Powered by Blogger.

Follow us on facebook

Contact Form

Name

Email *

Message *

Latest News

Menu

Popular Posts

Monday, 8 January 2018

Golden Hours Dalam Fotografi

azcreative     January 08, 2018    
Jika kamu adalah orang yang gemar fotografi terutama fotografi landscape atau portrait maka sangat penting untuk memperhatikan golden hours dalam fotografi. Dan dalam dunia fotografi, golden hour juga sering disebut dengan magic hour. Golden hours merupakan waktu pencahayaan terbaik dalam dunia fotografi. Tentu saja, dengan pencahayaan yang bagus gambar yang dapat dihasilkan pun akan terlihat lebih maksimal. Meskipun golden hours dalam fotografi ini memang tidak berlaku ketika kawan-kawan melakukan pemotretan di dalam studio. Namun, hal ini tetap penting untuk diketahui jika kawan-kawan ingin melakukan pemotretan di luar ruangan atau tempat terbuka. Sebagai orang yang sudah profesional dalam hal fotografi pastinya sudah ahli dalam menentukan golden hour, namun akan menjadi hal yang sulit jika kamu adalah fotografer pemula untuk itulah kali ini DIYKamera akan memberikan ulasan mengenai golden hours dalam fotografi secara lebih lengkap.
Golden Hours Dalam Fotografi
Biasanya, golden hours dalam fotografi terjadi pada waktu setelah dan sebelum matahari tenggelam atau terbit. Biasanya cahaya akan maksimal dan menghasilkan gambar yang bagus ketika pukul 5-7 pagi atau 4-6 sore. Disebut golden hours karena pada saat itu cahaya matahari menerpa subjek foto dari sudut miring sehingga memberi dimensi dan tekstur yang kaya dan memiliki warna yang terkesan hangat. Untuk mendapatkan golden hours dalam fotografi memang membutuhkan teknik, namun teknik ini bisa kamu kuasai dengan rajin berlatih. Jika kamu kesulitan untuk mendapatkan golden hours maka kamu bisa menggunakan beberapa alat seperti situs The Golden Hour, Twillight Calculator dan app Golden Hour untuk IOS atau Android. Nah, untuk mengetahuinya lebih lengkap mari kita simak lebih lengkap mengenai golden hours dalam fotografi di bawah ini!!
Blue Hours Adalah

Golden Hours Dalam Fotografi

Seperti yang DIYKamer sampaikan di atas, golden hours dalam fotografi merupakan waktu yang sangat tepat untuk menghasilkan foto paling bagus. Terkadang, ketika dihadapkan pada waktu golden hour, objek yang kita lihat dengan mata telanjang masih terlihat jelas sehingga tampak lebih indah. Namun hal tersebut akan berbeda jika dilihat melalui kamera. Untuk itulah ada beberapa teknik untuk dapat menghasilkan gambar menarik ketika sedang dalam golden hours dalam fotografi. Pada umumnya, hasil gambar ketika golden hour justru berbeda ketika dilihat langsung atau di ambil dari kamera, biasanya hasil gambar akan lebih gelap jika diambil dengan kamera. Untuk mendapatkan hasil gambar yang menarik maka perhatikan beberapa hal berikut:
  1. Atur Aperture
Ketika golden hours dalam fotografi, matahari akan bergerak lebih cepat sehingga kamu membutuhkan cara yang lebih cepat agar tidak kehilangan momen golden hour. Maka dari itu, gunakan mode aperture priority agar tidak menghasilkan gambar yang terlalu terang atau terlalu gelap. Sebab, kita terkadang tidak memiliki persiapan dalam mengatur kamera sehingga hasil gambar yang didapatkan over exposure atau under exposure. Sebaiknya atur aperture sekitar f/16.
  1. Gunakan Manual Mode
Dengan menggunakan manual mode maka kamu akan mendapatkan titik fokus sesuai dengan harapan kamu. Terkadang ketika terjadi golden hours dalam fotografi kita sering menjumpai, banyak orang menggunakan auto fokus yang mana gambar tidak terfokus ke objek justru fokus yang lain.
  1. Atur ISO Rendah
Pada saat golden hours dalam fotografi biasanya level pencahayaan juga akan menjadi lebih rendah. Sehingga gambar bisa akan terlihat lebih gelap daripada dilihat menggunakan mata telanjang, maka untuk mengatasi gambar tidak terlalu gelap gunakan ISO yang lebih cepat. Kamu bisa menggunakan ISO 100 atau lebih rendah, kembali lagi ini tergantung dengan suasana yang kamu inginkan.
  1. Gunakan Lensa 24 mm
Untuk mendapatkan fokus gambar yang menarik, misalkan sunset maka kamu bisa menggunakan lesan berukuran 18-24 mm. Perlu diketahui sunset merupakan objek paling umum yang sering didapatkan dari golden hours dalam fotografi.
Golden Hour Adalah
Yang pealing penting ketika ingin memotret pada waktu golden hours dalam fotografi agar mendapatkan hasil gambar yang bagus dan menarik adalah dengan memperkirakan jarak dan waktu serta pengaturan kamera yang tepat. Maka dari itu, ketika kamu sudah memasuki waktu golden hour sebaiknya sesegera mungkin atur kamera agar saat waktu golden hours dalam fotografi bisa mendapatkan waktu yang pas sehingga gambar pun akan terlihat lebih maksimal. Golden hour tidak hanya dilakukan untuk fotografi saja melainkan juga videografi, mungkin kita sering melihat beragam film yang memanfaatkan golden hour sebagai latar saat adegan pada film tersebut.

Teknik Fotografi Mainan atau Toys Photography

azcreative     January 08, 2018    
Salah satu teknik fotografi yang membutuhkan tingkat kedetailan yang tinggi adalah teknik fotografi mainan atau toys photography. Salah satu fotografer mainan yang familiar saat ini diantaranya adalah Tatsuya Tanaka. Orang Jepang ini sering sekali membagikan hasil karyanya di sosial media yakni Instagram. Karya yang dihasilkan oleh Tatsuya sungguh detail dan bahkan cukup menarik untuk dinikmati. Selain dari Asia, adapula fotografer mainan yang ahli memainkan teknik fotografi mainan atau toys photography yang membuat mainan tersebut menjadi semakin berkarakter adalah Felix Hermamdez Rodriguez. Karya dari Rodriguez ini sendiri sudah mendunia dan banyak mendapatkan aspirasi dari banyak kalangan karena imajinasinya yang tinggi. Jika kita lihat karyanya maka kita seolah-olah dibawa nuansa pada gambar tersebut.
Teknik Fotografi Mainan Atau Toys Photography
Selain itu, tokoh terkenal lainnya datang dari negeri Jiran, bagi kamu yang tertarik dengan tokoh Star Wars tentu tidak asing dengan nama ini yakni Zahir Batin. Ia melakukan teknik fotografi mainan atau toys photography tokoh Star Wars menjadi sebuah gambar penuh karakter sehingga tampak lebih hidup. Nah, bagi kamu yang tertarik dengan teknik ini, tidak salahnya untuk mencoba sensasi memotret dengan mainan yang ada di rumah kamu. Kamu bisa membuat beragam karakter sesuai dengan selera yang kamu inginkan. Lalu bagaimana teknik fotografi mainan atau toys photography agar menghasilkan visual gambar yang berkarakter dan menarik? Perhatikan teknik-teknik di bawah ini.
Fotografi Toys

Teknik Fotografi Mainan Atau Toys Photography

  1. Pilih Objek dan Properti yang Sesuai
Menentukan karakter gambar sebagai sasaran tentu tidaklah sulit bagi yang sudah ahli di bidang ini. Namun bagi kamu yang masih awam, maka kamu bisa gunakan mainan yang ada di rumah kamu. Untuk masalah properti, sebenarnya semua yang ada di sekitarmu bisa digunakan properti dalam mempraktekan teknik fotografi mainan atau toys photography ini. Seperti halnya Tatsuya Tanaka yang hanya menggunakan roti bertabur biji wijen saja sudah menarik perhatian. Ia hanya meletakkan miniatur orang di atas roti, hasilnya tampak orang tersebut sedang bercocok tanam. Simple bukan?
  1. Atur Gaya Mainan Lebih Menarik
Pada hal ini, sebenarnya kamu harus menyesuaikan properti yang kamu gunakan dalam teknik fotografi mainan atau toys photography tersebut. Dengan perpaduan feeling dan kreatifitas, kamu bisa menentukan gaya sesuai dengan yang kamu inginkan. Terlebih gunakan karakter tokoh yang sesuai dengan nuansa yang ingin ditimbulkan.
  1. Jangan Takut untuk Terus Bereksperimen
Kadangkala, seorang pemula akan merasa bingung dan merasa frustrasi ketika tidak mendapatkan gambar yang menarik. Hal ini menjadi kendala, sebaiknya lakukan eksperimen terus-menerus untuk memperbaiki kualitas gambar menjadi lebih baik menggunakan teknik fotografi mainan atau toys photography. Untuk menghasilkan gambar yang berkarakter, tentu tidak hanya sekali dua kali namun bisa hingga berkali-kali.
  1. Jangan Risau Dengan Masalah Lighting
Nah, setiap membahas fotografi maka kamu akan berhadapan dengan lighting. Namun, untuk teknik fotografi mainan atau toys photography maka kamu tidak harus berhadapan dengan lighting. Karena kamu cukup mengandalkan sinar matahari atau lampu saja, hal ini sudah cukup untuk menghasilkan gambar yang lebih alami atau natural. Dengan demikian, karakter tokoh yang kamu buat bisa terlihat semakin hidup. Untuk di luar ruang kamu bisa memaksimalkan sinar matahari sedangkan untuk indoor kamu bisa gunakan lampu rumah sehingga hasilnya pun akan lebih menarik dilihat. Sehingga kamu tidak perlu gear yang mahal untuk menghasilkan gambar yang bagus.
Teknik Fotografi Mainan
Demikian beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai teknik fotografi mainan atau toys photography. Beberapa hal tersebut dapat kamu gunakan jika ingin menjepret objek mainan atau toys fotografi. Selain unik, dengan menerapkan teknik yang benar foto yang dihasilkan pada jenis fotografi ini memang terlihat begitu nyata. Sehingga, tidak jarang jika banyak toyd fotografi yang kemudian viral di dunia maya. Nah, semoga tips mengenai teknik fotografi mainan atau toys photography yang AZ_CREATIVE sampaikan kali ini bisa berguna ya.

Tips Membuat Foto Grup

azcreative     January 08, 2018    
Salah satu tips yang perlu kamu ketahui dalam dunia fotografi adalah tips membuat foto grup. Bukan tanpa alasan, mengingat fotografi memiliki banyak teknik sehingga kamu harus benar-benar mengenali sasaran yang ingin kamu bidik. Foto grup sendiri biasanya memang dilakukan di dalam studio foto yang telah menyiapkan berbagai perlengkapan pendukung. Di mana, dengan berbagai perlengkapan pendukung tersebut akan semakin menambah menarik dari foto tersebut. Lantas apa saja tips membuat foto grup yang perlu diperhatikan?
Tips Membuat Foto Grup
Meskipun kerap dilakukan di dalam studio, tips membuat foto grup sebenarnya juga bisa dilakukan diluar ruangan. Namun, untuk luar ruangan maka kamu harus pintar-pintar menentukan tempat dan angle yang pas karena kendala yang dihadapi tidak sama ketika di dalam ruangan. Mungkin kalau di dalam ruangan kita akan lebih mudah untuk menentukan lighting, background dan semacamnya namun berbeda dengan luar ruangan. Nah, untuk mengetahui lebih lengkap mengenai tips membuat foto grup, mari kita simak ulasan lengkapnya.
Contoh Foto Grup

Tips Membuat Foto Grup

Berikut beberapa teknik membuat foto grup di studio maupun di luar ruangan yang perlu kamu ketahui:
  1. Siapkan Perlengkapan Foto
Langkah pertama dari tips membuat foto grup ini yang sangat penting adalah mempersiapkan perlengkapan. Hal ini karena perlengkapan foto yang lengkap juga akan menentukan hasil. Perlengkapan foto yang perlu kamu persiapkan selain kamera diantaranya adalah tripod, flash, lensa serta mempersiapkan lokasi yang akan menjadi background foto. Sebelum melakukan pemotretan sebaiknya lakukan uji coba terlebih dahulu agar exposure pas sehingga gambar tetap menarik. Uji coba ini sangat penting terlebih jika dilakukan di outdoor.
  1. Arahkan Orang-orang Agar Menjadi Satu Frame
Bagi fotografer studio foto mungkin hal ini cukup mudah dilakukan namun ternyata tips membuat foto grup yang satu ini cukup sulit dilakukan oleh fotografer pemula. Untuk pemula maka kamu harus belajar untuk menjadi seorang pemimpin. Kamu dituntut untuk menjadikan beberapa jumlah orang satu frame dengan pose/gaya yang pas sehingga hasil gambar pun akan lebih menarik. Untuk mengatur orang yang banyak, sebaiknya kamu memotret dari atas kursi dan lantangkan suara kamu sehingga mereka mendengar apa yang kamu perintahkan.
  1. Perhatikan Komposisi Foto
Sebelum mengumpulkan orang untuk difoto, sebaiknya tips membuat foto grup yang harus dilakukan adalah kamu menentukan tempat yang pas agar hasilnya tidak terlalu penuh dan ramai. Aturlah orang sesuai dengan tinggi badan, untuk orang yang memiliki badan yang tinggi sebaiknya diletakkan di belakang begitu pula sebaliknya. Atau orang yang tinggi di bagian paling luar kemudian dilanjutkan dengan tingginya paling rendah. Atur orang-orang tersebut berdekatan atau dibuat setengah miring ke depan agar tidak ada celah ketika difoto.
  1. Cari Batuan Orang
Untuk memotret grup atau orang banyak kamu bisa meminta bantuan ke orang lain sebagai salah tips membuat foto grup, orang yang dirasa sangat mudah untuk mengatur grup tersebut. Misalkan untuk acara pernikahan, maka kamu bisa meminta bantuan kepada MC agar bisa memanggil orang agar segera berkumpul.
  1. Atur Lighting
Nah, ini yang cukup penting ketika pengambilan gambar bahkan dilakukan untuk setiap teknik fotografi. Untuk indoor, mungkin kita bisa mengatur lighting dengan satu aturan saja karena tidak dipengaruhi faktor lain. Tips membuat foto grup di dalam ruangan yang perlu kamu butuhkan adalah flash eksternal dan arahkan kepalanya ke atas langit-langit. Sedangkan untuk outdoor, kamu perlu mengatur cahaya dengan benar-benar karena pengaruh matahari sangat penting. Kalau tidak disesuaikan maka hasil bisa over exposure atau under exposure.
  1. Atur Jarak Kamera dengan Subjek
Sebaiknya, dalam tips membuat foto grup ini atur kamera lebih dekat dengan subjek. Apabila lokasi pemotretan sudah cukup baik, maka kamu bisa menggunakan fokal lensa minimal 30-50 mm yang bertujuan untuk mengurangi distorsi atau perubahan bentuk ketika pengambilan gambar.
Teknik Foto Grup
Demikian beberapa tips membuat foto grupyang dapat kamu praktekan ketika akan mengambil gambar bersama orang-orang terdekat. Seperti yang sudah disampaikan di atas, beberapa tips tersebut dapat kamu gunakan baik di dalam studio maupun di luar ruangan. Yang jelas, jika kamu menerapkan tips membuat foto grup di atas dengan baik tentu gambar yang dihasilkan pun tidak akan mengecewakan.

Wednesday, 3 January 2018

Mengenal Macam-Macam Sudut Pengambilan Gambar (Angle) Dalam Fotografi

azcreative     January 03, 2018    

Istilah "angle" sudah umum dan tak asing lagi bagi kalangan pemula. Hanya saja mereka tidak mengetahui posisi yang benar dari masing-masing sudut pengambilan gambar yang diberlakukan pada fotografi.

Berikut macam-macam sudut pengambilan gambar (angle) yang berlaku secara umum dalam fotografi:

1. Eye Level



Ini adalah sudut pengambilan gambar atau angle yang netral sehingga disebut juga Normal Angle. Pada angle ini tingginya kamera saat membidik harus sejajar dengan subjek / objek yang dibidik. Bila memotret seseorang maka bagian tubuh yang dijadikan tolak ukur untuk mensejajarkan sorotan kamera dengan subjek adalah pada posisi kepala, lebih tepatnya jatuh di area mata.

2. The Bird's-Eye View



Foto yang diambil dengan posisi angle ini akan memperlihatkan sudut pengambilan gambar dari ketinggian. Maksudnya pemotretan dilakukan dari tempat yang sangat tinggi, contohnya seperti foto yang menampilkan seluruh isi kota, (gedung tinggi, ramainya kendaraan, dan aktivitas di jalan).

3. High Angle



Angle ini memiliki karakter angle yang sama seperti The Bird's-Eye View di atas yaitu memotret objek dari ketinggian hanya saja angle ini tidak se-ekstrem The Bird's-Eye View. Bila digunakan untuk memotret seseorang maka tingginya sorotan kamera harus lebih tinggi dari posisi kepala orang tersebut. Sehingga posisi kepala akan tampak lebih besar membulat dan ukuran badan tampak mengecil sampai ke kaki seperti meruncing.

4. Low Angle



Angle ini merupakan kebalikan dari High Angle yaitu sudut pengambilan gambar yang rendah dan jika digunakan untuk memotret seeorang maka tingginya sorotan kamera harus lebih rendah dari kepala orang tersebut. Hasil foto menggunakan angle ini juga merupakan kebalikan dari hasil High Angle yaitu membesar pada bagian kaki dan mengecil dibagian badan sampai ke kepala.

5. Frog Eye Angle



Angle ini memiliki karakter angle yang sama dengan Low Angle di atas yaitu sudut pengambilan gambar yang rendah hanya saja tingkat kerendahannya lebih extreme yang dimana kamera hampir saja menyentuh tanah. Sehingga saat menggunakan angle ini terkadang fotografer harus tiarap saat memotret.

6. Canted Angle



Disebut juga Oblique Angle yaitu pemilihan sudut pengambilan gambar yang sengaja dimiringkan. Angel ini biasanya digunakan untuk menghasilkan foto yang unik.

Mengenal Macam-Macam Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot)

azcreative     January 03, 2018    

Type of shot atau diterjemahkan dalam ilmu fotografi sebagai teknik pengambilan gambar yaitu suatu teknik untuk memilih luas area frame yang diberlakukan pada subjek sesuai dengan kaidah type of shot yang telah ditentukan secara umum. Kaidah ini akan lebih dikritisi pada foto yang menggunakan subjek manusia di dalamnya.

Teknik ini menjelaskan tentang aturan yang benar memilih luas area frame baik yang lebar maupun sempit dan batasan pemotongan subjek oleh frame sesuai dari jenis teknik pengambilan gambar yang Anda gunakan. Teknik ini sangat berguna, dan Anda yang berprofesi sebagai fotografer jurnalis bisa menerapkan beberapa type of shot untuk pendekatan khusus seperti metode EDFAT (baca di sini materinya).

Adapun beberapa teknik pengambilan gambar (type of shot) yang umum digunakan dan sangat penting untuk ada ketahui yaitu:

1. Extreme Long Shot



Dikenal juga sebagai Extra Long Shot atau Very Long Shot yaitu teknik pengambilan gambar mencakup area yang sangat luas dengan maksud untuk mengikut-sertakan elemen disekitar subjek utama ke dalam frame. Area frame dari teknik ini bisa lebih luas lagi dari contoh gambar di atas, sehingga subjek manusia di dalamnya akan terlihat lebih kecil lagi.

Saat menggunakan teknik ini untuk memotret subjek manusia atau portrait, disarankan agar Anda mencari komposisi yang dapat menyatukan subjek utama dengan elemen lainnya atau kondisi disekitar subjek. Sehingga secara keseluruhan semua pada gambar terlihat menjadi sebuah kesatuan yang menarik dan relevan. Saat ini banyak yang menggunakan teknik pengambilan ini untuk kreativitas foto prewedding yang menggunakan area yang luas.

2. Long Shot



Pada teknik ini pengambilan gambar hanya menggunakan area yang cukup / pas untuk memperlihatkan seluruh tubuh subjek tanpa terpotong oleh frame. Teknik ini hanya mensorot dan memprioritaskan subjek utama dan bermaksud untuk menonjolkan subjek dengan ekspresi dan interaksinya tanpa ada bagian tubuh yang terpotong.

3. Medium Long Shot



Teknik ini memiliki tujuan yang sama dengan teknik Long Shot. Hanya saja pada teknik ini batas pengambilan gambar dimulai dari bawah lutut kaki sampai ke atas kepala. Ruang yang diambil tentunya lebih sempit dari teknik Long Shot.

4. Medium Shot



Pada teknik ini area pengambilan gambar sedikit lebih sempit dari teknik Medium Long Shot di atas yaitu dimulai dari batas pinggang atau sedikit di bawahnya sampai ke atas kepala. Teknik ini bertujuan untuk menonjolkan lebih detail lagi bahasa tubuh dari ekspresi subjek.

5. Close Up



Teknik pengambilan gambar Close Up mengambil area yang jauh lebih sempit yaitu mulai di atas pinggang atau dibawah bahu sampai ke batas kepala. Tujuannya untuk menceritakan secara detail ekspresi dan mimik dari wajah seseorang. Oleh sebab itu teknik pengambilan close up sering digunakan untuk memotret orang yang senyum, menangis, merenung, dan yang lagi trend saat ini digunakan untuk menampilkan kerutan wajah seseorang agar terlihat lebih dramatis.

6. Big Close Up



Teknik pengambilan gambar ini akan mengambil area yang lebih sempit lagi dari teknik Close Up di atas. Batas area yaitu mulai dari leher atau dibawah dagu sampai di atas dahi atau batas kepala. Pada dasarnya tujuan teknik ini sama dengan teknik Close Up, hanya saja menekankan untuk lebih mendetailkan ekspresi dan mimik wajah seseorang.

7. Extreme Close Up



Sedangkan teknik pengambilan gambar Extreme Close Up hanya mengekspos bagian tertentu saja pada wajah. Umumnya teknik ini digunakan untuk menampilkan bagian yang dianggap menarik dari wajah seseorang seperti hanya menampilkan bagian mata, hidung atau bibir. Teknik ini juga digunakan untuk membuat gambar katalog atau iklan produk kosmetik, seperti gambar hidung untuk pembersih komedo, bibir untuk lipstik, mata untuk alat pelentik, dll.

Saat Anda menerapkan salah satu type of shot tidak harus sama persis, dapat dimaklumi jika pengaturan frame mungkin kurang atau lebih sedikit. Yang terpenting gambar Anda memenuhi karakter dari salah satu pedoman type of shot, dan tentunya alangkah lebih baik jika Anda bisa menerapkannya dengan benar.

Monday, 1 January 2018

Lokasi Foto Terbaik di Bandung yang Anti Mainstream

azcreative     January 01, 2018    

Apakah sobat sedang mencari spot lokasi foto terbaik di Bandung? Jika memang benar demikian, jangan khawatir kawan. Kali ini AZ_Creativehttp://azzcreative.blogspot.co.id/ bakal memberikan beberapa info mengenai lokasi atau spot foto terbaik di Kota Casablanca ini. Pasanya, pusat kota bernuansa Sunda ini memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik, baik tempat sejarah berupa bangunan kuno maupun lokasi pemandangan alam. Dengan demikian tak heran jika beberapa lokasi foto terbaik di Bandung ini patut untuk sobat kunjungi, khususnya para fotografer pemula yang ingin mendalami hobi fotografi.

Lokasi Foto Terbaik Di Bandung
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Tanah Pasundan ini menyimpan ragam potensi lokasi foto terbaik di Bandung dengan beberapa pariwisata yang unik. Mulai dari wisata alam, modern, bangunan hingga kuliner semua ada di kota yang dipimpin Ridwan Kamil ini. Bahkan, terhitung banyak sekali beberapa objek wisata yang menjamur, mulai dari objek wisata alami hingga objek wisata urban yang cocok sebagai spot foto di Bandung. Mau tahu, di mana saja itu? Nah, berikut lokasi foto terbaik di Bandung yang layak untuk dikunjungi.
Tempat Foto Terbaik Di Bandung

Lokasi Foto Terbaik di Bandung

Nah, ada beberapa tempat atau lokasi foto terbaik di Bandung. Di antara tempat-tempat tersebut antara lain sebagai berikut :
  1. Kawah Putih Rancabali
Kawah Putih
Bagi sobat yang ingin mencari spot antimainstream, tampaknya Kawah Putih Rancabali bisa menjadi salah satu lokasi foto terbaik di Bandung. Pasalnya, lokasi ini akan memamerkan pemandangan dengan dominasi warna kapur dan danau kawah kehijauan. Menariknya, warna putih terjadi karena pencampuran unsur belerang. Bahkan, air danaunya bisa berubah warna sesuai dengan kadar belerang, suhu, dan cuaca. Sehingga, cocok dijadikan sebagai spot menarik.
  1. Dusun Bambu
Dusun Bambu
Satu lagi lokasi foto terbaik di Bandung yang anti mainstream, yaitu di Dusun Bambu. Dari nama lokasinya saja tentu kawan-kawan sudah memiliki gambaran bagaimana keadaan di lokasi ini. Perlu diketahui bahwa Dusun Bambu menawarkan tempat wisata perkemahan. Tak cukup sampai dis itu saja, bahkan di lokasi ini teman-teman juga bisa bersepeda, lari, makan di resto dengan pemandangan indah, dan lain-lain. Meskipun tempatnya cocok untuk keluarga, namun lokasi ini bisa menjadi tempat pre-wedding yang cukup recommended.
  1. Bukit Moko
Bukit Moko
Selain itu, Bukit Moko pun juga menjadi salah satu lokasi foto terbaik di Bandung. Bukit Moko sendiri memiliki ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Selain itu, bukit nan indah ini juga telah menawarkan pemandangan yang sangat indah, terutama ketika malam hari. Nama puncaknya adalah Puncak Bintang, di mana sobat bisa melihat kelap-kelip lampu Kota Bandung di malam hari. Sehingga, lokasi ini sangat cocok dijadikan obyek lokasi foto terbaik di Bandung.
  1. Puncak Stone Garden
Puncak Bukit Stone Garden
Puncak bukit Stone Garden merupakan destinasi wisata yang kini sedang hits. Stone Garden berada di kawasan Cipatat, Padalarang, Bandung, Jawa Barat. Objek wisata yang satu ini mempunyai pemandangan yang mengagumkan untuk dikunjungi. Dengan ketinggian puncak 907 meter di atas permukaan laut, perlu kondisi prima untuk bisa mendaki puncak bukit ini. Menariknya, lokasi foto terbaik di Bandung ini terlihat beberapa batu-batu gamping yang berjajar tak beraturan, pesona alam ini pun tampak sangat luar biasa. Selain itu, sobat juga akan disajikan panorama indah alam dengan pemandangan gunung yang ada di sekeliling bukit tersebut. Saat hari mulai senja, matahari pun terlihat terbenam di ufuk barat.
Tempat Foto Terbaik Di Bandung
Nah, itu lah tadi beberapa lokasi foto terbaik di Bandung yang AZ_Creative rekomendasikan. Sebenarnya, ada banyak sekali spot foto terbaik yang ada di Kota Model ini. Namun, menurut AZ_Creative, tampaknya keempat lokasi spot hunting foto terbaik di atas merupakan lokasi yang cukup menarik dikunjungi. Oke, sampai di sini dulu perjumpaan kita kawan. Semoga beberapa informasi mengenai lokasi foto terbaik di Bandung tersebut menjadi topik yang bermanfaat. Sekian dan sampai jumpa kawan.

Lokasi Foto Terbaik di Surabaya

azcreative     January 01, 2018    
Hai para fotografer! Mau tahu, di mana saja sih lokasi foto terbaik di Surabaya itu? Tentu saja, bagi para traveler yang gemar merekam jejak dalam sebuah bidikan foto, beberapa tempat di Surabaya menjadi salah satu obyek yang cukup menarik. Pasalnya, jantung kota Jawa Timur ini memiliki sejumlah tempat atau lokasi menarik yang patut untuk dikunjungi. Bahkan, setiap lokasi tersebut sangat cocok untuk dijadikan sebagai obyek dalam merekam jejak keindahan kota Surabaya dalam bentuk foto. Lantas, mana saja sih lokasi foto terbaik di Surabaya itu? Semakin penasaran ya kawan?
Lokasi Foto Terbaik Di Surabaya
Sebenarnya, beberapa lokasi foto terbaik di Surabaya itu ada beberapa titik. Bahkan, selain sebagai spot foto terbaik yang recommended, beberapa tempat yang akan DIYKamera sebutkan ini juga cocok sebagai lokasi wisata. Bahkan, beberapa tempat hunting foto di kota Surabaya ini pun ada berbagai macam, baik outdoor, alami, maupun bangunan sejarah. Nah, berikut ini beberapa lokasi foto terbaik di Surabaya yang bisa untuk kawan kunjungi. Yuk, kita simak bersama!
Tempat Foto Terbaik Di Surabaya

Lokasi Foto Terbaik di Surabaya

Nah, di bawah ini DIYKamera akan sajikan beberapa info terkait lokasi foto terbaik di Surabaya yang sangat direkomendasikan. Antara lain sebagai berikut :
  1. Dipo Lokomotif Sidotopo
Dipo Lokomotif Sidotopo
Lokasi foto terbaik di Surabaya yang bisa untuk sobat jadikan spot foto yaitu di Dipo Lokomotif Sidotopo. Tempat ini sebenarnya merupakan bengkel kereta api, sekaligus peristirahatan gerbong-gerbong yang sudah tak layak pakai. Itulah yang membuat lokasi ini memiliki daya tarik tersendiri dan terkesan begitu eksotik untuk dijadikan obyek foto. Hanya saja, tempat ini bukanlah obyek wisata yang bebas dikunjungi wisatawan. Sementara itu, untuk lokasinya berada di daerah Sidotopo Wetan, Kenjeran.
  1. Taman Sakura
Taman Sakura
Buat kawan-kawan yang suka membidik keindahan alam, tampaknya lokasi foto terbaik di Surabaya yang bertempat di Taman Sakura ini bisa menjadi pilihan. Perlu diketahui bahwa Taman Sakura ini sebelumnya merupakan gundukan sampah di daerah Keputih. Namun, kini menjadi taman yang sangat indah. Sesuai dengan namanya, taman ini memiliki tumbuhan khas Jepang yaitu bunga Sakura. Meskipun nggak sebagus Sakura di Jepang, tapi banyak yang suka dengan Taman Sakura.
  1. Hutan Bambu
Hutan Bambu
Selain itu, ada Hutan Bambu yang sangat cocok untuk dijadikan spot lokasi foto terbaik di Surabaya. Pasalnya, tempat yang berlokasi di dekat Terminal Keputih Sukolilo ini memiliki keindahan bambunya dan jarang dilalui oleh banyak orang. Sehingga kawan-kawan bebas untuk foto-foto di sana.
  1. Hutan Mangrove Wonorejo
Hutan Mangrove Wonorejo
Salah satu lokasi foto terbaik di Surabaya yang patut dicoba yaitu Hutan Mangrove Wonorejo. Tempat yang satu ini letaknya berada di jalan Raya Wonorejo No. 1 Rungkut. Tempat ini seringkali dimanfaatkan para fotografer untuk mengambil foto landscape. Hal yang menarik dari lokasi ini yaitu sobat bisa menangkap momen burung liar yang sedang bermigrasi. Jalan setapak di Hutan Mangrove Wonorejo dibangun dari papan-papan kayu, jadi terlihat eksotik untuk dijepret.
Lokasi Foto Yang Bagus Di Surabaya
Nah, itulah beberapa lokasi foto terbaik di Surabaya yang patut untuk dikunjungi. Pasalnya, beberapa tempat tersebut memiliki keunikan tersendiri yang ada daya seninya, terutama dalam soal bidik membidik obyek foto. Kiranya sampai di sini dulu ulasan mengenai beberapa lokasi foto terbaik di Surabaya. Semoga bisa bermanfaat untuk kawan-kawan semua dan sampai jumpa.

© 2011-2014 Az Creative. Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger | Published By Blogger Templates .