Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Monday, 15 October 2018

12 TEKNIK SUPER UNTUK MENGHASILKAN FOTO PRODUK YANG KEREN

azcreative     October 15, 2018    
12 Teknik Super Untuk Menghasilkan Foto Produk Yang Keren
Fotografi produk sebenarnya bukan hanya berbicara mengenai ‘keindahan/kecantikan’ suatu produk/barang tapi juga sebagai promosi dan penjualan. Karena dengan menampilkan foto produk anda yang berkualitas tinggi di setiap situs ternama (seperti amazon) ataupun juga melalui sebuah pameran yang dapat dilihat oleh banyak orang, maka hal tersebut akan membantu anda dalam menghasilkan keuntungan yang besar.
Dalam bidang fotografi, melakukan product photos shot bisa saja sangat sulit atau bahkan mengintimidasi, karena untuk menghasilkan foto produk yang bagus, harganya mahal. Itulah sebabnya, ada puluhan/ratusan alat pemotretan yang tersedia untuk membantu dalam menyelesaikan pekerjaan anda. Sebagai pemilik usaha yang hanya bergantung pada perusahaan lain dan perusahaan kecil yang hanya mendapatkan penghasilan dari usahanya sehari-hari, maka sudah pasti bahwa tidak selamanya uang akan selalu ada.
Nah, kalau begitu, haruskan menyerah dengan kondisi keuangan yang minim untuk memperoleh foto produk yang bagus? Tentu saja tidak, karena anda dapat menggunakan cara ini yaitu pendekatan DIY (do it yourself) untuk menciptakan foto produkmu sendiri yang bagus dan keren. Melakukan cara ini tidaklah sukar seperti yang anda pikirkan yang penting bertindaklah terlebih dahulu jangan hanya dipikirkan terus-menerus.
Tanpa harus panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah 12 teknik foto produk yang super untuk menghasilkan foto produk yang menarik dan menakjubkan yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda.

1.  KAMERA

Memiliki kamera yang mahal memang bagus karena dilengkapi dengan peralatan yang berkualitas tinggi, tapi hal tersebut bukanlah satu-satunya penentu dalam menghasilkan gambar yang bagus. Jika anda tidak sanggup membeli kamera yang mahal, maka mulailah dengan kamera yang sanggup anda miliki dan lihatlah hasilnya. Ingatlah bahwa foto yang bagus tercipta dari serangkaian pilihan dengan menggabungkan pencahayaan, gaya, serta pengolahan pasca pemotretan.
Sekarang ini, pengguna kamera DSLR (digital single lens reflex) semakin bertambah setiap tahunnya. Jadi jika anda berencana untuk melakukan pemotretan dalam jumlah yang banyak, maka sangat disarankan untuk berinvestasi dalam kamera digital yang baik. Pilihan anda tentang kamera yang hendak digunakan dapat memberikan efek yang signifikan terhadap hasil akhir dari foto produk anda. Karena itu, hati-hatilah dalam menentukan kamera apa yang hendak anda beli. Jika hal itu (membeli kamera yang berkualitas bagus) tidak ada dalam daftar anggaran belanja anda sekarang, maka gunakanlah iphone. Aplikasi gratis seperti VSCO Cam akan membantu anda mendapatkan beberapa gambar yang bagus dari kamera smartphone anda. Gambar yang bagus khususnya akan muncul/terlihat dalam situs seperti Instagram, Facebook, Pinterest, dan lain sebagainya.
Jika Anda menggunakan kamera DSLR, maka berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika anda menarik gear anda secara bersamaan: (1) Jangan menggunakan lensa sudut yang lebar karena akan membuat produk anda berada dalam posisi terbalik. (2) Gunakan aperture yang tepat untuk menghasilkan foto yang bagus. Aperture yang lebar seperti pada posisi f2.8 atau f4.5 akan mempersempit luas pandangan anda dalam mengambil gambar sehingga meninggalkan beberapa bagian produk. Tapi aperture yang kecil seperti pada posisi f8 atau f11 akan memberikan pandangan yang lebih luas bagi anda dalam mengambil gambar serta menjaga seluruh area pemotretan anda untuk tetap berada dalam titik fokus. (3) Gunakan white balance (komposisi warna) yang benar. Saat hendak mengambil gambar, pastikan bahwa warna yang ditampilkan dalam bola lampu anda sesuai dengan foto produk anda.

2. LATAR DAN PENCAHAYAAN



Saat mengatur lokasi pemotretan anda, mulailah dengan mencari tahu jenis latar belakang dan pencahayaan seperti apa yang anda butuhkan untuk foto produk anda. Misalnya, cara menyiapkan lampu buat sebotol anggur benar-benar berbeda dari cara mengatur lampu untuk sebuah telepon genggam.
Terkadang latar belakang putih atau hitam tidak memberikan tampilan terbaik untuk foto produk anda, terutama untuk produk-produk yang perlu ditampilkan dalam kehidupan seseorang. Misalnya, tas bisa dengan mudah difoto dengan latar belakang putih bersih, tetapi anda mungkin juga ingin untuk menunjukkan seorang wanita yang mengenakan tas untuk memberikan konteks yang tepat; Mengambil foto seperti kacamata baik didalam dan diluar hemparan sinar matahari; Mengambil gambar jam tangan baik itu dikenakan atau tidak. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk tertarik pada foto produk yang kita promosi/jual serta dapat meningkatkan kepercayaan mereka (pelanggan) untuk membeli barang yang belum pernah mereka lihat secara langsung.

3. TRIPOD

Lebar/luas tempat pemotretan memberikan petunjuk untuk memperoleh fokus pemotretan yang lebih tajam dan bagus serta memperbesar atau menghentikan fokus kamera yang sedang aktif. Jika pencahayaan yang anda peroleh pada lokasi pemotretan kurang, maka anda perlu melakukan tindakan pencegahan yaitu dengan membuat shutter speed menjadi pelan agar memberikan ruang yang cukup untuk pencahayaan. Tapi, saat shutter speed berada pada posisi lambat, maka anda tidak dapat memegangnya dengan tangan karena hasilnya akan tidak bagus. Itulah sebabnya tripod merupakah pilihan terbaik yang bisa digunakan untuk menolong anda dalam melakukan pemotretan.

4. CAHAYA ALAMI

Cahaya alami yang diperoleh secara langsung dari sinar matahari memberikan efek yang baik untuk semua jenis foto jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Pada umumnya, mengambil foto di sore hari akan memberikan hasil terbaik, karena mengambil gambar bukan hanya mengenai jumlah cahaya yang diperoleh tapi juga keseragaman dalam menyalurkan cahaya tersebut.  Dalam pengertiannya, cahaya dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu: Hard shadow dan Soft shadow. (1) Hard shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran subjek. Sebaliknya, (2) Soft shadow dibuat ketika ukuran sumber cahaya lebih besar dari subjek. Jadi jika anda bertujuan untuk menggunakan Soft shadow maka pergilah keluar ruangan. Pilihan anda menentukan kualitas foto produk anda. Karena itu hati-hatilah dalam memilih cahaya yang hendak anda gunakan.

5. SUDUT FOTO

Saat anda mengambil gambar, cobalah gunakan sudut yang berbeda-beda satu sama lain. Bermain-mainlah dengan setiap sudut yang ada pada tempat pemotretan anda sambil memperhatikan hal-hal unik yang ada disekitar anda, karena anda tidak pernah tahu sudut seperti apa yang akan nampak pada pandangan anda yang memberikan tampilan foto anda menarik untuk dilihat. Jangan lupa untuk menampilkan ukuran produk anda secara akurat dengan bentuk dan kualitas foto yang jelas untuk memastikan penjualan laris dan pelanggan puas.

6. TENANG

Saat anda mengambil gambar, cobalah untuk relax (tenang) dan jangan tegang (gugup) karena getaran/goyangan sedikit saja dapat memberikan efek yang kurang bagus untuk foto anda. Selain itu, semakin dekat posisi anda dengan subjek anda, maka gambar yang anda ambil semakin blur. Itulah sebabnya, gunakanlah tripod untuk membantu menjaga kestabilan kamera anda. Sebagai tambahan, anda dapat menggunakan built-in timer yang ada pada kamera anda untuk mengurangi guncangan yang dapat terjadi pada kamera anda serta memaksimalkan keakuratan gambar anda. Bila anda menggunakan kamera hp, maka pertimbangkanlah sandaran kamera smartphone anda dengan baik, apakah telah tersandar pada objek yang kokok atau tidak untuk mengurangi getaran.

7. ALAMI

Ambilah gambar mengenai produk yang akan menolong orang-orang berhubungan dengan barang itu dalam kehidupan nyata. Misalnya, jika anda mengambil gambar tentang jam tangan, maka tunjukanlah foto jam tangan itu pada pergelangan tangan seseorang; atau jika anda menjual perhiasan atau pakaian, maka memiliki setidaknya satu gambar dari produk anda sebagai contoh merupakan cara yang hebat. Karena calon pembeli akan mendapatkan ide tentang bagaimana barang itu akan kelihatan/nampak pada mereka saat digunakan. Hal ini juga dapat menolong dalam menentuk sasaran pemasaran produk anda.

8. TAMPILKAN LEBIH, BUKANNYA KURANG

Sebagian besar situs yang memuat gambar produk-produk untuk dijual, orang-orang menampilkan satu item (barang) dan kemudian menulis di bawahnya “tersedia juga dalam warna biru dan hijau”. Jika anda menawarkan item tertentu dalam pemilihan warna, janganlah hanya memberitahu pelanggan tentang hal tersebut tapi biarkanlah mereka melihat sendiri. Satu set foto yang menunjukkan berbagai macam warna akan membuat produk anda terlihat lebih kaya dan lebih menarik.

9. TOMBOL HAPUS BUKAN TEMAN

“Tombol hapus bukanlah teman” artinya jangan terlalu gampang untuk menghapus gambar anda yang kelihatan jelek saat anda melihatnya kembali dalam kamera. Bersabarlah sedikit dan tunggu sampai foto-foto anda selesai ditransfer ke komputer, karena gambar foto yang anda ambil terlihat sangat berbeda pada layar yang lebih besar. Setelah itu barulah anda menentukan foto-foto yang perlu dihilangkan dan yang tidak.

10. PENGATURAN

Meluangkan waktu yang lebih untuk mempersiapkan pengaturan pencahayaan anda sebelum memulai sesi pemotretan adalah penting. Karena pencahayaan yang pas memberikan efek yang sempurna buat foto produk anda. Ingatlah ukuran dan kebutuhan dari masing-masing produk dan jadikan hal itu sebagai dasar/standar untuk setiap pemotretan anda. Misalnya, jika anda memiliki perhiasan yang banyak untuk difoto, maka pengaturan yang lebih kecil digunakan dan floating technique mungkin merupakan salah satu cara terbaik dan yang tersedia untuk gambar perhiasan anda, misalnya anting-anting, cincin, dll.
Saat melakukan foto produk, adalah penting untuk membuat diagram dalam menunjukkan bagaimana anda telah selesai mengatur segala sesuatu yang anda perlukan. Misalnya, mengukur jarak antara cahaya dan produk foto anda; jarak antara kamera dan produk foto anda; serta penetapan sudut-sudut lampu dan ketinggian lampu yang diarahkan pada produk foto anda. Catatan atau diagram yang baik akan membuat sesi pemotretan menjadi lebih mudah.
Akhirnya, pastikanlah untuk mendapatkan beberapa sudut yang bagus dari setiap produk anda. Tunjukkan pada pelanggan foto produk anda secara rinci dan jelas. Ingat, foto anda harus akurat dalam menggambarkan produk anda.

11. JANGAN TERBURU-BURU

Adalah hal yang wajar untuk melakukan segala hal dengan cepat, tetapi dalam foto produk, kesabaran dapat memberikan efek yang signifikan pada kualitas foto produk anda. Jadi, pastikanlah bahwa anda memiliki peralatan yang tepat saat melakukan pemotretan. Periksa kembali apakah pengaturan yang telah anda lakukan itu benar. Dan gunakanlah beberapa menit untuk memastikan apakah produk anda sudah benar-benar bagus atau masih perlu pemeriksaan lanjutan.
Ingat, cara terbaik untuk menguasai fotografi hanya dengan berlatih. Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Lakukan terus yang terbaik sampai anda puas dengan hasilnya.

12. EDIT (PERIKSA)

Setelah selesai mengambil gambar, mulailah untuk memeriksa setiap gambar yang diperoleh. Pemeriksaan pasca pemotretan memberikan anda kesempatan untuk membersihkan dan meningkatkan kualitas foto anda. Bahkan jika anda membuat kesalahan kecil saat mengambil gambar, perangkat lunak yang tepat dapat membantu anda untuk memberikan hasil akhir yang sempurna dalam foto anda.
Adobe photoshop merupakan salah satu perangkat lunak yang bisa anda gunakan dalam proses pemeriksaan. Adobe photoshop merupakan perangkat yang bagus, tapi tidaklah murah. Jika Anda tidak memiliki akses ke adobe photoshop, maka ada banyak pilihan bebas lainnya yang dapat anda gunakan. Misalnya, pixlr dditor. Pixlr editor adalah perangkat yang kualitasnya hampir sama dengan photoshop dan itu adalah sebuah aplikasi berbasis web gratis. Disamping itu juga, anda dapat menggunakan image editor aviary langsung pada editor wix sehingga membuat foto anda benar-benar bersinar.

KESIMPULAN

Akhirnya kita tahu bahwa foto produk merupakan hal yang sulit untuk dilakukan serta memakan waktu yang banyak. Adalah sangat gampang untuk cepat mengangkat tangan (menyerah) dan berkata dalam hati seperti seseorang yang baru saja kalah dalam pertandingan yang besar seperti final piala dunia. Payah. Ternyata susah. Lebih baik berhenti saja!
Ingatlah bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Sekalipun sulit untuk memulainya, teruslah jalani. Jangan mudah menyerah dan tetaplah berusaha, maka anda akan melihat kualitas fotografi anda meningkat serta foto-foto yang anda hasilkan sesuai dengan keinginana anda. Demikianlah artikel yang bisa kami sediakan. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

11 TEKNIK JITU UNTUK MENGHASILKAN FOTOGRAFI ARSITEKTUR YANG KEREN DAN MENAKJUBKAN

azcreative     October 15, 2018    
11 Teknik Jitu Untuk Menghasilkan Fotografi Arsitektur Yang Keren Dan Menakjubkan
Fotografi arsitektur, entah itu klasik maupun modern, sama-sama bermanfaat serta menantang bagi semua fotografer termasuk Tobias Gawrish dari Jerman. Karena kegemarannya tersebut, Gawrish sering menghabiskan waktu yang lebih untuk berburu objek-objek arsitektur untuk diabadikan dalam foto. Dimatanya, arsitektur merupakan objek yang mengagumkan. Arsitektur merupakan hobi dari Gawrish.
Pada dasarnya, mencari tahu cara untuk mendapatkan gambar utama (ultimate shot) pada pemotretan khususnya arsitektur bukanlah merupakan hal yang mudah untuk dilakukan sekalipun anda telah mencobanya berkali-kali. Fotografi arsitektur merupakan jenis fotografi yang menggunakan objek seperti bangunan serta sejenisnya yang menawarkan keindahan serta daya tarik yang luar biasa yang memberikan gambaran secara akurat mengenai objek tersebut.
Mencari objek bangunan yang bagus bisa anda lakukan dengan traveling, bertanya, maupun browsing lewat internet. Disamping itu, sebagian lewat foto-foto yang dilihat saat pameran. Namun, sekali lagi, arsitektur merupakan hal yang orang bilang “gampang-gampang susah”. Butuh ketekunan dan kesabaran dalam mencapai hasil yang maksimal.
Ada banyak faktor yang berperan dalam memperoleh gambar utama (ultimate shot), ada yang bisa dikontrol, tapi ada juga yang tidak bisa. Sekalipun tips dan teknik dibawah ini terlihat masuk akal untuk dilakukan, tapi bukanlah hal-hal seperti dibawah ini yang anda pikirkan setiap kali anda secara spontan mengambil gambar bangunan serta sejenisnya yang menarik perhatian anda. Jadi, tanpa panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah 11 teknik jitu yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda untuk menghasilkan fotografi arsitektur yang keren dan menakjubkan.

1. PASTIKAN KESIAPAN KAMERA DAN LOKASI ANDA

Jika anda benar-benar mendambakan/menginginkan foto terbaik, maka anda harus mempertimbangkan untuk selalu membawa kamera kemanapun anda pergi, karena anda tidak pernah tahu kapan inspirasi itu akan muncul. Tapi, jika lokasi yang hendak anda jadikan subjek pemotretan sudah dipilih sebelumnya, maka pastikan anda siap untuk lokasi tersebut. Misalnya, bangunan yang anda tentukan sebagai subjek adalah tempat bisnis, maka periksalah/cari tahu jam-jam berapa saja tempat itu dibuka.
Disamping itu juga, anda harus memeriksa segala sesuatu pada subjek pemotretan anda bersama dengan pemiliknya, atau juga mencari tahu keadaan sekitar tempat anda, apakah memerlukan izin untuk mengambil foto atau tidak. Kelalaian karena bersikap acuh tak acuh atau tidak mau tahu bisa membuat anda berada dalam masalah serta menghambat anda memperoleh kesempatan untuk mendapatkan foto impian anda.
Dan yang terakhir adalah lihatlah laporan prakiraan cuaca untuk lokasi anda. Terlepas dari pada jenis gambar yang anda inginkan – cuaca bisa merusak hari anda. Karena itu berpikirlah bijak dan kreatif.

2. GUNAKANLAH PERALATAN FOTOGRAFI YANG TEPAT

Adalah hal yang sangat penting untuk memiliki peralatan fotografi yang tepat untuk pekerjaan yang anda lakukan. Jika hal itu berhubungan dengan fotografi arsitektur, dengan tampilan yang lebar (wide angle), maka lensa dengan sudut ultra yang lebar merupakan pilihan terbaik.
Jenis lensa pilihan anda memungkinkan anda untuk mendapatkan komposisi yang dramatis serta memberikan anda kemampuan untuk menyesuaikan seluruh kerangka bangunan yang merupakan subjek anda menjadi satu sasaran. Namun, tidak semua bangunan akan masuk ke-setiap sasaran anda. Di sinilah kamera dengan format panorama/keindahan alam dapat bermanfaat. Sementara beberapa kamera menawarkan in-shot-stitching tentang keindahan alam, maka pertimbangkanlah penggunaan Hugin atau PTGui, yang merupakan dua jenis perangkat lunak yang memungkinkan anda untuk menggabunggkan (menjahit) gambar panorama/keindahan alam menjadi satu setelah pengambilan gambar. Hal ini juga bermanfaat jika anda memotret dengan menggunakan kamera Digital Single-Lens Reflex (DSLR).

3. GUNAKAN WAKTU SEBAIK MUNGKIN

Salah satu faktor penentu untuk menghasilkan foto arsitektur yang menakjubkan adalah waktu. Pastikan bahwa anda memiliki waktu yang cukup saat hendak memotret, misalkan sehari. Hal ini tidak hanya memberikan anda waktu yang cukup untuk mendapatkan gambar yang anda inginkan, tetapi memungkinkan anda juga untuk memperoleh kesempatan menjelajahi bangunan-bangunan yang bakal menjadi objek foto anda. Dengan waktu yang cukup, anda bisa berjalan-jalan serta melihat semua sisi bangunan untuk menemukan daerah-daerah mana yang memberikan latar yang bagus serta unik untuk foto anda. Jadi siapkanlah waktu yang lebih jika anda ingin menghasilkan foto arsitektur yang menakjubkan dan bagus.

4. AMBILAH GAMBAR PADA KONDISI CUACA YANG BERBEDA-BEDA

Memperhatikan laporan/prakiran mengenai cuaca adalah cara yang bagus untuk memastikan gambar yang sempurna. Ini bukanlah berarti bahwa anda hanya bisa melakukan pemotretan pada saat matahari bersinar. Bahkan, anda mungkin akan terkejut ketika menemukan bahwa foto-foto terbaik diambil saat badai menggulung diatas kepala anda serta langit yang sedang mendung. Awan yang berputar-putar, hujan gerimis yang sedang turun, dan kemungkinan pelangi, benar-benar dapat meningkatkan suasana serta kualitas foto anda.

5. PERHATIKAN CAHAYA YANG ADA

Anda mungkin akan terkejut saat melihat bahwa betapa bedanya suatu bangunan dan sekitarnya pada saat matahari terbenam di malam hari atau menghilang di balik awan dengan saat matahari bersinar cerah pada waktu siang. Untuk melihat perbedaanya, maka ambilah beberapa gambar pada siang hari dengan berbagai sudut (angle) bangunan untuk melihat bagaimana mereka terlihat. Kemudian, kembalilah pada malam hari dan lihatlah apa yang berubah tentang bangunan dan lingkungan disekitarnya. Anda akan melihat dan menemukan bahwa ketika matahari terbenam, bayangan yang berbeda muncul dan bangunan akan terlihat dengan tampilan warna yang berbeda.
Jadi secara keseluruhan, gambar bangunan pada siang hari akan nampak berbeda dengan malam hari karena adanya faktor cahaya.

6. AMBIL GAMBAR DARI SETIAP SUDUT YANG BERBEDA

Sama seperti cahaya dapat memberikan efek pada cara bangunan terlihat sehingga memberikan anda posisi yang tepat saat mengambil gambar, demikian pula halnya dengan sudut (angle) yang berbeda-beda. Masing-masing angle memiliki ketertarikan yang berbeda-beda. Karena itu, cobalah untuk mengambil gambar disetiap angle yang terlihat untuk menghasilkan karya yang bervariasi gantinya sama. Lebih dari pada itu, waktu memainkan peranan yang sangat penting dalam memastikan sudut (angle) yang tepat untuk foto anda. Karena dengan adanya waktu yang cukup, anda memiliki kesempatan untuk berjalan-jalan disekitar bangunan/gedung lokasi anda sambil mengambil beberapa gambar untuk memastikan sudut (angle) yang anda inginkan.

7. SELALU PERHATIKAN KOMPOSISI ANDA

Menempatkan beberapa pemikiran ke dalam komposisi fotografi anda merupakan hal yang sangat penting apalagi jika hal itu berhubungan dengan fotografi arsitektur. Carilah selalu sudut yang menarik dan unik dengan perspektif yang berbeda-beda bila memungkinkan. Pikirkan tentang prinsip rules of third, dan bagaimana anda melakukannya. Misalnya, daripada mengambil foto dari bawah, mengapa tidak naik ke atas. Jika anda memegang kamera anda (hand-held), maka aturlah ISO anda pada posisi 400 dan tempatkan kamera anda pada posisi yang aman. Tampilah kreatif dengan ide serta pemikiran yang unik dan jelas untuk menghasilkan gambar yang bagus dan indah.

8. GUNAKANLAH PERANGKAT LUNAK FOTOGRAFI YANG TEPAT

Setelah anda selesai mengambil gambar, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan dalam meningkatkan kualitas foto anda agar terlihat bagus dan menarik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan program perangkat lunak (software) fotografi yang tepat. Misalnya, Perfect photo suite, Dxo, dan Adope Photoshop. Jika anda tidak terbiasa untuk menggunakan perfect photo suite, Dxo, dan adope photoshop, maka anda juga bisa mencoba perangkat lunak yang lebih muda untuk digunakan yaitu apple aperture atau adobe lightroom. Itulah sebabnya, gunakanlah perangkat lunak yang tepat untuk menghasilkan foto yang menarik dan menakjubkan yang sesuai dengan keinginan anda.

9. WARNA ATAU HITAM PUTIH

Hal lain lagi yang perlu untuk diperhatikan dalam mengambil gambar tentang arsitektur (bangunan) adalah menentukan gambar foto anda, apakah berwarna atau hitam putih. Meskipun keputusan ini (menentukan warna atau hitam putih) murni dari fotografer itu sendiri, tapi ada beberapa poin yang harus dipertimbangkan. (1) Dalam fotografi arsitektur, saat anda mengambil gambar mengenai bangunan, maka warna bangunan itu merupakan fitur atau tampilan yang paling penting yang ingin anda soroti. Oleh karena itu, mengambil gambar yang berwarna mungkin menjadi pilihan terbaik. Namun sebaliknya, (2) jika anda hanya ingin untuk menyoroti jalur struktural bangunannya saja, maka lebih baik mengambil gambar dengan tampilan hitam/putih saja.

10. PEMERIKSAAN KEMBALI PASCA PEMOTRETAN

Pemeriksaan kembali hasil foto setelah selesai pemotretan merupakan hal yang menarik dalam menghasilkan foto yang keren dan bagus. Pemeriksaan ini meliputi: warna, ketajaman gambar, dan contrast. Anda dapat menggunakan perangkat yang cocok dalam melakukan pemeriksaan terhadap foto-foto anda. Misalnya, Dxo dan Adobe Photoshop. Penggunaan perangkat yang tepat dapat memberikan hasil akhir yang bagus terhadap kualitas foto anda.

11. CARILAH LOKASI YANG UNIK

Pemilihan lokasi pemotretan yang tepat memberikan anda kesempatan untuk memperoleh gambar yang bagus. Ada begitu banyak bangunan yang terkenal disekitar kita tepatnya ditempat dimana kita berada yang hampir semua bangunan tersebut telah dijadikan subjek foto berulang-ulang kali sekalipun dengan tampilan cahaya yang berbeda-beda serta kondisi cuaca yang tidak sama. Namun, hal inilah (pemilihan lokasi foto) yang menyebabkan kenapa tempat-tempat tersebut terkenal/dikenal oleh banyak orang. Namun, terlepas dari semuanya itu, carilah lokasi yang belum pernah ada (difoto oleh banyak orang), dan hasilkanlah foto yang bagus mengenai lokasi tersebut sehingga membuat orang-orang nantinya tergila-gila untuk pergi melihat lokasi yang anda hasilkan itu.

KESIMPULAN

Fotografi arsitektur atau fotografi yang menggunakan objek foto seperti bangunan dan sejenisnya merupakan suatu hal yang menarik dalam menghasilkan gambar-gambar yang bagus tanpa batasan yang berarti misalnya bangunan yang sudah lama/tua. Fotografi arsitektur yang sempurna dapat kita peroleh hanya dengan pelatihan dan pembelajaran yang terus-menerus. Ingat, segala sesuatu memerlukan proses, demikian juga halnya dengan fotografi arsitektur.
Memang pada awalnya atau saat anda baru akan memulai hal ini, segala sesuatu mungkin kelihatannya tidak berjalan sesuai dengan keinginan anda. Tapi, janganlah menyerah. Teruslah berusaha dan jadilah kreatif, karena hasil akhir tidak akan menghianati usaha dan kerja keras yang telah anda lakukan. Ingat, untuk mencapai hasil yang maksimal dibutuhkan kesabaran dan ketekunan. Jangan mudah menyerah dengan keadaan yah guys.
Sekian artikel yang bisa kami bagikan buat anda semua pecinta fotografi. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

7 TIPS KHUSUS UNTUK FOTO STILL-LIFE

azcreative     October 15, 2018    
Still-life fotografi lebih dari sekadar menangkap suasana/moment yang ada pada saat pemotretan, melainkan menciptakan sebuah gambar yang menarik. Still life fotografi adalah jenis fotografi yang menggambarkan objek / benda mati, dan biasanya menampilkan benda-benda yang saling berhubungan seperti menceritakan sesuatu. Dalam menyusun foto anda, maka mulailah dari memperhatikan latar belakang, kemudian subjek, dan selanjutnya pencahayaan.
Jika anda menggunakan subjek benda mati seperti anggur, apel, kunci, dan segelas susu, maka subjek anda cenderung diam/tidak bergerak sehingga memungkinkan anda untuk mengambil waktu dalam melakukan berbagai perbaikan terhadap pencahayaan, serta bereksperimen dengan komposisi anda. Ini adalah cara yang sangat menyenangkan dalam memotret, karena anda tidak memerlukan peralatan yang mewah untuk melakukannya. Ini juga merupakan cara yang bagus untuk belajar mengenai pencahayaan dan komposisi, dimana hal-hal tersebut merupakan elemen-elemen kunci untuk setiap jenis fotografi.
Jenis fotografi still-life berbeda dari jenis fotografi lainnya seperti landscape atau portrait. Still life dapat memberikan ruang yang cukup bagi fotografer untuk menyusun elemen desain dalam sebuah komposisi. Namun, untuk jenis fotografi seperti ini, fotografer dituntut untuk lebih menghadirkan  ‘rasa’ dan penggunaan pencahayaan yang halus dan lembut. Kadang-kadang, kualitas gambar still-life yang bagus menjadikannya menantang untuk difoto. Hal itu dikarenakan mereka sangat dekat, sehingga mudah untuk melihat ketidaksempurnaan pada subjek tersebut, seperti cacat pada sepotong buah yang biasanya berlalu tanpa disadari.
Potret mengenai kehidupan (still life photography), baik itu benda hidup/mati memiliki banyak kegunaan. Misalnya, anda ingin mengambil gambar dari karang yang indah atau mungkin mengambil gambar dari produk yang anda jual di eBay. Tidak peduli apapun alasan yang anda miliki, fotografi still-life tetaplah merupakan ketrampilan yang bagus untuk dipelajari.
Kecuali anda memotret produk atau gambar tertentu untuk tugas majalah, maka anda memiliki akses yang tak terbatas untuk menghasilkan fotografi still-life yang keren. Dibalik kepercayaan masyarakat pada umumnya, still-life photography tidak hanya terbatas pada gambar apel dan anggur serta segelas kopi atau kunci.Bahkan sesuatu seperti gulungan seni yang terikat oleh benang bisa menjadi hal yang menarik serta memberikan daya tarik visual yang luar biasa.
Pada umumnya, orang-orang masih menganggap bahwa fotografi still-life jauh lebih mudah untuk dilakukan dari pada jenis fotografi lainnya seperti olahraga atau landscape. Karena dengan menggunakan subjek benda mati seperti kunci, apel, dan anggur, anda memiliki kontrol penuh terhadap komposisi anda serta bagaimana mengatur atau menampilkan subjek benda mati tersebut persis seperti yang anda inginkan.
Meskipun menantang, tapi anda dapat menciptakan sebuah gambar berkualitas tinggi mengenai still-life subjek dengan menggunakan ketrampilan dasar fotografi yang anda miliki, dan kemudian diikuti dengan melakukan beberapa tips dibawah ini. Nah, tanpa panjang lebar lagi, maka berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan foto still life yang keren dan menakjubkan yang bisa kami (foto.co.id) sediakan buat anda.

1.  BUATLAH PERSIAPAN YANG MATANG

Bertolak-belakang dengan persepsi umum, anda tidak memerlukan sebuah studio atau lokasi yang mewah untuk membuat awal yang luar biasa dengan still-life photo anda. Anda dapat memulainya dengan hanya menggunakan ruang sederhana yang ada dirumah anda, misalnya, menempatkan meja anda dekat pada jendela, kemudian dilengkapi dengan latar belakang yang sederhana, yaitu dengan memanfaatkan beberapa lampu yang ada.
Hal ini tentunya bervariasi untuk foto landscape atau portrait, dimana anda diperhadapkan dengan pilihan variabel yang cukup sulit, misalnya, menggunakan sebuah gunung yang menakjubkan sebagai subjek, atau subjek lainnya yang menarik perhatian anda. Tapi dalam still-life photography, pilihan variabel pemotretan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan foto landscape atau portrait, sehingga membuat anda sebagai fotografer memiliki kontrol penuh atas situasi, termasuk subjek anda, tetapi anda perlu kreatif dalam berpikir, sehingga anda dapat menangkap subjek tersebut dengan cara yang menarik disertai dengan hasil yang menarik.

2.  CARILAH OBJEK YANG TEPAT

Pemilihan objek untuk pemotretan, sepenuhnya adalah pilihan anda. Lakukanlah pencarian di sekitar rumah untuk melihat apakah anda dapat menemukan sesuatu yang sederhana tapi menarik untuk memulai still-life photo anda. Jangan merasa/berpikir bahwa anda seharusnya mengambil foto mengenai buah atau bunga karena orang lain juga melakukan hal tersebut, tapi berpikirlah di luar kebiasaan banyak orang, dan jangan ambisi. Carilah objek yang anda sukai, seperti benda-benda yang anda koleksi, makanan / minuman, baju, perhiasan, tas, sepatu, hewan peliharaan, dan bunga. Dengan memilih objek yang menarik bagi kita, biasanya kita akan lebih semangat dan bergairah dalam memotret untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Jika anda keluar untuk berjalan-jalan disekitar rumah anda, dan kemudian sesuatu yang menarik muncul pada pemandangan anda, maka ambilah beberapa untuk dibawah pulang (tidak mencuri), atau kalau tidak bisa, buatlah catatan tentang hal itu untuk diingat, dan kemudian ambilah gambar tersebut dalam bentuk still-life photo. Cobalah untuk menghindari permukaan yang dapat memberikan pantulan cahaya seperti kaca dan logam saat anda hendak memulainya, karena hal tersebut berkaitan dengan pencahayaan yang tepat. Setelah anda menguasai potret tentang objek tunggal, maka cobalah untuk menggabungkannya, yaitu menggabungkan objek yang berbeda bentuk, warna, tekstur/tampilan, dan lihatlah yang anda hasilkan.

3.  LAKUKAN PENCAHAYAAN DENGAN TEPAT

Dalam fotografi, kualitas cahaya terbaik adalah cahaya matahari. Namun, tanpa adanya perencanaan yang matang, maka cahaya matahari bisa menyebabkan gambar menjadi kurang bagus. Pencahayaan tidaklah harus mahal. Ingat bahwa anda memiliki kontrol penuh atas foto anda. Jadi, jika anda ingin menemukan sebuah ruangan di mana anda dapat memblokir semua cahaya alami dengan menggunakan jendela atau tirai, maka anda menciptkan teknik yang bagus untuk memiliki kontrol penuh terhadap cahaya pada subjek anda.
Penggunaan lampu standar untuk fotografi still-life dapat berjalan dengan sangat baik jika digunakan secara efektif. Pastikan untuk mencoba beberapa posisi pengaturan, karena tidak seharusnya semua cahaya muncul dari depan objek anda, melainkan dari samping dan belakang, sehingga dapat menambah daya tarik tersendiri terhadap foto anda. Atau, pilihlah ruangan dengan jendela yang pas untuk memperoleh cahaya yang tepat dalam jumlah yang sesuai. Cahaya alami dari satu sisi dapat menerangi subjek anda, dan anda dapat memanipulasi cahaya yang anda terima secara langsung dengan menggunakan reflector, sehingga membuat foto anda terlihat hidup, tajam, dan penuh daya tarik.

4.  GUNAKANLAH TRIPOD

Penggunaan tripod tergantung pada situasi pencahayaan anda. Tripod memungkinkan anda untuk mengamati dan memperhatikan subjek anda. Disamping itu juga, tripod memungkinkan anda untuk menggunakan shutter speed lebih lama dari biasanya. Namun, jangan biarkan kamera anda melumpuhkan kreativitas anda. Pastikan untuk memvariasikan sudut dan ketinggian dimana anda memotret. Jika tidak, sebelum anda tahu, anda memiliki koleksi foto dengan mengambil titik sudut yang sama-persistanpa adanya variasi. Buatlah variasi sedikit. Cobalah untuk mengambil gambar pada posisi yang serupa dengan subjek anda, atau cobalah untuk menggunakan teknik bird’s eye view (pandang seperti burung), yaitu melihat dari atas kebawah kepada subjek anda, tapi berhati-hatilah jika anda bergerak di sekitar lokasi pemotretan agar tidak melemparkan bayangan pada subjek anda.
Tripod pada dasarnya berfungsi untuk menjaga kamera anda agar tidak goyang sehingga mencegah terjadinya getaran yang bisa mengakibatkan gambar menjadi kurang bagus. Karena itu, bawalah Tripod setiap kali anda pergi memotret.

5.  PILIHLAH LATAR BELAKANG YANG COCOK

Memilih latar belakang yang cocok untuk subyek anda, memainkan peranan penting dalam keberhasilan secara menyeluruh suatu pemotretan. Adalah hal yang sangat bagus untuk tetap menjaga latar belakang tetap kelihatan bagus dan sederhana, agar tidak mengganggu subjek anda. Misalnya, sebuah dinding polos yang dicat atau selembar kertas besar berwarna putih/polos. Disamping itu juga, pikirkan tentang bagaimana pilihan latar belakang anda kontras dengan subjek anda. Apakah anda ingin latar belakang yang netral, atau variabel lain yang dapat memberikan nuansa yang berbeda kedalam subjek anda. Latar belakang yang tepat memberikan anda hasil yang bagus.

6.  PERHATIKAN KOMPOSISI ANDA

Unsur komposisi untuk still life photography merupakan hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa pekerjaan anda menarik dan unik. Pertimbangkan prinsip the rule of thirds, bagaimana hal tersebut dapat diterapkan dalam pemotretan anda untuk menciptakan komposisi yang kuat. Pastikanlah bahwa tidak ada gangguan yang berarti dalam pemotretan anda, yang mana hanya terdapat subjek serta latar belakang.
Pastikan juga untuk memvariasikan komposisi subjek anda melalui bidikan dan berpikirlah kreatif. Misalnya, kemana mata anda memandang saat mengambil gambar? Apakah anda memanfaatkan ruang negative dalam mengambil gambar atau hanya mencoba untuk mengisi frame anda? Apakah ciri khas dari subjek anda? Digunakan untuk? Dan, apakah subjek anda bagus jika hanya ditempatkan sendiri tanpa adanya variasi?

7.  MANFAATKAN WAKTU ANDA

Jika ada orang yang mempercayakan kamu untuk untuk fotografi still life maka jangan disia-siakan. Ambil pekerjaan itu dan tunjukan profesionalismemu sekalipun itu merupakan kali pertama buat anda untuk melakukannya. Jangan mencoreng kualitas anda hanya karena persoalan ‘budget’ / ‘anggaran’. Demi kepuasan klien, maka pastikan bahwa semua aspek harus sempurna sebelum dijalankan / dieksekusi. Ingatlah bahwa rata-rata pemotretan still life dilakukan di dalam ruangan sehingga anda memiliki waktu yang cukup panjang untuk melakukan pekerjaan dengan baik.
Tidak seperti foto landscape, dimana kondisi pencahayaan terasa lebih cepat berubah dan terbatas untuk bergerak lebih leluasa karena hanya bisa sampai sore hari. Sedangkan still life, anda memiliki waktu yang banyak dan tidak harus bergantung pada cahaya di siang hari. Oleh sebab itu, anda lebih leluasa membuat pengaturan anda, seperti tata letak subjek, lighting, posisi kamera, backdrop dan lain sebagainya karena anda punya waktu sehari penuh untuk melakukan semuanya itu.

KESIMPULAN

Fotografi Still-life merupakan ketrampilan yang sangat menyenangkan untuk dipelajari. Dimulai dari menemukan subjek yang tepat sampai pada bagaimana menciptakan komposisi yang pas untuk subjek anda, menolong setiap fotografer untuk menciptakan gambar yang bagus. Sebagaimana jenis fotografi pada umummnya, untuk menghasilkan gambar yang bagus membutuhkan proses. Itulah sebabnya, teruslah berlatih dan belajar sampai anda menghasilkan foto yang sesuai dengan keinginan anda. Jangan menyerah saat anda gagal, tapi jadikanlah kegagalan tersebut sebagai pelajaran serta motivasi untuk menghasilkan gambar yang bagus.
Demikianlah artikel mengenai still life fotografi yang bisa kami sediakan buat anda semua. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

10 CARA SEDERHANA UNTUK MENGGUNAKAN KAMERA DSLR BUAT PEMULA

azcreative     October 15, 2018    
Jika anda menganggap bahwa diri anda adalah seorang pemula yang tidak yakin mengenai bagaimana cara mengatur kamera anda sepenuhnya, maka bacalah artikel ini. Artikel ini dibuat untuk menolong anda mengerti dalam menggunakan kamera DSLR anda pada setiap pemotretan yang anda lakukan. Jangan biarkan kamera anda mengambil alih kontrol anda saat pengambilan gambar karena kurangnya pengetahuan yang anda miliki mengenai kamera anda. Itulah sebabnya, bacalah artikel dibawah ini dengan seksama dan cobalah untuk lakukan. Pemahaman yang benar mengenai kamera anda dapat menolong anda untuk menghasilkan gambar yang bagus dan menakjubkan.
Kamera DSLR hadir dengan kemampuan untuk mengambil gambar dengan tampilan yang lebih tajam, detail, dan kreatif. Kamera ini hadir dengan fitur yang banyak disertai dengan teknologi yang baru. Itulah sebabnya, banyak fotografer pemula sedikit kewalahan dan butuh waktu untuk beradaptasi secara langsung dengan kamera dslr. Banyak gambar yang bagus bisa diperoleh dengan kamera DSLR jika saja anda tau cara mengatur dan menggunakannya.
Nah, tanpa harus panjang lebar lagi, bagi anda yang tidak sabar lagi untuk menggunakan kamera DSLR buat fotografi anda, maka inilah 10 cara sederhana bagi anda kaum pemula yang hendak menggunakan kamera DSLR yang bisa kami (foto.co.id) sediakan.

1.  JANGAN BUANG KAMERA ANDA

Saat anda membeli kamera dslr pertama kali, janganlah membuangnya ketika hasil yang diperoleh tidaklah sesuai dengan yang diinginkan. Ingatlah selalu bahwa kamera anda merupakan teman terbaik anda. Karena itu, bacalah dan pelajarilah kamera anda sesering mungkin, terutama dalam bulan-bulan pertama setelah anda membeli kamera DSLR. Simpanlah selalu pada tempat yang berguna, misalnya dalam tas kamera anda. Jangan biarkan kamera anda diam. Teruslah gunakan kamera anda dan berusahalah.
Memang bulan-bulan pertama akan sangat melelahkan karena anda perlu menyesuaikan diri dengan kamera anda, namun jangan menyerah. Gunakan setiap waktu yang ada untuk pergi bersama kamera dslr yang anda miliki dan ambilah gambar sebanyak mungkin. Lakukan hal tersebut berulang-ulang sampai anda bisa menguasai kamera anda dengan baik dan benar. Kemudian, hasilkanlah foto-foto sesuai dengan keinginan anda.

2.  BELILAH FILTER UV (ULTRA VIOLET) UNTUK SETIAP LENSA YANG ANDA MILIKI

Adalah lebih mudah untuk mengganti lensa filter (saringan) yang tergores dari pada lensa anda yang sebenarnya yang telah ada pada kamera anda. Karena itu, selalu sediakan lensa filter cadangan setiap kali anda hendak pergi memotet, karena anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selama pemotretan. Hal tersebut sangat cocok dengan sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa adalah lebih baik untuk “sedia payung sebelum hujan”. Sebagai tambahan, bagian penting lainnya yang perlu diingat adalah perlengkapan dalam pemotretan yang mencakup penempatan tripod dan kontrol jarak jauh. Hal-hal ini sangat berguna saat anda mengambil gambar yang membutuhkan shutter speed yang lama.

3.  BELAJARLAH CARA MENGGUNAKAN SEMUA PENGATURAN KAMERA DSLR ANDA

Cara terbaik untuk bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan adalah belajar. Belajarlah cara menggunakan kamera DSLR yang anda miliki dengan baik dan benar, bahkan untuk hal-hal yang belum pernah anda lakukan, seperti cara mengatur ISO. Untuk memperoleh pencahayaan yang baik maka anda perlu memperhatikan keseimbangan antara nilai shutter speed, aperture, dan juga ISO. Dalam memilih nilai ISO yang hendak digunakan, seorang fotografer harus sangat berhati-hati karena semakin tinggi nilai ISO maka semakin cepat pula reaksi sensor terhadap cahaya.
Dalam menjaga keseimbangan pengaturan selama pemotretan, maka jika anda menggunakan nilai ISO seperti 600 dan 800, anda perlu memilih untuk menggunakan shutter speed yang cepat, demikian pula sebaliknya. Jadi, belajarlah cara mengubah pengaturan pada kamera anda seperti ISO, aperture, dan shutter speed, sehingga anda tahu kegunaan mereka seperti anda mengetahui/mengenal diri anda. Hanya dengan belajar dan berlatih, maka anda dapat meningkatkan kualitas foto anda.

4.  JANGAN SENTUH ATAUPUN MENIUP CERMIN YANG ADA DI DALAM KAMERA ANDA SAAT LENSA OFF

Hati-hati ketika anda hendak membersihkan cermin kamera anda saat lensa sedang off paskah pemotretan, karena jika anda merusak sensor, maka anda mungkin juga perlu untuk membeli bodi kamera yang lain, dan hal tersebut membuat anda mengeluarkan biaya yang cukup banyak. Itulah sebabnya, jika anda melihat bintik-bintik muncul di foto anda, maka belilah kit pembersih atau peniup debu yang ada disetiap toko kamera sekitar rumah anda. Kit pembersih atau peniup debu selalu merupakan alternatif yang baik saat anda hendak membersihkan cermin kamera anda dari bintik-bintik yang muncul pada sebuah foto.

5.  JANGAN MENGGANTI LENSA KAMERA ANDA DI LUAR JIKA SEDANG BERANGIN

Ketika anda hendak pergi untuk memotret di alam terbuka, pastikanlah terlebih dahulu bahwa lensa anda sudah terpasang dengan benar pada kamera yang nantinya akan anda gunakan. Adalah lebih baik untuk memasang lensa utama pada kamera anda sebelum anda keluar rumah dibandingkan ketika anda sudah berada di lokasi pemotetan. Kenapa? Karena debu bisa saja membuat lensa kamera anda kotor. Namun, jika anda perlu untuk mengganti lensa anda di luar, maka adalah lebih baik untuk mengarahkan kamera anda ke bawah gantinya keatas. Karena hal tersebut akan membuat debu mudah masuk. Dengan melakukan hal ini (mengarahkan kamera anda kebawah), maka debu tidak akan masuk ke sensor kamera anda.

6.  JIKA ANDA MENDAPATI LEBIH AWAL BAHWA BANYAK DARI FOTO YANG ANDA AMBIL KABUR, MAKA UBAHLAH SHUTTER SPEED ANDA MENJADI LEBIH CEPAT

Semakin cepat foto diambil, maka kesempatan untuk mempengaruhi foto anda semakin sedikit. Artinya adalah semakin cepat foto diambil maka getaran / goyangan yang bisa saja terjadi dan mengakibatkan gambar menjadi kabur bisa dihindari. Karena itu, peganglah kamera anda lebih dekat ke tubuh anda atau menempatkan kamera anda pada objek foto yang terdekat merupakan cara terbaik juga dalam memotret dengan shutter speed yang cepat. Jika anda mengambil gambar mengenai alam, maka bersandarlah pada sebuah pohon untuk mengurangi getaran/goyangan terhadap kamera anda.

7.  PELAJARI APA ITU FORMAT FILE MENTAH (RAW FORMAT FILE)

Raw adalah jenis format file kamera yang hampir sama seperti jpeg. Tapi format file yang dihasilkan tidaklah diperkecil (compressed) sehingga ukurannya jauh lebih besar dari jpeg. Itulah sebabnya penting untuk memperhatikan kapasitas memori card kamera anda saat mengambil gambar di raw. Sekalipun besar, aturlah kamera digital anda untuk mengambil gambar di RAW, karena hal itu sangat berguna bagi para pemula SLR fotografi. Jika pengaturan gaya untuk foto anda salah saat sedang mengambil gambar atau pengaturan kamera untuk white balance tidak sesuai, maka anda dapat mengubahnya nanti dengan menggunakan editor RAW yang ada pada komputer anda. Akan ada waktu juga dimana anda hanya mendapatkan satu kesempatan untuk mengambil foto. Misalnya, burung tidak akan terbang kembali ke masa lalu dimana anda sedang mengatur kamera white balance anda sehingga menyebabkan anda kehilangan kesempatan untuk mengambil gambar tersebut. Ingat, waktu tidak akan kembali lagi. Itulah sebabnya, manfaatkanlah waktu yang ada sebaik mungkin. Rencanakanlah segala sesuatu, sebelum anda mulai memotret.

8.  CARA TERBAIK UNTUK MEMPELAJARI APA YANG DAPAT ANDA HASILKAN DENGAN KAMERA DSLR ANDA ADALAH MELALUI EKSPERIMEN/PERCOBAAN

Jika anda mengambil foto air yang mengalir, cobalah menggunakan shutter speed yang lambat maupun cepat untuk melihat sendiri perbedaan yang dihasilkan keduanya. Atau jika anda memotret pemandangan yang indah, cobalah pengaturan aperture yang berbeda. Anda akan terkejut melihat betapa banyak foto yang bisa anda dapatkan dengan mengambil gambar yang sama tapi pengaturan yang berbeda.

9.  TEKAN TOMBOL SHUTTER SETENGAH SETIAP KALI ANDA INGIN MENETAPKAN TITIK FOKUS FOTO ANDA. KEMUDIAN TEKANLAH SELURUHNYA JIKA ANDA SUDAH MENENTUKANNYA.

Hal ini merupakan salah satu tips yang sangat berguna untuk para pemula kamera DSLR, karena biasanya hal ini akan menghasilkan foto yang lebih jelas setiap kali anda mengambil gambar. Hal ini juga sangat berguna dalam mengantisipasi kemana arah subjek anda hendak diletakkan/diposisikan sebelum anda mulai memotret.

10.  ISO ADALAH UKURAN DARI SEBERAPA SENSITIF SENSOR KAMERA ANDA TERHADAP CAHAYA.

Perhatikan ISO anda. Semakin rendah angka ISO pada kamera anda, maka semakin banyak cahaya yang anda miliki. Jadi jika anda mengambil gambar di alam yang terbuka pada hari yang cerah maka aturlah ISO anda pada posisi angka 100-200. Hal ini akan membuat gambar anda terlihat tajam dan jelas. Tapi, jika anda bekerja di dalam ruangan dengan kualitas cahaya yang rendah, maka aturlah atau sesuaikan ISO anda untuk memungkinkan sensor kamera mendapatkan cahaya yang lebih banyak. Perlu diingat bahwa setiap kamera itu Itulah sebabnya, anda harus berlatih dengan kamera anda untuk melihat kemampuan kamera anda perihal ISO. ISO 800 adalah baik untuk kamera DSLR, tapi jika lebih dari itu, foto yang dihasilkan akan terlihat kasar atau kurang bagus. Jadi, perhatikanlah ISO anda.

KESIMPULAN

Jika anda memiliki pemahaman yang benar tentang kamera DSLR anda, maka anda dapat menciptakan gambar yang luar biasa keren. Mengapa? Karena anda tahu manfaat kamera anda. Misalnya cara menggunakan shutter, aperture, dan ISO. Semakin sering anda mencoba dan melakukan eksperimen dengan kamera anda, semakin tahulah anda tentang kemampuan yang dimiliki oleh kamera anda. Jangan mudah menyerah ketika foto yang anda hasilkan belum memuaskan. Teruslah belajar dan bereksperimen sampai anda menghasilkan gambar yang sesuai dengan keinginan anda.
Fotografi bukanlah sekadar teori yang bisa kita pelajari dari buku, majalah, internet, dan lain-lain. Fotografi adalah action. Tanpa aksi, maka fotografi itu mustahil untuk dilakukan. Karena sekalipun seorang fotografer tahu banyak mengenai fotografi tapi ia sendiri tidak mau untuk melakukan apa yang ia ketahui maka hal tersebut percuma saja. Karena itu, belajar dan berlatih merupakan sarana yang sangat bagus untuk meninkatkan kemampuan seorang fotografer dalam menciptakan gambar yang menarik dan menakjubkan.
Jangan berhenti berusaha ketika hasil yang diperoleh belum sesuai dengan keinginan anda. Teruslah berusaha dan belajar sampai anda bisa. Ingat, usaha dan kerja keras akan terbayar ketika anda sudah menciptkan gambar yang spektakuler. Demikianlah artikel yang bisa kami bagikan buat anda semua pecinta fotografi. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba …

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .