charge.
  1. Canon EOS 1200D
Canon EOS 1200D
Rekomendasi kamera DSLR lainnya yang dapat kamu pilih, yaitu Canon EOS 1200D. Kamera ini sangat cocok untuk pemula karena memiliki banyak fitur basic dan cukup ringan untuk dibawa ke mana pun. Selain itu, rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang satu ini juga memiliki layar yang jernih dan memiliki fitur white balance yang mumpuni untuk menghasilkan food photography.
  1. Nikon D5500
Nikon D5500
Memiliki ukuran tubuh yang ringan, Nikon D5500 ini sangat nyaman digenggam meski terlihat compact. Dipersenjatai layar touchscreen yang dapat diputar dan desain grip yang stabil untuk dipasangi berbagai macam lensa, pastinya sangat memudahkan para pemula. Terutama, kamera ini menjadi salash satu rekomendasi kamera DSLR untuk pemula  karena pemula dapat bereksperimen dengan berbagai macam lensa yang dimilikinya untuk mendapatkan hasil gambar menawan.
Rekomendasi Kamera DSLR Untuk Pemula 2018
Demikian 7 rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang dirasa akan sangat membantu ketika kawan-kawan berniat untuk menekuni hobi fotografi. Dari ke tujuh kamera di atas, memang beberapa diantaranya juga tak hanya cocok untuk pemula namun juga untuk para fotografer profesional. Sehingga dengan demikian kualitasnya pun tidak bisa diragukan. Demikian informasi mengenai rekomendasi kamera DSLR untuk pemula yang dapat DIYKamera sampaikan. Semoga bermanfaat.

6 Rekomendasi Kamera Mirrorless untuk Pemula

azcreative     February 02, 2018    


Rekomendasi Kamera Mirrorless untuk Pemula – Saat ini kamera memang memiliki banyak jenis, salah satunya adalah mirrorless. Banyak, pecinta fotografi yang ingin mengetahui rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula. Kamera mirrorless sendiri merupakan salah satu jenis kamera yang tidak memiliki cermin atau jendela bidik optik (OVF, optical viewfinder) seperti yang digunakan oleh DSLR yakni layar LCD atau EVF, electronic viewfinder, meskipun demikian hasil gambar tetap terlihat baik karena image sensor yang digunakan sama besar dengan yang DSLR. Lantas apa saja rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula?
Rekomendasi Kamera Mirrorless Untuk Pemula
Hampir setiap merek kini telah memiliki jenis kamera ini, tak heran jika hal ini membuat banyak pecinta fotografi pemula bingung dan membutuhkan rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula ketika akan membeli. Meskipun memiliki mekanisme yang sama, namun setiap mirrorless tentu memiliki fungsinya masing-masing. Lalu jenis kamera mirrorless apa saja yang bagus digunakan oleh seorang pemula? Berikut beberapa rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula.
Rekomendasi Kamera Mirrorless Untuk Pemula 2018

Rekomendasi Kamera Mirrorless untuk Pemula

  1. Canon EOS M10
Canon EOS M10
Rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula yang satu ini memiliki fisik yang mungil dan menyerupai dengan kamera pocket. Kamera Canon EOS M10 hasilnya juga tidak kalah bagus dengan kamera DSLR Canon 700D atau 70D meskipun untuk pengoperasiannya sedikit lambat terlebih kalau digunakan untuk membidik gambar indoor yang pada umumnya tidak bisa fokus dan sering berubah-berubah. Namun, kamu akan mulai terbiasa jika kamu sering menggunakan kamera Canon. Kamera ini memiliki resolusi sekisar 18 MP yang dilengkapi dengan sensor sehingga hasilnya tidak akan jauh juga dengan EOS 550D yang dikeluarkan pada tahun 2010 lalu. Sedangkan untuk merekam gambar, kamera ini bisa digunakan untuk merekam gambar dengan resolusi 1080p.
  1. Olympus E-PL7
Olympus E PL7
Mungkin bagi yang sudah sering menggunakan kamera Olympus, cara pengoperasian rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula yang satu ini tidak jauh berbeda dengan E-M1. Namun, kamera Olympus E-PL7 memiliki sensor yang lebih kecil yakni 16 MP sehingga tampilan lensanya lebih kecil.  Sedangkan untuk LCD yang flip ke depan untuk selfie berputar ke bawah sehingga tidak akan merepotkan meskipun akan digunakan secara bersamaan menggunakan tripod.
  1. Panasonic GF8
Panasonic GF8
Panasonic GF8 ini hampir tidak berbeda dengan Olympic E-PL7 yang mana menggunakan beauty-selfie-centric. Namun yang membedakan dari rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula yang satu ini adalah Panasonic dikenal dengan merekam video dengan hasil yang lebih baik.
  1. FujiFilm X-A3
FujiFilm X A3
Bagi fotografer pro atau yang masih awam pasti tidak asing dengan Fujifilm. Kamera yang satu ini memiliki sensor dengan resolusi yang besar untuk level mirrorless. Sensor tersebut merupakan jenis konvensional yang dilengkapi dengan filter Array. Kamera ini memiliki bodi klasik dengan balutan kulit pada sisi kanan dan kirinya. Sedangkan untuk kontrol dial pada rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula ini sangat nyaman untuk digunakan sehingga sangat cocok untuk kamu yang fotografer pemula. Menariknya, pada bagian belakang didukung dengan layar LCD yang bisa ditekuk atau dilipat keatas untuk selfie.
  1. FujiFilm X-A10
FujiFilm X A10
Kamera ini memiliki kualitas yang baik meskipun tidak sebaik dengan FujiFilm X-A3. Namun, kamera ini dilengkapi dengan fitur-fitur yang mumpuni dan tidak jauh berbeda dengan varian X-A3. Bodi kamera yang menjadi salah satu rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula ini dirancang agar ergonomis ketika digunakan untuk selfie. Layarnya juga bisa ditekuk sehingga sangat pas ketika digunakan untuk selfi.
  1. Nikon IJ5
Nikon IJ5
Bagi kamu yang ingin mencoba mirrorless, tidak ada salahnya jika menggunakan kamera dari Nikon ini. Sebab, harganya yang lebih murah juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang cukup mumpuni. Namun, sensor dari salah satu rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula ini berukuran lebih kecil dari sensor APS-C yang ada pada kamera lain. Desainnya yang kecil, meskipun demikian desainnya sangat ergonomis dan memiliki kontrol yang bagus sehingga akan lebih nyaman digunakan.
Rekomendasi Kamera Mirrorless Untuk Pemula Terbaik
Nah, itulah ke enam rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula yang DIYKamera rasa sangat cocok. Tentunya dari ke enam kamera mirrorless yang DIYKamera rekomendasikan untuk kawan-kawan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang jelas, sebagai seorang pemula, kita harus terus mempelajari berbagai teknik atau skill agar dalam menggunakan kamera tersebut semakin baik. Semoga rekomendasi kamera mirrorless untuk pemula tersebut dapat bermanfaat.

Monday, 22 January 2018

Hindari Hacker Dengan Aktifkan Google Adcanced Protection

azcreative     January 22, 2018    
Belum lama ini Google menyediakan berbagai fitur canggih seperti alert login dan otentikasi dua faktor untuk menjaga akun Google Anda aman dari serangan penjahat cyber. Namun, jika Anda ekstra paranoid, Google baru saja memperkenalkan fitur keamanan terkuat yang disebut dengan nama "Advanced Protection," yang membuat lebih mudah bagi pengguna dalam melindungi akun Google dari risiko tinggi serangan online yang semakin marak.


    "Kami mengambil langkah yang tidak biasa ini karena ada minoritas dari pengguna yang mengabaikan seranga online yang beresiko sangat tinggi," kata perusahaan itu dalam sebuah posting blog. "Misalnya, seorang wartawan yang perlu untuk melindungi kerahasiaan sumber-sumber mereka"

Bahkan jika seorang hacker entah bagaimana melakukan serangkaian serangan melalui phishing, eksploitasi zero-day atau spyware dan mencoba untuk mengakses akun Google Anda, mereka tidak akan bisa masuk. Untuk mengaktifkan fitur Advanced Protection Google, Anda akan membutuhkan dua kunci keamanan fisik yang bekerja dengan FIDO Universal 2nd Factor (U2F) - yang menawarkan otentikasi dua faktor berbasis hardware yang tidak memerlukan kode rahasia melalui SMS atau email.

Untuk login ke akun Google Anda dari komputer atau laptop akan membutuhkan USB stick khusus saat mengakses dari smartphone atau tablet dan akan membutuhkan dongle Bluetooth-enabled, dihubungkan dengan telepon Anda.

    "perangkat keamanan menggunakan public-key cryptography dan digital signatures untuk membuktikan kepada Google bahwa itu benar-benar Anda,". "Seorang penyerang yang tidak memiliki Kunci Keamanan secara otomatis diblokir, bahkan jika mereka memiliki password Anda."

Perlindungan Lanjutan Google menawarkan tiga fitur untuk menjaga aman akun Anda:
  • Physical Security Key: Masuk ke akun Anda memerlukan kunci keamanan U2F, mencegah orang lain (bahkan dengan akses ke password Anda) dari login ke account Anda.
  • Limit data access and sharing: Mengaktifkan fitur ini memungkinkan hanya aplikasi Google untuk mendapatkan akses ke akun Anda untuk saat ini, meskipun aplikasi Web lainnya akan ditambahkan dari waktu ke waktu.
  • Blocking fraudulent account access: Jika Anda kehilangan kunci keamanan U2F Anda, proses pemulihan akun akan melibatkan langkah-langkah tambahan, "termasuk ulasan tambahan dan permintaan untuk rincian lebih lanjut tentang mengapa Anda kehilangan akses ke akun Anda" untuk mencegah akses akun penipuan.

Fitur Perlindungan canggih tidak dirancang untuk semua orang, tapi hanya untuk wartawan, pejabat pemerintah dan aktivis, yang berada pada risiko target tinggat tinggi oleh pemerintah atau hacker canggih. Saat ini, jika Anda ingin mendaftar dalam Program Perlindungan Lanjutan, Anda akan memerlukan Google Chrome, karena hanya Chrome yang mendukung U2F standard for Security Keys. Namun, diharapakan browser lain dimasukkan dalam fitur terbaru Google tersebut.

Google Menambahkan ESET Malware Detection untuk Chrome. Google juga telah membuat perubahan penting dengan bermitra dengan perusahaan perangkat lunak anti-virus ESET untuk memperluas cakupan deteksi malware dan perlindungan dalam browser melalui fitur Cleanup Chrome. Chrome Cleanup sekarang memiliki mesin deteksi malware dari ESET, yang bekerja bersama-sama dengan teknologi sandbox Chrome.

Cara Menggunakan Prime Lens dengan Benar

azcreative     January 22, 2018    
Dalam dunia fotografi tentu akan mengenal beragam lensa yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Salah atau lensa yang digunakan adalah lensa prime atau juga dikenal dengan lensa fixed. Selain mengenal, mengetahui cara menggunakan prime lens pun menjadi hal yang perlu untuk dipahami. Lensa prime atau lensa fixed sendiri merupakan lensa yang tidak memiliki elemen yang bergerak, focal length yang tetap namun memiliki aperture yang lebar. Secara fisik, lensa ini memiliki fisik yang lebih ringkas dan tidak besar seperti lensa zoom.
Cara Menggunakan Prime Lens
Bagi fotografer profesional, cara menggunakan prime lens mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Pasalnya, lensa prime ini sangat bagus digunakan untuk memotret subjek dengan teknik apapun baik landscape, portrait, wildlife dan lain sebagainya. Meskipun kemampuannya hanya terbatas pada focal length namun gambar yang dihasilkan sangat tajam. Hal ini dikarenakan bukaan aperturenya yang luas sehingga meminimalisir penggunaan ISO yang tinggi. Nah, untuk mengetahui cara menggunakan prime lens ini secara lebih mendalam, mari kita simak ulasan di bawah ini!
Cara Menggunakan Lensa Fix

cara menggunakan prime lens

Untuk bisa menggunakan lensa prime, perhatikan cara penggunaan lensa prime di bawah ini:
  1. Kuasai Manual Focus
Jika kamu masih menggunakan lensa prime buatan yang lama maka kendala yang sering kamu jumpai adalah titik fokusnya yang tidak berubah. Sehingga untuk cara menggunakan prime lens jenis ini kamu harus mengaturnya secara manual untuk mendapatkan titik fokus yang kamu inginkan. Dengan menguasai manual focus ini akan memudahkan kamu dalam menjalankan lensa prime. Sedangkan untuk lensa prime saat ini sudah memiliki autofokus yang baik sehingga kamu tidak perlu mengotak-atik secara manual.
  1. Gunakan Lensa Prime yang Lebih Besar
Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap kamera yang diatur dengan bukaan lensa sekitar f/1.4 hingga f/1.8 lebih baik daripada bukaan lensa f/3.0 atau seterusnya. Begitu pula dengan cara menggunakan prime lens, dengan bukaan lensa sekitar f/1.3-f/1.8 akan lebih bagus digunakan untuk menangkap gambar sehingga hasilnya pun lebih tajam. Dengan menggunakan aperture sekitar f/1.3 hingga f/1.8 tersebut maka akan memungkinkan shutter speed yang sangat tinggi dengan depth of field yang lebih sempit. Dengan kemampuan yang dihadirkan lensa prime tersebut justru akan menguntungkan karena ketika berada di tempat yang ramai akan mudah untuk mengisolasi subjek.
Lensa prima yang menggunakan aperture sekisar f/1.4 atau f/2.8 akan membantu kamu memotret subjek dalam kondisi sedikit suram atau lowlight sehingga akan menghasilkan bokeh yang menakjubkan. Maka dari itu, cara menggunakan prime lens dengan menggunakan shutter speed yang tinggi justru tidak akan membuat gambar goyang atau shake.
  1. Fokuskan Objek Yang Lebih Dekat
Dengan menggunakan lensa prime maka kamu bisa lebih fokus terhadap sasaran kamu. Karena lensa ini akan lebih fokus pada subjek yang lebih dekat. Namun sebagian lensa prime ada yang membatas lensanya untuk menangkap lebih dari empat subjek.
  1. Bergerak Lebih Aktif
Karena lensa prime merupakan lensa yang tidak bisa di zoom maka satu-satunya langkah yang perlu kamu lakukan dalam cara menggunakan prime lens adalah dengan lebih aktif bergerak. Ya, untuk mendapatkan hasil close up maka kamu harus bergerak mendekat ke subjek agar hasil lebih maksimal.
  1. Gunakan Lensa Wide Fix
Jika kamu menginginkan street fotography, traveling atau dokumenter maka cara menggunakan prime lens ini sangat direkomendasikan untuk menggunakan lensa wide fix. Sebab hasilnya akan lebih maksimal dan menjangkau subjek lebih maksimal.
Cara Menggunakan Lensa Fix 50mm F1.8
Dengan demikian, setelah mengetahui penggunaan cara menggunakan prime lens ini akan lebih memudahkan kamu dalam mengambil gambar. Selain itu, kamu bisa mendapatkan visual gambar yang lebih menakjubkan dari yang sebelumnya. Selain itu, dengan mengetahui infromasi ini pun semakin menambah wawasan sobat dalam dunia fotografi. Nah, AZ_Creative rasa cukup sekian ulasan yang dapat diberikan mengenai cara menggunakan prime lens ini. semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .