Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Thursday, 22 March 2018

Pelajari Teknik Mudah Membuat Foto Levitasi

azcreative     March 22, 2018    
 Pernah dengar istilah levitasi?
Jika belum, apakah kamu pernah melakukan foto grup sambil loncat?
Pelajari Teknik Mudah Membuat Foto Levitasi, Cara Memotret Objek Melayang
“Ayo.. loncat ya, pada hitungan ketiga pas difoto semua sementara di udara…!” Seru fotografernya
“Siap…? Satu… dua….”
Jlebb… Kameranya mati, habis baterai. Lalu senyap.
Hehehehe…
Kalau kamu pernah mendengar atau malah melakukan dialog absurd di atas, setidaknya kamu sudah mengerti bagaimana dasar foto levitasi itu, meskipun mungkin kamu belum tahu kalau itu yang dinamakan foto levitasi (levitation photography).

Foto Levitasi Dan Objek Yang Melayang

Foto levitasi adalah jenis foto yang memiliki kesan unik. Kesan utama dalam sebuah foto levitasi adalah objek yang tampak melayang, iya melayang di udara seolah-olah melawan gravitasi.
Objek foto di sini bisa manusia, hewan ataupun benda-benda mati yang dibuat melayang.
Sekedar peringatan, jangan bermain-main dengan vas bunga kesayangan ibu kamu untuk dibuat levitasi, bahaya.. Hehe.
Tahukah Kamu?
“Sejarah foto levitasi bahkan sudah dimulai sejak tahun 1905 lewat karya foto Jacques Henri Lartigue, teknik foto ini kemudian dipopulerkan kembali oleh Natsumi Hayashi, seorang fotografer wanita asal negeri Sakura.”

Meski di bagian awal kita menyinggung soal foto loncat-loncat, tapi foto levitasi yang murni lebih dari itu. Soalnya kalau orang loncat kan kelihatan banget dalam fotonya, “Oh.. ni orang lagi loncat”.
Berbeda dengan foto levitasi, meski dilakukan dengan cara serupa (loncat dsb), tapi ekspresi dan feelnya akan terasa beda, ceileh.. hehe.

Membuat Foto Levitasi

Bagi yang selama ini sudah sering foto
alaysambil loncat-loncat, pasti sudah mengerti bagaimana membuat foto levitasi tadi. Pada dasarnya membuat foto jenis ini ada dua cara, yaitu dipotret natural ataupun menggunakan software editing (photoshop dkk).
Baca juga:
Mari kita lihat cara yang pertama dulu.
Memotret Levitasi Natural
Prinsip utama kita dalam memotret objek yang tampak melayang adalah dengan memanfaatkan shutter speed yang tinggi, karena dengan shutter speed yang tinggi kita bisa membekukan gerakan objek yang difoto.
foto levitasi 4
Foto karya Vitaly Vlasov. Nikon 1 J1 | ƒ/5.0 | 10mm | 1/80 | ISO 100
Yang belum paham soal penggunaan shutter speed tinggi ini, bisa dibaca di artikel tentang shutter speed ini.
Berikut langkah-langkah yang bisa kamu praktekkan langsung untuk memotret levitasi saat ini juga
  • Pastikan kamera yang kamu punya bisa diatur shutter speednya (DSLR atau mirrorless).
Pilihan mode pada DSLR/mirrorless bisa menggunakan Manual (M) atau Shutter Priority (S/Tv), di kedua mode tersebut silakan putar roda dial kamera untuk menambah shutter speed, umumnya diputar ke kanan. Shutter speed  1/500-1/1000 sudah mencukupi.
Untuk kamera saku ataupun smartphone, gunakan mode sport/olahraga untuk bisa membekukan gerakan objek, biasanya mode ini disimbolkan dengan gambar orang berlari atau gambar mobil.
Rata-rata aplikasi foto di hape android ataupun ios sudah banyak yang memungkinkan penggunanya mengatur shutter speed sendiri.
  • Memotretlah di lokasi yang memiliki pencahayaan cukup
Untuk mendapatkan cahaya maksimal, silakan memotret di luar ruangan. Jika terpaksa harus memotret di dalam ruangan, sesuaikan ISO serta aperture yang ada. Jika memungkinkan gunakan teknik strobist.
foto levitasi 2
Foto karya Kevin Tao. Canon EOS 5D Mark III | lensa: 24-70mm | ƒ/6.3 | 24mm | 1/800 | ISO 100
Ingat saat menggunakan shutter speed yang tinggi maka kita membutuhkan cahaya yang lebih banyak ketimbang shutter speed normal atau lambat.
  • Pilih objek foto yang masuk akal
Hal berikut yang perlu kamu perhatikan adalah objek yang ingin dibuat melayang, pilihlah yang masih masuk akal ya.
Orang atau benda-benda kecil mungkin masih normal. Soalnya orang kan tinggal loncat bisa, beda kalo kamu mau buat rumah kamu melayang yaaah sulit, kecuali diphotoshop.
  • Pilih Background Dan Latar Cerita
Background dalam foto levitasi sangat penting karena menunjang ‘cerita’ utama dalam foto levitasi kamu. Contoh sederhana adalah foto di bawah ini, sang fotografer menonjolkan si model yang baru saja keluar dari pintu bus. Kali aja dia mau mengunjungi mantannya kan.. eh.
foto levitasi 3
Foto karya jedlocquiao. Sony NEX-5R |lensa E 24mm F1.8 ZA |ƒ/2.5 | 24mm | 1/800s | 100
Menentukan cerita dibalik foto levitasi itu penting lho, jangan cuma sekedar loncat-loncat saja. Setidaknya orang yang melihat foto kamu, tahu maksud dari balik foto tersebut, atau bisa menangkap pesan yang ingin kamu  tunjukan.
  • Mulai Memotret
Oke, jangan kelamaan mikir. Mari mulai memotret. Setelah kamu sudah punya ceritanya, udah dapat background atau lokasi yang paling pas, model sudah siap, silakan segera memotret.
Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sementara memotret antara lain:
Jaga fokus tetap pada objek atau model dengan menggunakan focus continuous serta burst mode di kamera (bagi yang pake DSLR/mirrorless). Ada baiknya kamu gunakan bukaan lensa kecil semacam f/8 agar foto tetap tajam keseluruhannya.
Baca juga:
Kalau kamu mengincar foto bokeh, maka bukaan besar mulai dari f/1.8 bisa dicoba. Tapi ingat, bukaan besar seperti itu jadi rentan missfocus, percobaan beberapa kali tentu tak masalah bagi kamu yang memang ‘niat’.
Khusus buat yang jadi modelnya, cobalah untuk terlihat natural. artinya kalau mau loncat yah jangan sekedar loncat saja, setidaknya kamu sudah tau arah tangannya akan seperti apa, posisi kaki mengarah kemana dan sebagainya.
Properti foto juga patut kamu coba! Buku, payung, balon dan semacamnya akan menambah kesan unik serta menarik di dalam foto kamu. Jangan lupa untuk disesuaikan dengan latar cerita dan background yang kita bahas tadi ya.
****
Salah satu fotografer terbaik untuk urusan foto levitasi adalah Natsumi Hayashi. Dia begitu terkenal dengan  seri foto “Today’s Levitation”yang  benar-benar ‘niat’ hehehe. Karya-karyanya itu dimuat di blognya Yowayowacamera.
Hingga kini blog tersebut masih bisa dikunjungi, meskipun serial foto satu hari satu foto levitasinya telah berakhir pada bulan Juni 2011 silam. Natsumi jugalah yang mempopulerkan gaya foto ‘mengambang’ ini.
Kamu yang butuh inspirasi bisa coba mengunjungi blog tersebut.
foto levitasi natsumi hayashi
Salah satu foto karya Natsumi Hayashi dari serial “Levitation Today”
Selain itu, di Indonesia juga ada komunitas khusus untuk foto-foto levitasi lho, yaitu LevitasiHore. Buat yang ingin dapat banyak kawan sambil belajar foto levitasi, bisa coba gabung di komunitas tersebut. Kamu bisa coba hubungi di akun twitternya @levitasihore atau websitenya www.levitasihore.net.
Demikian tips untuk kamu yang gemar ataupun tertarik untuk membuat foto levitasi. Nah bagaimana dengan cara buat foto levitasi menggunakan Photoshop? Untuk tips tersebut akan kami hadirkan di artikel khusus kategori edit foto, so pantengin terus Saveseva.com aja.

Thursday, 8 March 2018

TRITON Malware Mengacau Triconex Milik Schneider Electric

azcreative     March 08, 2018    


Peneliti keamanan telah menemukan malware berbahaya yang dirancang khusus untuk menargetkan industrial control systems (ICS) yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Malware tersebut dijuluki Triton, yang juga dikenal sebagai Trisis, perangkat lunak ICS yang telah dirancang untuk menargetkan pengendali Triconex Safety Instrumented System (SIS) yang dibuat oleh Schneider Electric - sebuah sistem kontrol otonom yang secara independen memantau kinerja sistem dan segera melakukan tindakan secara otomatis.


Peneleliti keamanan dari divisi keamanan perusahaan FireEye menerbitkan sebuah laporan, menunjukkan penyerang telah memodifikasi malware Triton untuk menyebabkan kerusakan fisik pada sebuah organisasi.

Menurut penelitian terpisah yang dilakukan oleh ICS cybersecurity firm Dragos, yang menyebut malware "TRISIS," diluncurkan terhadap sebuah organisasi industri di Timur Tengah. Triton memanfaatkan TriStation protocol, yang merupakan alat teknik dan perawatan yang digunakan oleh produk Triconex SIS dan tidak didokumentasikan secara terbuka.

    "Penyerang mendapatkan akses jarak jauh ke sebuah SIS engineering workstation dan menyebarkan kerangka serangan TRITON untuk memprogram ulang pengendali SIS," kata  FireEye.

Peretas memasang Triton di sebuah workstation SIS yang menjalankan sistem operasi Windows dengan menyamar sebagai aplikasi Triconex Trilog. Versi TRITON yang saat ini dianalisis oleh para peneliti mempunyai banyak fitur, "termasuk kemampuan untuk membaca dan menulis program, membaca dan menulis fungsi individual dan menanyakan keadaan pengendali SIS."

Dengan menggunakan TRITON, penyerang biasanya dapat memprogram ulang logika SIS untuk mematikan proses yang sebenarnya. Meskipun skenario seperti itu tidak akan menyebabkan kerusakan fisik, hanya saja organisasi dapat menghadapi kerugian finansial akibat proses downtime. Selain itu, penyerang juga dapat menyebabkan kerusakan yang mengancam jiwa dengan memprogram ulang logika SIS untuk memungkinkan kondisi tidak aman atau dengan sengaja memanipulasi proses untuk mencapai keadaan yang tidak aman.

    "Penyerang mengerahkan TRITON segera setelah mendapatkan akses ke sistem SIS, menunjukkan bahwa mereka telah melakukan pre-built dan menguji alat yang memerlukan akses ke perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak tersedia secara luas."

Peneliti kemamanan percaya bahwa Triton muncul sebagai ancaman serius terhadap infrastruktur kritis, seperti halnya yang dilakukan oleh Stuxnet, IronGate, dan Industroyer, karena kemampuannya menyebabkan kerusakan fisik atau operasi mematikan. Peneliti keamanan Symantec juga telah memberikan analisis singkat.

TRITON Malware Mengacau Triconex Milik Schneider Electric

azcreative     March 08, 2018    


Peneliti keamanan telah menemukan malware berbahaya yang dirancang khusus untuk menargetkan industrial control systems (ICS) yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Malware tersebut dijuluki Triton, yang juga dikenal sebagai Trisis, perangkat lunak ICS yang telah dirancang untuk menargetkan pengendali Triconex Safety Instrumented System (SIS) yang dibuat oleh Schneider Electric - sebuah sistem kontrol otonom yang secara independen memantau kinerja sistem dan segera melakukan tindakan secara otomatis.


Peneleliti keamanan dari divisi keamanan perusahaan FireEye menerbitkan sebuah laporan, menunjukkan penyerang telah memodifikasi malware Triton untuk menyebabkan kerusakan fisik pada sebuah organisasi.

Menurut penelitian terpisah yang dilakukan oleh ICS cybersecurity firm Dragos, yang menyebut malware "TRISIS," diluncurkan terhadap sebuah organisasi industri di Timur Tengah. Triton memanfaatkan TriStation protocol, yang merupakan alat teknik dan perawatan yang digunakan oleh produk Triconex SIS dan tidak didokumentasikan secara terbuka.

    "Penyerang mendapatkan akses jarak jauh ke sebuah SIS engineering workstation dan menyebarkan kerangka serangan TRITON untuk memprogram ulang pengendali SIS," kata  FireEye.

Peretas memasang Triton di sebuah workstation SIS yang menjalankan sistem operasi Windows dengan menyamar sebagai aplikasi Triconex Trilog. Versi TRITON yang saat ini dianalisis oleh para peneliti mempunyai banyak fitur, "termasuk kemampuan untuk membaca dan menulis program, membaca dan menulis fungsi individual dan menanyakan keadaan pengendali SIS."

Dengan menggunakan TRITON, penyerang biasanya dapat memprogram ulang logika SIS untuk mematikan proses yang sebenarnya. Meskipun skenario seperti itu tidak akan menyebabkan kerusakan fisik, hanya saja organisasi dapat menghadapi kerugian finansial akibat proses downtime. Selain itu, penyerang juga dapat menyebabkan kerusakan yang mengancam jiwa dengan memprogram ulang logika SIS untuk memungkinkan kondisi tidak aman atau dengan sengaja memanipulasi proses untuk mencapai keadaan yang tidak aman.

    "Penyerang mengerahkan TRITON segera setelah mendapatkan akses ke sistem SIS, menunjukkan bahwa mereka telah melakukan pre-built dan menguji alat yang memerlukan akses ke perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak tersedia secara luas."

Peneliti kemamanan percaya bahwa Triton muncul sebagai ancaman serius terhadap infrastruktur kritis, seperti halnya yang dilakukan oleh Stuxnet, IronGate, dan Industroyer, karena kemampuannya menyebabkan kerusakan fisik atau operasi mematikan. Peneliti keamanan Symantec juga telah memberikan analisis singkat.

ParrotSec Update Parrot Security 3.10 Ethical Hacking OS

azcreative     March 08, 2018    


ParrotSec devs merilis versi stabil terbaru Parrot Security OS berbasis Debian untuk ethical hacking dan penetration testing GNU/Linux. Ada banyak perangkat tambahan yang diterapkan dalam rilis Parrot Security OS 3.10, namun fitur baru terbesar adalah pengenalan sistem sandboxing Firejail dan AppArmor yang secara proaktif melindungi sistem operasi dari serangan dengan mengisolasi komponen dengan kombinasi berbagai teknik keamanan.


"Eksperimen pertama sudah diperkenalkan di Parrot 3.9 dengan masuknya Firejail, namun kami membutuhkan waktu hampir sebulan kerja keras untuk membuatnya lebih baik dengan peningkatan banyak profil, pengenalan dukungan AppArmor" seperti diinformasikan dalam website resmi ParrotSec.

Perubahan penting lainnya yang diperkenalkan di Parrot Security OS 3.10 adalah kernel Linux 4.14 LTS terbaru, yang didukung dengan update pemeliharaan selama beberapa tahun, serta browser web Mozilla Quantum (57.0) terbaru Mozilla, yang dibundel dengan profil kustom ParrotSec dari kontribusi Komunitas Mozilla Italia.

Di antara alat hacking yang disertakan dalam rilis ini diantaranya adalah Metasploit Framework 4.21, Maltego 4.1, yang terdiri dari alat Maltegoce dan Casefile. Beberapa alat lainnya juga diperbarui di Parrot Security OS 3.10 yaitu dilengkapi dengan semua keamanan terbaru melalui upstream Debian GNU/Linux repositories.

Parrot Security OS 3.10 tersedia untuk diunduh melalui portal web resmi melai dari sekarang, dan tersedia edisi Full dan Home untuk komputer 32-bit dan 64-bit. Pengguna juga disarankan untuk melakukan update instalasi mereka dengan menggunakan perintah "sudo apt update && sudo apt full-upgrade" di emulator terminal.

Waspada, Hidden Backdoor Terdeteksi di WordPress Captcha Plugin

azcreative     March 08, 2018    


Membeli plugin populer dengan basis pengguna yang besar dan menggunakannya untuk kampanye berbahaya telah menjadi tren baru bagi aktor jahat. Salah satu dilakukan oleh pengembang BestWebSoft yang menjual plugin Captcha WordPress populer ke pembeli yang tidak diungkapkan, dan kedapatan telah memodifikasi plugin untuk mendownload dan menginstal backdoor tersembunyi.


Dalam sebuah posting blog yang diterbitkan, perusahaan keamanan WordFence mengungkapkan WordPress baru-baru ini mengeluarkan plugin Captcha yang populer dengan lebih dari 300.000 instalasi aktif dari toko plugin resminya.

Saat meninjau kode sumber plugin Captcha, orang-orang WordFence menemukan backdoor yang parah yang memungkinkan penyerang mendapatkan akses administratif ke situs WordPress tanpa memerlukan otentikasi.Plugin ini dikonfigurasi untuk secara otomatis menarik "backdoor" dari URL https[://]simplywordpress[dot]net/captcha/captcha_pro_update.php - setelah penginstalan dari repositori WordPress resmi tanpa persetujuan admin situs.

Kode backdoor ini dirancang untuk membuat sesi login bagi penyerang dengan mendapatkan hak istimewa administratif dan memungkinkan mereka mendapatkan akses ke salah satu dari 300.000 situs web (menggunakan plugin ini) dari jarak jauh tanpa memerlukan otentikasi apapun.

    "Backdoor ini menciptakan sesi dengan ID pengguna 1 (pengguna admin default yang dibuat WordPress saat Anda menginstalnya), memodifikasi cookies autentikasi, dan kemudian menghapusnya sendiri '" seperti diinformasikan blog WordFence. "Kode instalasi backdoor tidak terauthentikasi, artinya siapapun bisa memicunya."

Selain itu, kode yang dimodifikasi dari server hampir sama dengan kode di repositori plugin yang sah, oleh karena itu "memicu proses pembaruan otomatis yang sama akan menghapus semua jejak sistem berkas dari backdoor," membuatnya terlihat seolah-olah tidak pernah ada dan membantu penyerang menghindari deteksi.

Alasan di balik penambahan backdoor tidak jelas pada saat ini, namun jika seseorang membayar jumlah yang bagus untuk membeli plugin populer dengan basis pengguna yang besar, pasti ada motif yang kuat. WordFence telah bekerja sama dengan WordPress untuk menambal versi Captcha yang terkena dampak dan memblokir pengembang untuk menerbitkan pembaruan, sehingga administrator situs sangat dianjurkan untuk mengganti plugin mereka dengan Captcha versi terbaru 4.4.5.

WordFence telah berjanji untuk merilis detil teknis mendalam tentang bagaimana instalasi dan eksekusi backdoor bekerja, bersamaan dengan proof-of-concept exploit setelah 30 hari sehingga admin mendapatkan cukup waktu untuk menambal situs mereka.

Pendiri Mandrake Linux Bangun Android OS Tanpa Google Apps

azcreative     March 08, 2018    


Gael Duval, yang dikenal sebagai pendiri Mandrake Linux, telah mengalihkan perhatiannya ke platform mobile, mengembangkan versi Android baru yang hadir tanpa aplikasi Google :). Disebut dengan eelo, Android yang dikembangkannya tersebut sepenuhnya difokuskan pada aplikasi open source, dengan rencana untuk memperluas dunia mobile dan berkembang menjadi ekosistem penuh yang mencakup sistem operasi PC dan fitur yang saat ini dikembangkan oleh raksasa teknologi.



Pada titik ini, eelo sebagian besar merupakan versi yang lebih baik dari LineageOS dengan launcher baru dan koleksi aplikasi baru, namun Duval berjanji untuk berfokus pada privasi pada Android-nya tersebut.

"Eelo akan menginformasikan kepada pengguna mengapa data-slavery bukanlah sebuah takdir. Dan eelo akan memberikan alternatif yang kredibel kepada pengguna yang peduli terhadap privasi data mereka: ponsel dan sistem operasi smartphone, dan layanan web terkait. Dalam jangka panjang kami ingin menyediakan ekosistem digital lengkap, termasuk sistem operasi PC, asisten pribadi, API web, " seperti diinformasikan dalam website resminya.

Pada halaman kampanye Kickstarter, dia meluncurkan untuk mengumpulkan dana yang diperlukan untuk mendukung proyek tersebut, Duval kemudian menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk "menaklukkan privasinya."

"Saya menyadari tahun ini bahwa saya lebih sering menggunakan iPhone, Mac dan Google services. Saya menyadari bahwa saya telah menjadi malas dan privasi data saya telah lenyap, "katanya. "Dan saya tidak senang dengan situasi itu. Saya tidak senang dengan situasi ini karena iOS adalah hak paten dan saya lebih memilih Open Source Software. Seperti jutaan lainnya, saya lebih banyak menggunakan PRODUK GOOGLE," lanjutnya.

Sebagai bagian dari proyek ini, Duval ingin mengganti setiap aplikasi Google dengan alternatif open source yang menyediakan fitur kaya yang sama tanpa melakukan kompromi apapun. Google Maps akan diganti dengan OpenStreetMaps, F-Droid dan APKPure akan memainkan peran dari app store, dan NextCloud dan OwnCloud dianggap sebagai pengganti potensial untuk Google Drive.

eelo masih dalam pekerjaan, tapi mengingat sudah mencapai 20 persen dari tujuannya di Kickstarter, tidak butuh waktu lama sampai dana yang diperlukan untuk mewujudkannya mimpinya.

Acer Memperkenalkan Acer Predator 8 Gaming Tablet

azcreative     March 08, 2018    


(#Gamers) Pada IFA 2015 yang digelar pada September 2015 beberapa bulan lalu, Acer berencana memperkenalkan perangkat game tablet 8 inci yang diberi nama Acer Predator 8 gaming tablet. Kabarnya perangkat ini akan debut di Rumania kemudian akan menyusul peluncuran di Negara Eropa lainnya pada akhir tahun ini juga. Menurut Acer Rumania, tablet ini akan dijual hanya dalam waktu musim liburan dengan harga $400 yang tersedia di toko online di negara tersebut. Acer Predator 8 adalah tablet unik yang hadir dengan konfigurasi hardware yang handal dan beberapa perbaikan lainnya yang ditujukan kepada gamer.


Perangkat ini dilengkapi dengan prosesor 1.6GHz Intel Atom x7-Z8700 dengan 2GB RAM dan 32GB / 64GB memori internal dan dapat diperluas hingga 128GB melalui slot kartu microSD. Dilengkapi dengan capacitive touchscreen IPS display LCD 8 inci mendukung 1920 x 1200 piksel. Acer Predator 8 menggunakan empat speaker stereo sehingga bisa menawarkan surround sound ketika bermain game.

5-megapiksel kamera dengan autofocus, LED flash dan video recording, serta kamera 2 megapiksel kamera sekunder untuk selfies. Tablet ini tidak memiliki konektivitas seluler, tetapi Anda akan Mampu memanfaatkan pilihan lain seperti Wi-Fi (2x2 MIMO), Bluetooth 4.0 dan microUSB 2.0. Beratnya 350g dan tebal 8.7mm.

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .